UmriUmri

Photon: Jurnal Sain dan KesehatanPhoton: Jurnal Sain dan Kesehatan

Belimbing wuluh merupakan pohon tropis yang tumbuh sebagai pohon liar maupun ditanam karena mengandung banyak manfaat, Belimbing wuluh bermanfaat sebagai obat tradisional dan memiliki senyawa metabolit sekunder seperti tannin, flavonoid dan saponin yang berfungsi sebagai insektisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak daun Belimbing wuluh sebagai insektisida alami terhadap ulat grayak (S. frugiperda) dan mengetahui konsentrasi yang dapat mematikan 50% ulat grayak (LC50). Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), ekstrak daun Belimbing wuluh dibuat dengan metode maserasi. Konsentrasi ekstrak yang digunakan 0%, 60%, 80%, dan 100%. Larva uji yang digunakan sebanyak 40 ekor. Parameter yang diamati adalah mortalitas dan kecepatan kematian. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah kematian ulat grayak adalah 66 ekor dari jumlah total larva 120 ekor. Hal ini membuktikan bahwa ekstrak daun Belimbing wuluh berpotensi sebagai insektisida alami terhadap ulat Grayak (S. frugiperda). Berdasarkan analisis probit konsentrasi yang efektif untuk membunuh 50% larva ulat grayak adalah 59,9%.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun Belimbing wuluh berpotensi sebagai insektisida alami terhadap ulat Grayak (S.frugiperda) dengan jumlah kematian 66 ekor dari jumlah total 120 ekor larva.Berdasarkan analisis probit konsentrasi yang efektif untuk membunuh 50% larva ulat grayak adalah 59,9%.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi senyawa aktif spesifik dalam ekstrak daun belimbing wuluh yang bertanggung jawab atas aktivitas insektisida terhadap ulat grayak. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kromatografi dan spektrometri untuk memisahkan dan mengidentifikasi senyawa-senyawa tersebut. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada formulasi ekstrak daun belimbing wuluh menjadi produk insektisida yang lebih praktis dan efektif, misalnya dengan menambahkan bahan pembawa atau surfaktan untuk meningkatkan daya rekat dan penetrasi ekstrak pada permukaan tanaman. Ketiga, perlu dilakukan uji efektivitas ekstrak daun belimbing wuluh terhadap berbagai jenis hama tanaman lain, serta menguji pengaruhnya terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Dengan demikian, dapat diperoleh informasi yang lebih komprehensif mengenai potensi dan keamanan penggunaan ekstrak daun belimbing wuluh sebagai alternatif insektisida yang ramah lingkungan.

  1. Uji Toksisitas Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) terhadap Ulat Grayak (Spodoptera frugiperda)... ejurnal.umri.ac.id/index.php/photon/article/view/4710Uji Toksisitas Ekstrak Daun Belimbing Wuluh Averrhoa bilimbi L terhadap Ulat Grayak Spodoptera frugiperda ejurnal umri ac index php photon article view 4710
Read online
File size769.73 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test