169169

LAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media RekamLAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam

Karya film ini mengisahkan sebuah kehidupan sederhana dari seorang dalang wayang kulit, yang lebih dikenal dengan dalang wayang garing. Kenyataan bahwa kebutuhan hidup tidak pernah berakhir maka, Kajali tetap bertahan dengan ketiadaannya, menjadi dalang sebagai satu-satunya mata pencaharian Kajali. Kini, tidak banyak kesenian tradisi yang mampu bertahan kokoh. Kajali, satu dari sekian gelintir yang masih mencoba melestarikan sebuah warisan budaya yang diturunkan oleh leluhurnya. Pengemasan film dokumenter ini, disesuaikan berdasarkan cerita nyata yang utuh, sehingga penonton diharapkan mampu melihat sisi kehidupan yang berbeda dari sosok dalang pada umumnya. Sebagai seorang dalang, dia memanfaatkan potensinya, yakni potensi humor yang tinggi serta potensi komunikasi yang baik terhadap penonton sebagai kunci sukses pertunjukannya. Semoga paparan perjuangan sang dalang dalam dokumenter ini dapat memberi inspirasi berbagai kalangan untuk memberikan perhatian menghidupkan kembali aset budaya yang nasibnya miris dan terancam hilang tanpa generasi yang mewarisinya.

Film dokumenter ini menyoroti perjuangan dan dedikasi Kajali, dalang wayang garing, dalam mempertahankan warisan budaya yang hampir punah.Kajali menunjukkan bahwa dengan menggunakan humor dan komunikasi yang baik, ia dapat memikat penonton meski menghadapi keterbatasan sumber daya.Akhirnya, film ini menggugah kesadaran akan pentingnya melestarikan seni tradisional agar tidak hilang dilupakan generasi berikutnya.

Untuk memperkuat upaya pelestarian Wayang Garing, penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas program pendidikan seni tradisional di sekolah-sekolah daerah untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap dalang; selanjutnya, studi komparatif antara dokumenter seperti Kajali dengan media digital interaktif dapat mengevaluasi peran teknologi dalam mempermudah akses dan pemahaman publik terhadap seni wayang; akhirnya, penelitian yang memfokuskan pada model pembiayaan berkelanjutan, seperti koperasi patronase, dapat menguji keberlanjutan ekonomi bagi dalang dengan memanfaatkan platform crowdfunding dan kebijakan pemerintah daerah, sehingga menciptakan ekosistem yang mendukung kesejahteraan dalang dan pelestarian budaya secara sistemik.

Read online
File size303.95 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test