UBUB
Journal of Entrepreneurship, Management and IndustryJournal of Entrepreneurship, Management and IndustryKoperasi merupakan pelaku usaha yang mempunyai jatidiri berbeda dengan pelaku usaha lain, bertujuan mensejahterakan anggota, menjamin keadilan pemerataan penguasaan sumber daya ekonomi, meningkatkan produktivitas serta partisipasi anggota dalam koperasi. Tujuan penelitian ini adalah menyusun konsep model mengurangi kemiskinan melalui koperasi. Metode konseptual digunakan untuk mengemukakan posisi penulis mengenai isu profesi; hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi adalah model yang tepat untuk mengurangi kemiskinan karena keanggotaan terbuka, usaha bersama memenuhi kepentingan bersama, dan pembagian keuntungan berbasis transaksi anggota. Kemandirian koperasi harus dibangun agar dapat mengoptimalkan potensi internal dalam memberikan pelayanan usaha kepada anggotanya, sementara membangun kepercayaan anggota melalui pendidikan ekonomi koperasi menjadi kunci meningkatkan partisipasi dan tanggung jawab anggota dalam mengembangkan koperasinya.
Koperasi dapat menjadi model yang efektif mengurangi kemiskinan karena struktur demokratik, partisipasi anggota yang tinggi, dan kemandirian ekonomi.Penerapan prinsip dan nilai koperasi memperkuat kepercayaan anggota, mendukung peningkatan produktivitas, dan memfasilitasi akses terhadap layanan ekonomi.Keberhasilan pengurangan kemiskinan bergantung pada dukungan internal (kompetensi pengurus, partisipasi anggota) dan eksternal (pemerintah, pasar) yang terintegrasi.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan digital bagi anggota koperasi meningkatkan partisipasi dan produktivitas, apakah program e‑koperasi dapat memperluas akses ke pasar dan menurunkan kemiskinan; ulasannya bisa dimulai dari pertanyaan, Apakah adopsi platform e‑commerce oleh koperasi skala kecil secara signifikan meningkatkan pendapatan anggota dan mengurangi risiko kemiskinan?. Kedua, studi empiris dapat menilai efek kebijakan subsidi pemerintah terhadap kemandirian keuangan koperasi, dengan fokus pada pertanyaan, Bagaimana program subsidi modal mempengaruhi kemandirian finansial koperasi dan kesejahteraan anggota di daerah pedesaan?. Terakhir, penelitian dapat mengkaji integrasi teknologi keuangan (fintech) dalam sistem koperasi, bertanya, Bagaimana kolaborasi antara koperasi dan fintech dapat mempercepat pencapaian tujuan pengentasan kemiskinan melalui peningkatan layanan keuangan yang inklusif?.
| File size | 395.35 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
USUUSU Pendekatan kualitatif digunakan dengan 16 informan berusia 18–22 tahun melalui wawancara. Hasil menunjukkan generasi Z memaknai gaya hidup sehat sebagaiPendekatan kualitatif digunakan dengan 16 informan berusia 18–22 tahun melalui wawancara. Hasil menunjukkan generasi Z memaknai gaya hidup sehat sebagai
ICIICI Breastfeeding Self-Efficacy (BSE) merupakan salah satu faktor psikologis utama yang menentukan keberhasilan ibu dalam memulai, mempertahankan, dan menyelesaikanBreastfeeding Self-Efficacy (BSE) merupakan salah satu faktor psikologis utama yang menentukan keberhasilan ibu dalam memulai, mempertahankan, dan menyelesaikan
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Terjadi pergeseran paradigma yang signifikan dari pendekatan proyek menjadi pendekatan layanan berkelanjutan. Perubahan perspektif ini merupakan prasyaratTerjadi pergeseran paradigma yang signifikan dari pendekatan proyek menjadi pendekatan layanan berkelanjutan. Perubahan perspektif ini merupakan prasyarat
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL 0, literasi digital menjadi esensial untuk membangun pendidikan karakter. Integrasi literasi digital dengan pendidikan karakter tidak hanya meningkatkan0, literasi digital menjadi esensial untuk membangun pendidikan karakter. Integrasi literasi digital dengan pendidikan karakter tidak hanya meningkatkan
SINOMICSJOURNALSINOMICSJOURNAL Penelitian ini menggunakan pendekatan survei dengan metode kuantitatif. Sebanyak 117 responden, termasuk pejabat pemerintah desa dan anggota Badan ConsultatifPenelitian ini menggunakan pendekatan survei dengan metode kuantitatif. Sebanyak 117 responden, termasuk pejabat pemerintah desa dan anggota Badan Consultatif
USIUSI Perlindungan hukum bagi pelaku usaha perdagangan online sangatlah penting untuk saat ini. Sehingga banyaknya literasi yang dapat dibagikan kepada pelakuPerlindungan hukum bagi pelaku usaha perdagangan online sangatlah penting untuk saat ini. Sehingga banyaknya literasi yang dapat dibagikan kepada pelaku
LEMBAGAKITALEMBAGAKITA Studi ini meneliti lanskap pendidikan dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kolaborasi komunitas, praktik pendidikan moral, sumber daya yang tersedia,Studi ini meneliti lanskap pendidikan dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kolaborasi komunitas, praktik pendidikan moral, sumber daya yang tersedia,
UBUB (2) Severity tertinggi didapat nilai sebesar 10 pada proses pembolongan, berikutnya adalah nilai 9 pada proses pemotongan, sementara terrendah ada pada(2) Severity tertinggi didapat nilai sebesar 10 pada proses pembolongan, berikutnya adalah nilai 9 pada proses pemotongan, sementara terrendah ada pada
Useful /
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL Temuan ini mengungkapkan bahwa keberlanjutan seni tradisional tidak hanya ditentukan oleh upaya pelestarian fisik, tetapi juga oleh kemampuannya untukTemuan ini mengungkapkan bahwa keberlanjutan seni tradisional tidak hanya ditentukan oleh upaya pelestarian fisik, tetapi juga oleh kemampuannya untuk
SINOMICSJOURNALSINOMICSJOURNAL 82-3. 65 mgO2/hour) with a gas pressure of 10.05-14.56 mmHg. The accumulated results indicate that the electrical load power required for pond 1 is about82-3. 65 mgO2/hour) with a gas pressure of 10.05-14.56 mmHg. The accumulated results indicate that the electrical load power required for pond 1 is about
SINOMICSJOURNALSINOMICSJOURNAL Hasil menunjukkan bahwa gap kemiskinan memegang pola klaster terdistribusi, dengan wilayah Aceh, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, dan beberapa kepulauanHasil menunjukkan bahwa gap kemiskinan memegang pola klaster terdistribusi, dengan wilayah Aceh, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, dan beberapa kepulauan
SINOMICSJOURNALSINOMICSJOURNAL Brazil, South Korea, and Taiwan are examples. Argentine hyper-presidentialism exacerbates top-down politicization of public administration and personalistBrazil, South Korea, and Taiwan are examples. Argentine hyper-presidentialism exacerbates top-down politicization of public administration and personalist