USUUSU
KomunikaKomunikaPerkembangan media pemberitaan yang pesat akibat teknologi di Indonesia menunjukkan adanya praktik panoptikon di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam bagaimana praktik panoptik dan post-panoptik yang ada di pemberitaan media dan mencari tahu apakah setiap individu di masyarakat diawasi atau bebas dalam kehidupannya dengan adanya praktik tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan studi literatur dan observasi digital sebagai metode pengumpulan datanya. Penelitian ini menunjukkan bahwa dari tiga berita yang digunakan sebagai contoh praktik panoptikon di media, dua di antaranya menjelaskan bahwa setiap perilaku dan tindakan individu dalam masyarakat akan selalu diawasi, bahkan dalam ranah privasi yang remeh sekalipun. Sementara itu, satu sisanya menjelaskan bahwa media melakukan praktik panoptik dengan cara menanamkan kedisiplinan melalui pemberitaan ke masyarakat luas terkait perilaku sang individu yang melawan atau tidak sesuai dengan sistem. Penulis berkesimpulan, bahwa praktik panoptikon dalam media ini menunjukkan adanya pengawasan yang konstan kepada individu dalam masyarakat sehingga individu sebenarnya tidak bebas dan akan selalu diawasi oleh media-media pemberitaan.
Dari penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa media memiliki sifat panoptikon, di mana media akan selalu memantau perilaku individu dalam masyarakat.Pada dasarnya, setiap individu dalam masyarakat tidak pernah bebas, karena media mengintai setiap individu dan perilakunya baik di dunia nyata maupun di dunia maya, seperti di media sosial.Hal ini dapat dilihat dari tiga berita yang disebutkan oleh penulis, di mana media berusaha untuk menerapkan disiplin dan kontrol sosial dengan mengekspos dan mengulas secara detail semua informasi yang tersedia tentang tersangka yang menentang sistem yang ada.Media tampaknya memperingatkan bahwa perilaku atau tindakan yang bertentangan dengan sistem, hukum, nilai, atau bahkan norma dalam masyarakat akan menyebabkan disiplin melalui penyebaran berita tentang tindakan kita, sehingga pelaku akhirnya akan menghadapi sanksi sosial.Hal ini dapat terjadi karena kecenderungan pengguna media sosial untuk mendokumentasikan setiap aktivitas dengan mengunggahnya di media sosial, sehingga memungkinkan mereka untuk dicermati oleh media panoptik itu sendiri.Penting untuk dipahami bahwa kita tidak pernah bebas, dan kenyataannya adalah kita akan selalu diawasi oleh media.
Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: . . 1. Mengkaji lebih lanjut praktik panoptikon dan post-panoptikon dalam media sosial, terutama di platform media sosial yang populer di Indonesia, untuk memahami bagaimana media sosial berfungsi sebagai alat pengawasan post-panoptik dan dampak sosialnya.. . 2. Menganalisis dampak pengawasan media terhadap kehidupan sehari-hari, termasuk dampak psikologis dan sosial yang dialami oleh individu yang menjadi subjek pengawasan media.. . 3. Meneliti bagaimana media konvensional dan media digital bekerja sama dalam praktik panoptikon, dan apakah ada perbedaan signifikan dalam pendekatan pengawasan antara kedua jenis media ini.
- Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Informasi dan Publikasi (Studi Deskriptif Kualitatif pada Akun... doi.org/10.24076/pikma.v6i1.1308Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Informasi dan Publikasi Studi Deskriptif Kualitatif pada Akun doi 10 24076 pikma v6i1 1308
- DEKONSTRUKSI SOSIAL MELALUI FOTO HOAX | Kinasih | specta. dekonstruksi sosial kinasih specta afusa nidya... journal.isi.ac.id/index.php/specta/article/view/2842DEKONSTRUKSI SOSIAL MELALUI FOTO HOAX Kinasih specta dekonstruksi sosial kinasih specta afusa nidya journal isi ac index php specta article view 2842
- Teknologi Komunikasi: Komunikasi Massa dan Globalisasi | AL-MUTSLA. teknologi komunikasi massa globalisasi... jurnal.stainmajene.ac.id/index.php/almutsla/article/view/1388Teknologi Komunikasi Komunikasi Massa dan Globalisasi AL MUTSLA teknologi komunikasi massa globalisasi jurnal stainmajene ac index php almutsla article view 1388
| File size | 554.66 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
USUUSU Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memberikan penjelasan yang mendalam tentang aspek-aspek dan dampak Neoliberalisme PendidikanPenelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memberikan penjelasan yang mendalam tentang aspek-aspek dan dampak Neoliberalisme Pendidikan
USUUSU Sebagai bentuk mitigasi bencana non-struktural, pembelajaran berbasis simulasi memungkinkan anak-anak memperoleh pengetahuan kesiapsiagaan melalui pengalamanSebagai bentuk mitigasi bencana non-struktural, pembelajaran berbasis simulasi memungkinkan anak-anak memperoleh pengetahuan kesiapsiagaan melalui pengalaman
PERADABANPERADABAN Belajar mendengarkan satu sama lain dengan lebih cermat dapat membangun kemampuan dan kepercayaan diri mereka dalam situasi kehidupan nyata. Masih banyakBelajar mendengarkan satu sama lain dengan lebih cermat dapat membangun kemampuan dan kepercayaan diri mereka dalam situasi kehidupan nyata. Masih banyak
USUUSU Program Roots di SMA Negeri 19 Medan berhasil menurunkan insiden perundungan dengan melibatkan opinion leader siswa sebagai agen perubahan. Penerapan TeoriProgram Roots di SMA Negeri 19 Medan berhasil menurunkan insiden perundungan dengan melibatkan opinion leader siswa sebagai agen perubahan. Penerapan Teori
IAIHPANCORIAIHPANCOR Di Desa Sembalun sendiri kami menemukan bahwa pendidikan masyarakatnya masih tergolong rendah, banyak yang putus sekolah dikarenakan masalah biaya danDi Desa Sembalun sendiri kami menemukan bahwa pendidikan masyarakatnya masih tergolong rendah, banyak yang putus sekolah dikarenakan masalah biaya dan
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Studi penelitian ini telah menjelaskan potensi integrasi advokasi, pendidikan, dan kolaborasi masyarakat untuk mengatasi masalah-masalah mendesak sepertiStudi penelitian ini telah menjelaskan potensi integrasi advokasi, pendidikan, dan kolaborasi masyarakat untuk mengatasi masalah-masalah mendesak seperti
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Selain itu, untuk mengetahui bagaimana implementasi pengetahuan terhadap bencana dari masing-masing individu masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana.Selain itu, untuk mengetahui bagaimana implementasi pengetahuan terhadap bencana dari masing-masing individu masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana.
MKRIMKRI Mahkamah Konstitusi pada tanggal 18 Februari 2015 telah membacakan putusan perkara Nomor 85/PUU-XI/2013 yang pada pokoknya membatalkan seluruh isi dalamMahkamah Konstitusi pada tanggal 18 Februari 2015 telah membacakan putusan perkara Nomor 85/PUU-XI/2013 yang pada pokoknya membatalkan seluruh isi dalam
Useful /
USUUSU Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi makna gaya hidup sehat bagi generasi Z di Kota Bandung. Pendekatan kualitatif digunakan dengan 16 informan berusiaPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi makna gaya hidup sehat bagi generasi Z di Kota Bandung. Pendekatan kualitatif digunakan dengan 16 informan berusia
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU This study addresses the high prevalence of psychological distress among university students in Indonesia and the limited empirical evidence regardingThis study addresses the high prevalence of psychological distress among university students in Indonesia and the limited empirical evidence regarding
USUUSU Interaksi interpersonal yang terjalin antara guru dan siswa, serta antara orang tua dan anak, memperkuat dimensi-dimensi self-image, self-esteem, dan idealInteraksi interpersonal yang terjalin antara guru dan siswa, serta antara orang tua dan anak, memperkuat dimensi-dimensi self-image, self-esteem, dan ideal
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Dengan menerapkan strategi yang berhasil seperti inisiatif yang dipimpin masyarakat dan program pertukaran budaya, masyarakat terpencil dapat membangunDengan menerapkan strategi yang berhasil seperti inisiatif yang dipimpin masyarakat dan program pertukaran budaya, masyarakat terpencil dapat membangun