PELITABANGSAPELITABANGSA
Prosiding Sains dan TeknologiProsiding Sains dan TeknologiPengembangan agrowisata sebagai strategi penguatan ketahanan pangan dan ekonomi lokal memerlukan pendekatan perancangan adaptif. Isu ketahanan pangan global telah menjadi urgensi nasional, terutama pasca-pandemi Covid-19 yang mengekspos kerentanan rantai pasok logistik dan ekonomi masyarakat pedesaan. Namun, ketergantungan ganda pada sektor pertanian dan pariwisata ini membawa risiko tersendiri; ketika satu sektor terpukul, stabilitas ekonomi kawasan terancam runtuh. Fenomena menarik terjadi di tapak studi Agrowisata Bambu Sungai, di mana data operasional tahun 2020 menunjukkan kegagalan panen hingga 70% akibat faktor cuaca ekstrem, namun sisa 30% hasil panen yang selamat ternyata mampu menutup seluruh biaya modal. Penelitian ini bertujuan merumuskan konsep perancangan fasilitas agrowisata multifungsi dengan pendekatan arsitektur redundan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Metode Campuran (Mixed Methods) dengan strategi Exploratory Sequential Design. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, observasi tapak, serta analisis kebijakan, pendekatan ini dipilih karena penelitian diawali dengan eksplorasi fenomena kualitatif yang kemudian dianalisis secara kuantitatif untuk kebutuhan pemrograman ruang arsitektur, dan data yang terkumpul disintesis menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur redundan meningkatkan efisiensi lahan dan ketahanan ekonomi lokal. Tiga temuan kunci dari perancangan ini adalah: (1) Redundansi Spasial memungkinkan satu ruang melayani berbagai fungsi (produksi dan rekreasi) sehingga efisiensi lahan meningkat; (2) Redundansi Sistem menjamin operasional fasilitas tetap berjalan mandiri saat terjadi gangguan utilitas kota; dan (3) Integrasi Fisik dengan Koperasi Merah Putih menciptakan jaring pengaman ekonomi yang nyata bagi petani lokal. Penelitian perancangan ini menyimpulkan bahwa konsep Arsitektur Redundansi mampu menjadi solusi efektif dalam menghadapi ketidakpastian iklim dan ekonomi, di mana redundansi tidak lagi dimaknai sebagai inefisiensi, melainkan sebagai strategi ketahanan.
Penerapan arsitektur redundan dalam perancangan Agrowisata Bambu Sungai memberikan kontribusi signifikan terhadap fleksibilitas fungsi, ketahanan ekonomi, dan keberlanjutan kawasan.Konsep ini berpotensi menjadi alternatif pengembangan agrowisata di wilayah agraris Indonesia.Penelitian perancangan ini menyimpulkan bahwa konsep Arsitektur Redundansi mampu menjadi solusi efektif dalam menghadapi ketidakpastian iklim dan ekonomi di kawasan agrowisata.Melalui perancangan Agrowisata Bambu Sungai di Wanayasa, redundansi tidak lagi dimaknai sebagai inefisiensi, melainkan sebagai strategi ketahanan (resilience).
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas model kemitraan antara agrowisata dan koperasi dalam meningkatkan pendapatan petani lokal, dengan fokus pada aspek tata kelola dan pembagian keuntungan yang adil. Kedua, penelitian dapat mengkaji lebih lanjut potensi pemanfaatan material bambu sebagai material konstruksi berkelanjutan, termasuk pengembangan teknologi pengolahan bambu yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya tarik dan jangkauan pemasaran agrowisata, serta untuk memantau dan mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan. Integrasi ketiga saran ini diharapkan dapat menghasilkan model agrowisata yang tidak hanya resilien terhadap perubahan iklim dan ekonomi, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan.
