UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry

Bunayya : Jurnal Pendidikan AnakBunayya : Jurnal Pendidikan Anak

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor‑faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya perilaku perundungan di kalangan siswa dan mengeksplorasi strategi potensial untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Partisipan penelitian ini adalah 6 orang siswa SDN 10 SINTOGA, guru serta masyarakat pengamat lingkungan sekolah. Fokus dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki elemen‑elemen yang berkontribusi terhadap perilaku bullying pada anak‑anak dan mengusulkan strategi yang efektif untuk mengatasinya. Proses pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara, observasi, dan pengumpulan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan tiga hal penting: pertama, prevalensi perilaku bullying yang sudah mendarah daging di kalangan anak‑anak; kedua, adanya kesenjangan fisik antara pelaku bullying dan korbannya yang menjadi katalisator terjadinya bullying; dan ketiga, berlanjutnya tindakan pendisiplinan dari murid yang lebih tua kepada murid yang lebih muda dari generasi ke generasi. Solusi yang diusulkan meliputi penerapan tindakan tegas terhadap pelaku, memberikan pelatihan bela diri kepada anak‑anak, memberikan pendidikan berkelanjutan tentang bahaya perundungan, dan menumbuhkan rasa saling menghormati di antara anak.

Penelitian ini berhasil mengidentifikasi dua faktor utama yang berkontribusi terhadap fenomena bullying di antara siswa serta mengusulkan empat intervensi strategis untuk mengatasinya.Pertama, ditemukan bahwa bullying telah terintegrasi sebagai bagian dari budaya pelajar.Kedua, terdapat perbedaan fisik yang signifikan antara pelaku dan korban, termasuk kecacatan atau kelemahan fisik korban, yang memfasilitasi tindakan bullying.

Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang program edukasi kontinu tentang perilaku bullying di lingkungan sekolah, dengan meneliti apakah peningkatan pengetahuan siswa dan guru mengenai bahaya perundungan dapat menurunkan tingkat kebiasaan bullying secara signifikan. Selain itu, perlu diteliti efektivitas pelatihan bela diri sebagai sarana pemberdayaan diri siswa; penelitian akan mengkaji apakah keterampilan bela diri ini meningkatkan rasa percaya diri, mengurangi rasa takut, dan secara tidak langsung mengurangi insiden bullying di antara siswa. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti peran guru sebagai agen perubahan dalam menciptakan budaya empati, dengan mengkaji bagaimana pelatihan guru dalam strategi pengelolaan kelas dan konflik dapat mempengaruhi sikap siswa terhadap perbedaan fisik serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif. Paragraf ini menyoroti ketiga arah penelitian baru yang terintegrasi, memberikan pandangan holistik tentang intervensi dan kepentingannya bagi kebijakan pendidikan.

  1. Vol. 9 No. 2 (2023): Juli 2023 | Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak. vol bunayya jurnal pendidikan anak... doi.org/10.22373/bunayya.v9i2Vol 9 No 2 2023 Juli 2023 Bunayya Jurnal Pendidikan Anak vol bunayya jurnal pendidikan anak doi 10 22373 bunayya v9i2
Read online
File size253.43 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test