UWKSUWKS

CALVARIA MEDICAL JOURNALCALVARIA MEDICAL JOURNAL

Latar belakang: Meningkatkan imunisasi ke anak bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi sebagai salah satu pendekatan. Penggunaan teknologi dalam intervensi menunjukkan hasil yang positif dalam hal peningkatan kepatuhan waktu pada imunisasi. Tujuan: Mengetahui apakah penggunaan teknologi informasi efektif dalam meningkatkan kehadiran balita dan orang tua untuk imunisasi di Puskesmas. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang akan disebarkan secara langsung pada seluruh orang tua dengan bayi berusia 0-18 bulan yang melakukan imunisasi di Puskesmas Wasior. Kesimpulan: Dapat disimpulkan terdapat hubungan antara penggunaan teknologi informasi berbasis seluler dengan peningkatan kehadiran imunisasi.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara penggunaan teknologi informasi berbasis seluler dengan peningkatan kehadiran imunisasi di Puskesmas Wasior.Sebagian besar orang tua yang berpartisipasi dalam penelitian ini berusia antara 17-25 tahun, memiliki pendapatan rendah, dan bekerja sebagai ibu rumah tangga.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya memanfaatkan teknologi seluler untuk meningkatkan akses dan kepatuhan terhadap imunisasi, terutama di daerah dengan keterbatasan sumber daya.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi jenis intervensi teknologi seluler yang paling efektif dalam meningkatkan kehadiran imunisasi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia orang tua, tingkat pendidikan, dan aksesibilitas teknologi. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran kader kesehatan dalam mempromosikan penggunaan teknologi seluler untuk imunisasi, serta memberikan pelatihan yang memadai kepada kader untuk memanfaatkan teknologi tersebut secara efektif. Ketiga, penting untuk melakukan studi kualitatif untuk memahami lebih dalam persepsi dan pengalaman orang tua terkait penggunaan teknologi seluler untuk imunisasi, termasuk hambatan dan tantangan yang mungkin mereka hadapi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif untuk merancang program imunisasi yang lebih efektif dan inklusif, serta meningkatkan cakupan imunisasi di masyarakat.

  1. Social-political and vaccine related determinants of COVID-19 vaccine hesitancy in Tanzania: A qualitative... journals.plos.org/globalpublichealth/article?id=10.1371/journal.pgph.0002010Social political and vaccine related determinants of COVID 19 vaccine hesitancy in Tanzania A qualitative journals plos globalpublichealth article id 10 1371 journal pgph 0002010
  2. Full article: Can mobile technologies improve on-time vaccination? A study piloting maternal use of ImmunizeCA,... tandfonline.com/doi/full/10.1080/21645515.2016.1194146Full article Can mobile technologies improve on time vaccination A study piloting maternal use of ImmunizeCA tandfonline doi full 10 1080 21645515 2016 1194146
  3. Prevalence of caregiver hesitancy for vaccinations in children and its associated factors: A systematic... doi.org/10.1371/journal.pone.0302379Prevalence of caregiver hesitancy for vaccinations in children and its associated factors A systematic doi 10 1371 journal pone 0302379
  4. Knowledge, Attitudes, Intentions and Vaccine Hesitancy among Postpartum Mothers in a Region from the... mdpi.com/2076-393X/11/12/1736Knowledge Attitudes Intentions and Vaccine Hesitancy among Postpartum Mothers in a Region from the mdpi 2076 393X 11 12 1736
Read online
File size429.62 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test