UKSWUKSW
Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu HukumRefleksi Hukum: Jurnal Ilmu HukumPenelitian ini mencoba meluruskan kesalahpahaman dalam memahami salah satu ide dasar hukum Gustav Radbruch, yakni zweckmäßigkeit, yang kerap ditafsirkan sebagai kemanfaatan dalam nuansa utilitarianis. Dengan menggunakan metode penelitian socio‑legal untuk melihat berbagai literatur terkait Radbruch, ditemukan dua hal. Pertama, pemikiran Radbruch dibentuk oleh konteks sosial‑politik rezim Nazi, di mana hukum dijadikan alat untuk melegitimasi ketidakadilan. Kedua, zweckmäßigkeit lebih tepat dipahami sebagai kebertujuan, yang didasarkan pada pendekatan historis, kebahasaan, dan filosofis. Konsep ini menekankan bahwa hukum harus selaras dengan tujuan tertentu, sehingga berbeda dari pandangan utilitarianisme Bentham.
Penelitian ini menegaskan bahwa perkembangan pemikiran Gustav Radbruch sangat dipengaruhi oleh situasi sosial‑politik pada era Nazi dan setelah Perang Dunia II.Ia mengkritisi positivisme hukum karena memlegitimasi penindasan serta menegaskan bahwa hukum yang sangat tidak adil tidak dapat dianggap sebagai hukum.Konsep zweckmäßigkeit, yang lebih tepat dipahami sebagai kebertujuan, mengharuskan hukum diposisikan sesuai dengan tujuan moral yang lebih tinggi, bukan sekadar manfaat pragmatis.
Penelitian lanjutan dapat mempertimbangkan bagaimana penerapan konsep kebertujuan Radbruch dapat dianalisis di sistem peradilan Indonesia, khususnya dalam kasus-kasus yang melibatkan kepentingan umum dan minoritas, sehingga dapat dihasilkan panduan praktis untuk menyeimbangkan kepentingan masyarakat luas dengan perlindungan hak individu. Selanjutnya, studi komparatif antara interpretasi zweckmäßigkeit dalam konteks hukum Jerman dan Indonesia dapat mengungkapkan perbedaan budaya dan nilai normatif yang memengaruhi penerapan norma hukum, sehingga dapat memperkaya teori hukum transnasional. Terakhir, eksplorasi potensi integrasi prinsip Radbruch dalam kebijakan publik dapat membuka ruang diskusi tentang bagaimana negara dapat menegakkan keadilan substantif melalui regulasi yang lebih bersifat teleologis, bukan sekadar prosedural, sehingga menghasilkan kebijakan yang lebih adil dan berkeadilan sosial.
| File size | 500.7 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISANUNISAN Aplikasi ini mempercepat proses administrasi, mengurangi penggunaan sumber daya fisik, meningkatkan produktivitas kerja, dan memperbaiki kualitas hasilAplikasi ini mempercepat proses administrasi, mengurangi penggunaan sumber daya fisik, meningkatkan produktivitas kerja, dan memperbaiki kualitas hasil
UMPRUMPR Artikel ini bertujuan untuk meninjau efektivitas regulasi batas usia minimal 19 tahun bagi pria dan wanita serta menganalisis implikasi hukum dan sosiologisnyaArtikel ini bertujuan untuk meninjau efektivitas regulasi batas usia minimal 19 tahun bagi pria dan wanita serta menganalisis implikasi hukum dan sosiologisnya
BSIBSI K‑Means berhasil mengelompokkan sepuluh kampung di Desa Bojong berdasarkan tingkat pendidikan, dengan jumlah klaster optimal K = 7 (DBI = 0,467).K‑Means berhasil mengelompokkan sepuluh kampung di Desa Bojong berdasarkan tingkat pendidikan, dengan jumlah klaster optimal K = 7 (DBI = 0,467).
UINSAIDUINSAID com dan CNNIndonesia menunjukkan perbedaan dalam mendefinisikan masalah, mendiagnosis penyebab, memberi penilaian moral, hingga menawarkan solusi terkaitcom dan CNNIndonesia menunjukkan perbedaan dalam mendefinisikan masalah, mendiagnosis penyebab, memberi penilaian moral, hingga menawarkan solusi terkait
UNIVEDUNIVED Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran regulasi transfer pricing dalam mengurangi praktik penghindaran pajak melalui pendekatan Systematic LiteraturePenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran regulasi transfer pricing dalam mengurangi praktik penghindaran pajak melalui pendekatan Systematic Literature
UMSUUMSU Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan strategi advokasi Majelis Pelayanan Sosial menggunakan metode komunikasiPenelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan strategi advokasi Majelis Pelayanan Sosial menggunakan metode komunikasi
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Sedangkan tipe kepemimpinan yang dianut pada Pondok pesantren atau boarding school di Kota Cirebon mencakup dua tipe kepemimpinan, yaitu Kepemimpinan PaternalisitikSedangkan tipe kepemimpinan yang dianut pada Pondok pesantren atau boarding school di Kota Cirebon mencakup dua tipe kepemimpinan, yaitu Kepemimpinan Paternalisitik
UNDIKSHAUNDIKSHA Implikasi dari penelitian ini adalah dengan adanya Pancasila sebagai pegangan seluruh rakyat Indonesia maka diyakini bahwa Hak Asasi Manusia akan selaluImplikasi dari penelitian ini adalah dengan adanya Pancasila sebagai pegangan seluruh rakyat Indonesia maka diyakini bahwa Hak Asasi Manusia akan selalu
Useful /
BSIBSI Metode ini banyak dijumpai pada saat berbelanja online di berbagai platform e-commerce dengan memberikan potongan harga dalam bentuk cashback yang sangatMetode ini banyak dijumpai pada saat berbelanja online di berbagai platform e-commerce dengan memberikan potongan harga dalam bentuk cashback yang sangat
BSIBSI Dengan adanya aplikasi desa wisata dapat digunakan untuk melihat informasi mengenai secara detail yang ada di Indonesia. Dengan adanya fitur pemesananDengan adanya aplikasi desa wisata dapat digunakan untuk melihat informasi mengenai secara detail yang ada di Indonesia. Dengan adanya fitur pemesanan
BSIBSI Pencatatan manual juga menghambat efektivitas serta efisiensi dalam proses pengelolaan dan pelaporan aset. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sertaPencatatan manual juga menghambat efektivitas serta efisiensi dalam proses pengelolaan dan pelaporan aset. Penelitian ini bertujuan untuk merancang serta
UMSUUMSU Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna sebuah lagu sebagai alat kritik, dengan fokus pada lagu Gugatan Rakyat Semesta yang mengajak masyarakatPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna sebuah lagu sebagai alat kritik, dengan fokus pada lagu Gugatan Rakyat Semesta yang mengajak masyarakat