USMUSM

TeknikaTeknika

Banjir yang sering terjadi di sepanjang Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang menunjukkan bahwa kapasitas sistem drainase yang ada belum memadai serta kurangnya area resapan air di kawasan padat bangunan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pendekatan Low Impact Development (LID) sebagai metode ramah lingkungan untuk meningkatkan kinerja drainase perkotaan dengan mengevaluasi dua teknik utama, yaitu saluran vegetatif (vegetative swale) dan perkerasan berpori (permeable pavement). Analisis dilakukan menggunakan EPA SWMM 5.1 dengan dua skenario, yaitu kondisi eksisting dan kondisi setelah penerapan LID, menggunakan data curah hujan periode 2015–2024 dari Stasiun Geofisika Malang yang diolah dengan Hydrognomon 4.0.3 menggunakan distribusi Person III. Hasil simulasi menunjukkan enam saluran mengalami limpasan berlebih dengan debit puncak melebihi 10 m³/detik pada kondisi eksisting, sedangkan setelah penerapan LID terjadi penurunan signifikan pada laju aliran dengan kesalahan kontinuitas di bawah 10%, menandakan model valid. Secara keseluruhan, vegetative swale memberikan hasil paling optimal dalam mengurangi limpasan dan meningkatkan infiltrasi, sehingga penerapan konsep LID terbukti efektif dan berkelanjutan untuk mitigasi banjir serta pengembangan infrastruktur hijau di Kota Malang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem drainase eksisting di Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang belum mampu mengakomodasi limpasan permukaan akibat dominasi area kedap air dan keterbatasan kapasitas hidraulis saluran, sehingga memicu kondisi surcharge dan genangan pada beberapa titik kritis.Penerapan konsep Low Impact Development (LID) melalui vegetative swale dan permeable pavement terbukti efektif dalam menurunkan limpasan permukaan dan debit aliran saluran secara signifikan, yang menunjukkan peningkatan efisiensi kinerja sistem drainase.Dengan demikian, integrasi LID pada infrastruktur jalan dapat menjadi solusi yang adaptif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja drainase perkotaan di Kota Malang.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas kombinasi berbagai teknik LID, seperti bioretention, rain garden, dan green roof, untuk mencapai kinerja drainase yang optimal di kawasan perkotaan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis biaya-manfaat (cost-benefit analysis) dari penerapan LID, termasuk biaya konstruksi, pemeliharaan, dan manfaat ekonomi serta lingkungan yang dihasilkan. Ketiga, penting untuk mengkaji pengaruh perubahan iklim terhadap kinerja sistem drainase berbasis LID, dengan mempertimbangkan skenario curah hujan yang berbeda dan potensi peningkatan intensitas hujan di masa depan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan mendukung pengambilan keputusan yang tepat dalam perencanaan dan pengembangan infrastruktur drainase perkotaan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan lingkungan.

  1. Efektivitas Teknologi LID Model Sumur Resapan untuk Mereduksi Runoff di Perumahan Bumi Citra Asri, Bogor... doi.org/10.32832/komposit.v8i1.14983Efektivitas Teknologi LID Model Sumur Resapan untuk Mereduksi Runoff di Perumahan Bumi Citra Asri Bogor doi 10 32832 komposit v8i1 14983
  2. International Journal of Architecture and Urbanism. strategies sustainable urban drainage systems design... doi.org/10.32734/ijau.v8i3.17178International Journal of Architecture and Urbanism strategies sustainable urban drainage systems design doi 10 32734 ijau v8i3 17178
  3. http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/manajemen/. analisis strategi pengembangan bisnis jasa konstruksi... doi.org/10.32832/jm-uika.v13i3.8081ejournal uika bogor ac index php manajemen analisis strategi pengembangan bisnis jasa konstruksi doi 10 32832 jm uika v13i3 8081
Read online
File size800.79 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test