USMUSM

TEMATIKTEMATIK

Telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMK N 4 Kendal yang terletak di Jl. Raya Soekarno Hatta, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Mitra dipilih karena mempunyai program keahlian Tata Boga, dan kegiatan ini relevan dengan tujuannya untuk meningkatkan softskill dan hardskill para siswa di sekolah tersebut. Dipilih pengolahan ikan lele menjadi abon dan petis lele untuk memberikan wawasan dalam meningkatkan nilai tambah lele segar dengan menggunakan peralatan yang sederhana namun menerapkan teknologi pengolahan pangan hasil perikanan dalam memperpanjang daya simpan ikan yang akan berdampak terhadap nilai ekonomi dan efisiensi pemanfaatan hasil perikanan. Hasil kegiatan ini adalah sebagian siswa yang awalnya belum memahami dan belum pernah membuat abon dan petis ikan lele menjadi lebih memahami dan memiliki gambaran dalam pembuatan produk tersebut. Inovasi berikut teknologi pembuatan yang disampaikan memberikan motivasi bagi siswa untuk membuat dan mengembangkan pengolahan ikan lele khususnya.

Kegiatan sosialisasi dapat membuka wawasan dan memberikan pengetahuan bagi siswa-siswi SMK N 4 Kendal tentang peningkatan nilai tambah ikan lele sebagai produk pangan hasil perairan melalui pembuatan abon dan petis ikan, yang memiliki keawetan lebih baik dibandingkan produk segarnya.Sebagian siswa yang awalnya belum memahami dan belum pernah membuat abon dan petis ikan lele menjadi lebih memahami dan memiliki gambaran dalam pembuatan produk tersebut.Inovasi berikut teknologi pembuatan yang disampaikan memberikan motivasi bagi siswa untuk membuat dan mengembangkan pengolahan ikan lele khususnya.

Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai variasi bumbu dan bahan tambahan pada pembuatan abon dan petis ikan lele untuk menghasilkan produk dengan cita rasa yang lebih beragam dan disukai oleh pasar yang lebih luas. Hal ini dapat melibatkan eksplorasi penggunaan rempah-rempah lokal atau bahan-bahan tradisional lainnya yang memiliki potensi untuk meningkatkan nilai gizi dan daya tarik produk. Kedua, penelitian tentang optimalisasi proses pengeringan abon ikan lele dengan menggunakan teknologi pengeringan modern, seperti pengering surya atau pengering konveksi, dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi energi dan kualitas produk. Penggunaan teknologi pengeringan yang tepat dapat mengurangi waktu pengeringan, mencegah pembentukan jamur, dan mempertahankan kandungan nutrisi dalam abon. Ketiga, penting untuk mengkaji potensi pengembangan produk olahan ikan lele lainnya, seperti keripik, nugget, atau sosis, yang dapat memberikan alternatif pilihan bagi konsumen dan meningkatkan nilai tambah bagi peternak ikan lele. Penelitian ini dapat melibatkan analisis pasar, pengembangan formulasi produk, dan pengujian mutu untuk memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar keamanan pangan dan disukai oleh konsumen.

  1. Who Gives a Hoot?: Intercept Surveys of Litterers and Disposers - Renée J. Bator, Angela... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0013916509356884Who Gives a Hoot Intercept Surveys of Litterers and Disposers RenyEAe J Bator Angela journals sagepub doi 10 1177 0013916509356884
  2. IPB University. ipb university pengumuman web maintenance harap lagi team doi.org/10.24319/jtpkIPB University ipb university pengumuman web maintenance harap lagi team doi 10 24319 jtpk
  3. IPB University. ipb university pengumuman web maintenance harap lagi team doi.org/10.24156/jikk.2020.13.3.289IPB University ipb university pengumuman web maintenance harap lagi team doi 10 24156 jikk 2020 13 3 289
Read online
File size952.55 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test