USMUSM
Indonesian Journal of Spatial PlanningIndonesian Journal of Spatial PlanningStudi ini menganalisis secara kritis hubungan antara urbanisasi, disparitas sosio-ekonomi spasial, dan efektivitas tata kelola Penta-Helix di Jakarta, serta implikasinya terhadap keberlanjutan perkotaan. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran (sequential exploratory), data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan Penta-Helix, sementara data kuantitatif dikumpulkan dari survei terhadap 400 responden. Studi ini mengevaluasi lima variabel kunci: kebijakan perencanaan spasial inklusif, aksesibilitas transportasi umum, pengelolaan lingkungan perkotaan, ketersediaan perumahan terjangkau, dan partisipasi publik. Temuan yang diharapkan menunjukkan kesenjangan antara tujuan kebijakan dan persepsi publik, dengan proyeksi tingkat kesesuaian 70-85% yang akan divalidasi. Hasil penelitian diharapkan memberikan wawasan empiris yang kuat dan rekomendasi kebijakan untuk mendorong jalur pembangunan yang lebih adil dan berkelanjutan bagi Jakarta.
Penelitian ini secara komprehensif menganalisis hubungan kompleks antara urbanisasi dan disparitas sosio-ekonomi di Jakarta, serta implikasinya terhadap keberlanjutan kota.Dengan menggunakan pendekatan metode campuran, studi ini berhasil mengintegrasikan wawasan mendalam dari pemangku kepentingan Penta-Helix dengan data kuantitatif perwakilan dari masyarakat umum.Temuan kunci menegaskan bahwa Jakarta telah membuat kemajuan signifikan dalam pengembangan infrastruktur perkotaan, seperti transportasi umum.Namun, tantangan fundamental masih tersisa, seperti kebijakan perencanaan spasial yang belum sepenuhnya inklusif, pengelolaan lingkungan yang masih membutuhkan perbaikan menyeluruh, dan krisis perumahan terjangkau yang akut.Persepsi publik, terutama terkait perumahan terjangkau dan partisipasi publik, menunjukkan kesenjangan serius antara tujuan kebijakan dan implementasi di lapangan.Hal ini diperkuat oleh perspektif pemangku kepentingan yang menekankan masalah koordinasi, kurangnya kemauan politik, dan partisipasi tokenistik.Kontribusi penelitian ini sangat signifikan secara teoritis dan praktis.Secara teoritis, studi ini memperkaya literatur tentang perencanaan perkotaan, pengembangan perkotaan berkelanjutan, dan penerapan model Penta-Helix dalam konteks kota megapolitan berkembang.Pendekatan metode campuran yang komprehensif, dengan validasi silang antara pandangan ahli dan persepsi publik yang luas, mewakili inovasi metodologis yang memberikan kedalaman dan validitas tinggi pada temuan.Penelitian ini menawarkan kerangka analisis yang dapat diterapkan pada studi serupa di kota lain yang menghadapi tantangan disparitas sosio-ekonomi.Secara praktis, temuan berbasis bukti ini memberikan wawasan penting bagi Pemerintah Provinsi Jakarta, akademisi, sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, dan media untuk mengidentifikasi area prioritas yang membutuhkan intervensi segera.Rekomendasi seperti memperkuat tata kelola kolaboratif, kebijakan perencanaan spasial, dan meningkatkan kualitas dan akses terhadap layanan dasar diharapkan menjadi panduan strategis untuk mewujudkan Jakarta yang lebih adil, layak huni, dan tangguh di masa depan.
Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Menganalisis secara mendalam peran teknologi dan inovasi dalam mengatasi disparitas sosio-ekonomi di Jakarta. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan partisipasi publik, meningkatkan aksesibilitas transportasi, dan meningkatkan kualitas lingkungan. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan wawasan tentang cara-cara inovatif untuk mengatasi kesenjangan sosial dan ekonomi di kota.. . 2. Melakukan studi komparatif dengan kota-kota lain di Indonesia atau di negara berkembang lainnya untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam mengatasi disparitas sosio-ekonomi. Studi komparatif ini akan membantu mengidentifikasi strategi dan kebijakan yang efektif dalam mempromosikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan membandingkan Jakarta dengan kota-kota lain, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi yang lebih terarah dan spesifik.. . 3. Melakukan penelitian longitudinal untuk melacak perubahan dan dampak kebijakan dalam jangka panjang. Penelitian ini akan memungkinkan pemantauan perkembangan Jakarta dalam mengatasi tantangan urbanisasi dan disparitas sosio-ekonomi. Dengan mengumpulkan data secara berkala, penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika perubahan dan efektivitas intervensi kebijakan. Hasil penelitian longitudinal ini dapat menjadi dasar untuk merancang strategi dan kebijakan yang lebih efektif dalam jangka panjang.
