INASNACCINASNACC
Jurnal neuroanestesi indonesiaJurnal neuroanestesi indonesiaTwo common factors contributing to poorer outcomes in TBI patients are high intracranial pressure (ICP) and low cerebral perfusion pressure (CPP). These two factors constitute a vicious circle that will have a negative impact on TBI patients. An increase in ICP will cause a decrease in CPP, while a reduction in CPP will cause ischemia, which will worsen the high ICP. However, increasing the CPP by increasing MAP will not help the situation; in fact, it may worsen the impact due to impairment of cerebral autoregulation (CA). Therefore, it is critical to manage TBI patients with an ideal CPP. Pressure reactivity index (PRx) is a measurement of the linear relationship between the mean arterial pressure (MAP) and ICP. A positive correlation between ICP and MAP indicates an impairment of CA, which suggests a suboptimal CPP value. The basis of PRx theory is that the rise, because of the presence of CA, an increase in MAP should not be followed by the rise in ICP because there is a compensatory effect in the form of a decrease in cerebral blood volume, so that ICP does not increase. That being said, this mechanism will not work when the limit of autoregulation is exceeded. Based on PRx and CPP, an optimal CPP could be obtained by using a U-shaped curve. The outcomes of TBI patients can be enhanced by treating them according to their optimal CPP (CPPopt).
Pressure reactivity index (PRx) is a relationship between MAP and ICP derived from dynamic, slow variations in cerebral blood volume (CBV) by cerebral autoregulation.The U-shaped curves of PRx and CPP can help determine CPPopt values.Numerous studies have demonstrated that the PRx value is correlated with the outcome of TBI patients and that controlling CPP between CPPopt can improve the outcome of TBI patients.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan PRx dalam populasi TBI yang lebih luas dan beragam, termasuk mempertimbangkan perbedaan usia dan tingkat keparahan cedera. Studi prospektif yang lebih besar dan terstruktur dengan baik diperlukan untuk mengkonfirmasi manfaat klinis dari terapi berbasis CPPopt yang dipandu oleh PRx, dengan fokus pada perbandingan hasil neurologis jangka panjang dan kualitas hidup pasien. Selain itu, penelitian di masa depan dapat berfokus pada pengembangan algoritma otomatis dan sistem pengambilan keputusan klinis yang mengintegrasikan data PRx dengan parameter fisiologis lainnya untuk memberikan panduan yang lebih personal dan tepat waktu dalam pengelolaan pasien TBI.
| File size | 324.4 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UMKLAUMKLA Kepatuhan Minum Obat Berbasis Teori Model Sistem Interaksi Imogene King pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Bendo Kecamatan Pare KabupatenKepatuhan Minum Obat Berbasis Teori Model Sistem Interaksi Imogene King pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten
UMKLAUMKLA Hasil penelitian didapatkan dari 30 responden, setengah dari responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak 15 responden (50%), hampir setengah dari respondenHasil penelitian didapatkan dari 30 responden, setengah dari responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak 15 responden (50%), hampir setengah dari responden
UMKLAUMKLA Kesimpulan exercise atau latihan pada orang dengan metastasis tulang, exercise/latihan tampaknya aman dan layak, ketika itu mencakup elemen instruksi latihanKesimpulan exercise atau latihan pada orang dengan metastasis tulang, exercise/latihan tampaknya aman dan layak, ketika itu mencakup elemen instruksi latihan
YBLIYBLI Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pengenalan teknik pengolahan tanaman obat yang berorientasi pada perlindungan zat aktif menunjukkan bahwa pendekatanKegiatan pengabdian masyarakat berupa pengenalan teknik pengolahan tanaman obat yang berorientasi pada perlindungan zat aktif menunjukkan bahwa pendekatan
JURNALBIKESJURNALBIKES Pencegahan hiperglikemia sebagian besar juga dinilai kurang (63,3%). Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antaraPencegahan hiperglikemia sebagian besar juga dinilai kurang (63,3%). Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara
JURNALBIKESJURNALBIKES Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan uji statistic yang digunakan adalah Uji Spearman rank. p-value= 0,001 (p>0,05) dan koefisienPengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan uji statistic yang digunakan adalah Uji Spearman rank. p-value= 0,001 (p>0,05) dan koefisien
UMKLAUMKLA Teknik pengambilan sampel data penelitian ini adalah non probability sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 30 pasien stroke. Alat penelitian yang digunakanTeknik pengambilan sampel data penelitian ini adalah non probability sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 30 pasien stroke. Alat penelitian yang digunakan
UMKLAUMKLA Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan quasi experiment. Teknik pengambilan sampel data penelitian ini adalah purposive sampling. SampelJenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan quasi experiment. Teknik pengambilan sampel data penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel
Useful /
INASNACCINASNACC Pada hari ke-6, pasien dipindahkan ke High Care Unit (HCU). Cedera Miokard Setelah Bedah Non-Jantung (MINS) didefinisikan oleh peningkatan konsentrasiPada hari ke-6, pasien dipindahkan ke High Care Unit (HCU). Cedera Miokard Setelah Bedah Non-Jantung (MINS) didefinisikan oleh peningkatan konsentrasi
JURNALBIKESJURNALBIKES Desain ini menggunakan rancangan pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelasDesain ini menggunakan rancangan pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas
JURNALBIKESJURNALBIKES Instrument yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan kecerdasan emosional perawat kategori baik 23 (23,5%) dan cukup 101 (76,5%). AnalisisInstrument yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan kecerdasan emosional perawat kategori baik 23 (23,5%) dan cukup 101 (76,5%). Analisis
JURNALBIKESJURNALBIKES Penelitian dilakukan di Klinik Pratama Santa Elisabeth Medan. Populasi dalam penelitian ini 100 orang. Jenis penelitian deskriptif dengan metode pengambilanPenelitian dilakukan di Klinik Pratama Santa Elisabeth Medan. Populasi dalam penelitian ini 100 orang. Jenis penelitian deskriptif dengan metode pengambilan