- Bambu sebagai Material Berkelanjutan Erba (Earthquake-Resistant Bamboo Architecture) | Sinektika: Jurnal... doi.org/10.23917/sinektika.vi.3601Bambu sebagai Material Berkelanjutan Erba Earthquake Resistant Bamboo Architecture Sinektika Jurnal doi 10 23917 sinektika vi 3601
- SISTEMATICAL REVIEW: PENGEMBANGAN AGROWISATA PERKEBUNAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN... ojs.poltesa.ac.id/index.php/SEHATI_ABDIMAS/article/view/621SISTEMATICAL REVIEW PENGEMBANGAN AGROWISATA PERKEBUNAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN ojs poltesa ac index php SEHATI ABDIMAS article view 621
- Eksplorasi Bambu Sebagai Material Berkelanjutan pada Bangunan | Journal of Green Complex Engineering.... journal.gioarchitect.co.id/index.php/greenplexresearch/article/view/92Eksplorasi Bambu Sebagai Material Berkelanjutan pada Bangunan Journal of Green Complex Engineering journal gioarchitect index php greenplexresearch article view 92
- Penerapan Konsep Community Based Tourism (CBT) dalam Pengelolaan Desa Wisata Sebagai Upaya Peningkatan... doi.org/10.32659/tsj.v9i1.303Penerapan Konsep Community Based Tourism CBT dalam Pengelolaan Desa Wisata Sebagai Upaya Peningkatan doi 10 32659 tsj v9i1 303
| File size | 268.52 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIALHIKMAHPARIANGANSTAIALHIKMAHPARIANGAN Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak hanya mungkin, tetapi juga dapat dicapai secara sistematis untuk menerjemahkan tradisi filosofis yang kaya dan holistikPenelitian ini menunjukkan bahwa tidak hanya mungkin, tetapi juga dapat dicapai secara sistematis untuk menerjemahkan tradisi filosofis yang kaya dan holistik
HOSTJOURNALSHOSTJOURNALS Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) dengan tahapan utama perencanaan kebutuhan,Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) dengan tahapan utama perencanaan kebutuhan,
MANDALANURSAMANDALANURSA Generation Z, as todays students, requires learning media that suits their characteristics and learning styles. The results of the study indicate thatGeneration Z, as todays students, requires learning media that suits their characteristics and learning styles. The results of the study indicate that
MANDALANURSAMANDALANURSA Jenis penelitian menggunakan desain penelitian pra-eksperimental dengan pendekatan kuantitatif dan model desain pretest-posttest satu grup. Populasi adalahJenis penelitian menggunakan desain penelitian pra-eksperimental dengan pendekatan kuantitatif dan model desain pretest-posttest satu grup. Populasi adalah
ASDKVIASDKVI Hasil dari perancangan Tugas Akhir ini adalah sebuah media utama berupa buku cerita bergambar dengan judul, dan juga menggunakaan berbagai pilihan mediaHasil dari perancangan Tugas Akhir ini adalah sebuah media utama berupa buku cerita bergambar dengan judul, dan juga menggunakaan berbagai pilihan media
UMUSUMUS Program ini dinyatakan berhasil mencapai target yang telah ditetapkan. Peserta pelatihan termotivasi untuk menggunakan desain grafis dalam menyampaikanProgram ini dinyatakan berhasil mencapai target yang telah ditetapkan. Peserta pelatihan termotivasi untuk menggunakan desain grafis dalam menyampaikan
UPIUPI Kriteria desain dikombinasikan berdasarkan aspek aksesibilitas, ruang, kesadaran sensorial, peningkatan pembelajaran, fleksibilitas dan kemampuan, kondisiKriteria desain dikombinasikan berdasarkan aspek aksesibilitas, ruang, kesadaran sensorial, peningkatan pembelajaran, fleksibilitas dan kemampuan, kondisi
USDUSD , dan “Its Time to Write. Diharapkan materi tersebut dapat meningkatkan keterampilan berbicara staf Bank Mandiri Yogyakarta. Penelitian ini mengembangkan, dan “Its Time to Write. Diharapkan materi tersebut dapat meningkatkan keterampilan berbicara staf Bank Mandiri Yogyakarta. Penelitian ini mengembangkan
Useful /
PELITABANGSAPELITABANGSA Uji kekerasan baja menunjukkan mutu setara BJ-37 dengan tidak ditemukannya pengurangan penampang akibat korosi yang berarti. Secara keseluruhan, bangunanUji kekerasan baja menunjukkan mutu setara BJ-37 dengan tidak ditemukannya pengurangan penampang akibat korosi yang berarti. Secara keseluruhan, bangunan
PELITABANGSAPELITABANGSA Penelitian ini menyimpulkan bahwa kawasan tepi sungai diharapkan menjadi zona hijau atau sebagai ruang publik, bangunan-bangunan ditempatkan berada diPenelitian ini menyimpulkan bahwa kawasan tepi sungai diharapkan menjadi zona hijau atau sebagai ruang publik, bangunan-bangunan ditempatkan berada di
UNESAUNESA Permukaan yang berbeda memiliki gerakan yang berbeda untuk dilewati. Para peneliti telah merancang quadruped dengan gerakan yang berubah secara otomatisPermukaan yang berbeda memiliki gerakan yang berbeda untuk dilewati. Para peneliti telah merancang quadruped dengan gerakan yang berubah secara otomatis
UPIUPI Sebuah konfigurasi sayap baru dirancang, diimplementasikan, dan dievaluasi, diberi nama sayap Alpine yang terinspirasi dari biomimikri burung alpen swift.Sebuah konfigurasi sayap baru dirancang, diimplementasikan, dan dievaluasi, diberi nama sayap Alpine yang terinspirasi dari biomimikri burung alpen swift.