| File size | 458.32 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Nilai Total Suspended Solid (TSS) Sungai Cibanjaran dan Cikunir berkisar antara 26-186 mg/liter, nilai ini masih dibawah baku mutu, akan tetapi berpengaruhNilai Total Suspended Solid (TSS) Sungai Cibanjaran dan Cikunir berkisar antara 26-186 mg/liter, nilai ini masih dibawah baku mutu, akan tetapi berpengaruh
UPN VeteranUPN Veteran Partisipasi masyarakat yang minim dalam proses pengambilan keputusan, serta kurangnya responsif terhadap dampak sosial dan lingkungan, menjadi tantanganPartisipasi masyarakat yang minim dalam proses pengambilan keputusan, serta kurangnya responsif terhadap dampak sosial dan lingkungan, menjadi tantangan
UNPERBAUNPERBA Verifikasi lapangan menunjukkan adanya kesenjangan antara data administratif dengan kondisi aktual, dimana dari 210 lokasi yang diverifikasi, 82,9% masihVerifikasi lapangan menunjukkan adanya kesenjangan antara data administratif dengan kondisi aktual, dimana dari 210 lokasi yang diverifikasi, 82,9% masih
UNRUNR Kesimpulannya, Bimtek ini berkontribusi nyata dalam membekali pemangku kebijakan dengan wawasan strategis pembangunan wilayah. Bimbingan Teknis (Bimtek)Kesimpulannya, Bimtek ini berkontribusi nyata dalam membekali pemangku kebijakan dengan wawasan strategis pembangunan wilayah. Bimbingan Teknis (Bimtek)
STTCIREBONSTTCIREBON Masjid Kanoman ini pernah menjadi pusat kegiatan penyebaran Islam di Jawa Barat. Para jamaah yang berdatangan tidak hanya dari wilayah Cirebon saja tetapiMasjid Kanoman ini pernah menjadi pusat kegiatan penyebaran Islam di Jawa Barat. Para jamaah yang berdatangan tidak hanya dari wilayah Cirebon saja tetapi
UNILAUNILA Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai keanekaragaman masih tergolong sedang pada ketiga tipe habitat, dengan keanekaragaman tertinggi dijumpai padaHasil penelitian menunjukkan bahwa nilai keanekaragaman masih tergolong sedang pada ketiga tipe habitat, dengan keanekaragaman tertinggi dijumpai pada
UNILAUNILA Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh nyata terhadap insiden TB di Provinsi Lampung yaitu. hutan rakyat dengan koefisien sebesarHasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh nyata terhadap insiden TB di Provinsi Lampung yaitu. hutan rakyat dengan koefisien sebesar
UNILAUNILA Optimasi parameter menggunakan minitab 11. Simpulan dari hasil pemodelan regresi menunjukkan bahwa proporsi hutan negara (p value = 0,037) hutan rakyatOptimasi parameter menggunakan minitab 11. Simpulan dari hasil pemodelan regresi menunjukkan bahwa proporsi hutan negara (p value = 0,037) hutan rakyat
Useful /
USMUSM Berdasarkan analisis shanon entropy, jelas bahwa setiap kecamatan bereaksi secara berbeda terhadap tekanan pembangunan, pergerakan penduduk, serta intervensiBerdasarkan analisis shanon entropy, jelas bahwa setiap kecamatan bereaksi secara berbeda terhadap tekanan pembangunan, pergerakan penduduk, serta intervensi
USMUSM Tingkat kerawanan longsor yang digunakan adalah rawan, cukup rawan dan tidak rawan.identifikasi daerah rawan tanah longsor di Kabupaten Lampung Utara adalah.Tingkat kerawanan longsor yang digunakan adalah rawan, cukup rawan dan tidak rawan.identifikasi daerah rawan tanah longsor di Kabupaten Lampung Utara adalah.
UNILAUNILA Hasil penelitian diperoleh rata-rata biomassa hutan mangrove sebesar 431,78 ton/ha. Estimasi karbon tegakan mangrove 197,36 ton/ha dan estimasi karbonHasil penelitian diperoleh rata-rata biomassa hutan mangrove sebesar 431,78 ton/ha. Estimasi karbon tegakan mangrove 197,36 ton/ha dan estimasi karbon
UNILAUNILA Faktor umur, pendidikan, lama bergabung pada kelompok, jenis pekerjaan, jenis kelamin, kelengkapan persyaratan, dan kelengkapan sarana dan prasarana tidakFaktor umur, pendidikan, lama bergabung pada kelompok, jenis pekerjaan, jenis kelamin, kelengkapan persyaratan, dan kelengkapan sarana dan prasarana tidak