UINUIN
Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ)Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ)Kebijaksanaan etnobotani masyarakat Ternate mewakili warisan kaya dari praktik penyembuhan tradisional yang berakar kuat dalam interaksi antara manusia dan alam. Namun, modernisasi sistem kesehatan dan pergeseran budaya semakin mengancam kelangsungan pengetahuan tradisional ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendata pengetahuan etnobotani tanaman obat yang digunakan secara tradisional di wilayah Ternate sebagai upaya untuk melestarikan warisan apotek tradisional Kepulauan Rempah. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur dengan penyembuh tradisional, penduduk setempat, dan dokumentasi spesimen tanaman. Sampel purposive dari 29 penyembuh tradisional direkrut untuk penelitian ini, berdasarkan keahlian mereka dalam pengetahuan tanaman obat. Penelitian mengidentifikasi 70 spesies tanaman obat yang berasal dari 40 famili, yang digunakan secara empiris untuk mengobati penyakit umum seperti demam, gangguan pencernaan, luka, insomnia, diabetes mellitus, dan batu kemih. Daun adalah bagian tanaman yang paling sering digunakan (sekitar 64%) diikuti oleh akar dan kulit kayu, dengan rebusan sebagai metode persiapan dominan. Beberapa spesies endemik telah menunjukkan potensi farmakologis, sejalan dengan temuan dalam literatur ilmiah kontemporer, yang menunjukkan peluang menjanjikan untuk bioprospek. Penelitian ini menekankan bahwa melestarikan pengetahuan etnobotani bukan hanya tugas budaya tetapi juga keharusan ilmiah untuk pengembangan produk alami berkelanjutan yang berakar pada kebijaksanaan lokal Ternate.
Tanaman obat tradisional memainkan peran vital dalam praktik kesehatan masyarakat Ternate, menawarkan obat yang praktis, terjangkau, dan diterima secara budaya untuk berbagai penyakit.Keanekaragaman spesies dan metode persiapan menunjukkan kedalaman pengetahuan etnobotani dan kontribusinya yang potensial terhadap penelitian farmakologis.Melestarikan dan mendokumentasikan pengetahuan ini sangat penting untuk pengelolaan keanekaragaman hayati yang berkelanjutan dan pengembangan obat herbal berbasis bukti.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang penggunaan tanaman obat di berbagai wilayah Ternate, dengan fokus pada perbedaan dan kesamaan dalam pengetahuan etnobotani. Selain itu, penelitian farmakologis yang menyeluruh tentang spesies tanaman endemik dapat dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif dan potensi obat mereka. Terakhir, penting untuk mengembangkan strategi konservasi dan edukasi yang melibatkan masyarakat setempat untuk melestarikan warisan apotek tradisional dan mendorong penggunaan tanaman obat yang bertanggung jawab.
| File size | 662.65 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEK KAMPARPOLTEK KAMPAR Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang kearsipan serta keterbatasan sarana dan prasarana.Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang kearsipan serta keterbatasan sarana dan prasarana.
DELIHUSADADELIHUSADA Masalah tersebut memerlukan konfirmasi dengan perusahaan yang mendukung instrumen untuk menunggu konfirmasi terkait perbaikan lebih lanjut, namun harusMasalah tersebut memerlukan konfirmasi dengan perusahaan yang mendukung instrumen untuk menunggu konfirmasi terkait perbaikan lebih lanjut, namun harus
DELIHUSADADELIHUSADA Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peraturan tentang KTR sesuai dengan PERDA kota Medan No. 3/2014 tetapi sampai saat ini belum berjalanBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peraturan tentang KTR sesuai dengan PERDA kota Medan No. 3/2014 tetapi sampai saat ini belum berjalan
DELIHUSADADELIHUSADA Penyebab kematian akibat keluarnya jaringan otak paling banyak pada trauma kepala, yaitu sebanyak 47 orang. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antaraPenyebab kematian akibat keluarnya jaringan otak paling banyak pada trauma kepala, yaitu sebanyak 47 orang. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara
DELIHUSADADELIHUSADA Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisis data dilakukan dengan uji regresi logistik pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil analisisInstrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisis data dilakukan dengan uji regresi logistik pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil analisis
DELIHUSADADELIHUSADA Informan dalam penelitian ini adalah 7 orang, yaitu Supervisor Keperawatan, Kepala Ruangan Rawat Inap, Perawat Pelaksana, Ketua PPI, dan Infection PreventionInforman dalam penelitian ini adalah 7 orang, yaitu Supervisor Keperawatan, Kepala Ruangan Rawat Inap, Perawat Pelaksana, Ketua PPI, dan Infection Prevention
DELIHUSADADELIHUSADA Disarankan kepada rumah sakit untuk memiliki SOP yang jelas bagi seluruh personel untuk memfasilitasi pekerjaan dan melaksanakan proses kelengkapan pengisianDisarankan kepada rumah sakit untuk memiliki SOP yang jelas bagi seluruh personel untuk memfasilitasi pekerjaan dan melaksanakan proses kelengkapan pengisian
DELIHUSADADELIHUSADA Data Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe didapatkan 547 Kasus PMS yang dirujuk VCT HIV dan menunjukkan setiap tahunnya kasus peningkatan dimana pada tahunData Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe didapatkan 547 Kasus PMS yang dirujuk VCT HIV dan menunjukkan setiap tahunnya kasus peningkatan dimana pada tahun
Useful /
UINUIN Variasi konsentrasi basis secara signifikan mempengaruhi viskositas dan waktu kering masker tanah liat, namun tidak mempengaruhi pH, spreadability, atauVariasi konsentrasi basis secara signifikan mempengaruhi viskositas dan waktu kering masker tanah liat, namun tidak mempengaruhi pH, spreadability, atau
UINUIN Penelitian ini melibatkan total 222 responden (usia 18-59 tahun) yang menggunakan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) untuk nyeri dan telah mengonsumsinyaPenelitian ini melibatkan total 222 responden (usia 18-59 tahun) yang menggunakan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) untuk nyeri dan telah mengonsumsinya
BTPBTP Hasil penelitian menunjukkan bahwa Café Excelso menggunakan biji kopi arabika dan robusta, dengan arabika lebih sering digunakan karena kadar kafeinnyaHasil penelitian menunjukkan bahwa Café Excelso menggunakan biji kopi arabika dan robusta, dengan arabika lebih sering digunakan karena kadar kafeinnya
DELIHUSADADELIHUSADA Asahan District is centered that allows you to dispose of malaria in 2025, but with a substantial growth inside the variety of fine instances remainingAsahan District is centered that allows you to dispose of malaria in 2025, but with a substantial growth inside the variety of fine instances remaining