BSIBSI

Jurnal InfortechJurnal Infortech

Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan menggunakan Sistem Manajemen Talenta ASN (ITMS) untuk mendukung pengelolaan data kepegawaian dan pengembangan kompetensi aparatur. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kapabilitas proses tata kelola TI pada sistem ITMS menggunakan kerangka kerja COBIT 5, khususnya pada domain DSS (Deliver, Service and Support) dan MEA (Monitor, Evaluate and Assess). Hasil audit menunjukkan bahwa MEA01 memperoleh tingkat kapabilitas tertinggi, menandakan sistem telah menyediakan informasi yang akurat dan transparan. Secara umum, rata-rata kapabilitas berada pada level 3,78, mendekati level 4 (Predictable Process). Rekomendasi perbaikan mencakup penguatan sistem pelaporan insiden, peningkatan kesiapan layanan melalui pelatihan berkala, serta penguatan kebijakan keamanan informasi.

Hasil audit tata kelola teknologi informasi terhadap Sistem Manajemen Talenta ASN (ITMS) di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan menunjukkan bahwa tingkat kapabilitas sistem secara umum berada pada level yang cukup baik.Subdomain MEA01 menunjukkan tingkat kapabilitas tertinggi, sedangkan subdomain DSS04 menunjukkan kesenjangan tertinggi.Rekomendasi strategis untuk meningkatkan kapabilitas sistem ITMS mencakup peningkatan respons terhadap layanan dan insiden, penguatan kesiapsiagaan sistem, perlindungan keamanan informasi, penguatan kontrol internal, dan pemeliharaan konsistensi pada proses yang telah optimal.

Untuk meningkatkan kapabilitas sistem ITMS, disarankan agar organisasi mengembangkan sistem pelaporan terintegrasi, seperti helpdesk digital atau platform tiket layanan, untuk memastikan permintaan layanan dan insiden dapat ditangani secara lebih cepat dan efisien. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesiapan sistem menghadapi gangguan operasional melalui pelatihan keamanan informasi secara berkala, serta evaluasi dan pengujian rutin terhadap rencana keberlanjutan sistem. Kebijakan keamanan informasi yang terstruktur dan adaptif juga diperlukan, mencakup pengelolaan hak akses, enkripsi, dan pemantauan serta pembaruan kebijakan keamanan. Pelatihan pengguna sistem mengenai kebijakan penggunaan dan perlindungan data, disertai dengan evaluasi berkala terhadap efektivitas kontrol internal, juga direkomendasikan. Subdomain yang telah mencapai target kapabilitas hendaknya dijaga konsistensinya dan dijadikan acuan dalam mengembangkan proses lainnya.

Read online
File size426.91 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test