UNESAUNESA
Lex Favor ReoLex Favor ReoPenelitian ini mengkaji struktur hukum damnum incertum (kerugian yang tidak pasti) dalam Pasal 27A Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dengan fokus pada implikasinya terhadap kepastian hukum dan kebebasan berekspresi digital. Penelitian ini juga menyelidiki bagaimana keraguan sekitar unsur kerugian memicu ketidakpastian interpretatif dan menimbulkan kekhawatiran atas pelanggaran hak konstitusional. Penelitian ini didasarkan pada doktrin kepastian hukum dan prinsip proporsionalitas dalam pembatasan hak asasi manusia. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan statuta dan konsep, dengan menggali legislasi, dokumen pemerintah, dan sumber akademik. Temuan menunjukkan bahwa istilah menuduh sesuatu dan kerugian dalam Pasal 27A UU ITE tidak memiliki definisi yang jelas, memungkinkan penegakan hukum yang luas dan meredam ekspresi digital. Ketidakjelasan ini merusak kepastian hukum dan proporsionalitas, karena sanksi dikenakan tanpa standar objektif kerugian, sehingga pembatasan ekspresi tidak proporsional dan potensial merugikan diskursus publik.
Berdasarkan analisis Pasal 27A UU ITE Nomor 1 Tahun 2024, konsep damnum incertum (kerugian yang tidak pasti) dalam ketentuan tersebut masih menimbulkan ketidakpastian hukum dan berpotensi mengancam kebebasan berekspresi.Ketidakjelasan parameter kerugian - baik dalam hal definisi, bentuk, dan tingkat - telah menciptakan ruang untuk interpretasi ganda yang dapat disalahgunakan untuk kepentingan politik atau bisnis.Praktek penegakan hukum yang ada menunjukkan kecenderungan menggunakan pasal ini secara represif terhadap kritik yang sebenarnya sah dalam konteks demokrasi.Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa masalah ini dapat diatasi melalui penyempurnaan parameter kerugian yang lebih komprehensif.(1) pembedaan tegas antara kerugian materiil dan immateriil dengan indikator yang dapat diukur, (2) pembedaan jelas antara pernyataan faktual dan opini, (3) pertimbangan konteks komunikasi secara keseluruhan, (4) mekanisme pembuktian kerugian yang ketat, dan (5) pengecualian kasus yang berada dalam kepentingan publik.Pengalaman hukum komparatif dari berbagai negara maju menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu menciptakan keseimbangan antara perlindungan nama baik dan kebebasan berekspresi.Sehingga, UU ITE dapat berfungsi sebagai instrumen perlindungan publik di era digital tanpa mengorbankan hak konstitusional warga negara, sambil menjaga dinamika diskursus publik yang sehat sebagai pilar demokrasi Indonesia.
Untuk mengatasi ketidakjelasan parameter kerugian dalam Pasal 27A UU ITE Nomor 1 Tahun 2024, pemerintah dan pemangku kepentingan yang relevan harus segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mengklarifikasi parameter kerugian. Hal ini dapat dilakukan melalui penyusunan peraturan pelaksana yang mendefinisikan secara rinci bentuk dan indikator damnum incertum, serta membedakan antara kerugian materiil dan immateriil. Selain itu, Mahkamah Agung dan institusi yudisial lainnya diharapkan mengembangkan yurisprudensi yang konsisten untuk membimbing penegak hukum dalam menafsirkan pasal ini secara proporsional dan non-represif. Legislatif juga perlu mempertimbangkan revisi lebih lanjut untuk memperkuat perlindungan kebebasan berekspresi. Dalam jangka panjang, pelatihan dan sosialisasi kepada penegak hukum dan masyarakat luas diperlukan agar implementasi pasal ini tidak menyimpang dari prinsip-prinsip negara hukum dan demokrasi yang menegakkan hak asasi manusia.
- Analisis Tentang Pencemaran Nama Baik dan Penyalahgunaan Hak Kebebasan Berpendapat di Media Sosial |... ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/analogihukum/article/view/3819Analisis Tentang Pencemaran Nama Baik dan Penyalahgunaan Hak Kebebasan Berpendapat di Media Sosial ejournal warmadewa ac index php analogihukum article view 3819
- Evaluasi Kebijakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik di Indonesia; Potret Bibliometric... ojs.stiami.ac.id/index.php/transparansi/article/view/3709Evaluasi Kebijakan Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik di Indonesia Potret Bibliometric ojs stiami ac index php transparansi article view 3709
| File size | 427.07 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Implementasi transaksi jual beli daring oleh anak di bawah umur menurut KUHPerdata tidak sepenuhnya sah karena dapat dibatalkan akibat tidak terpenuhinyaImplementasi transaksi jual beli daring oleh anak di bawah umur menurut KUHPerdata tidak sepenuhnya sah karena dapat dibatalkan akibat tidak terpenuhinya
SARI MUTIARASARI MUTIARA Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan ibu, yang menyebabkan pemberian MP-ASI dini karena anggapan bayi lapar atau ASI tidak mencukupi,Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan ibu, yang menyebabkan pemberian MP-ASI dini karena anggapan bayi lapar atau ASI tidak mencukupi,
SARI MUTIARASARI MUTIARA Strategi guru dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar melalui penerapan model dan metode pembelajaran yang beragam. Faktor seperti pemberianStrategi guru dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar melalui penerapan model dan metode pembelajaran yang beragam. Faktor seperti pemberian
SARI MUTIARASARI MUTIARA Pemahaman dalam menulis dan membaca berita dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam menyebarkan informasi. Di dunia pendidikan, berita telah menjadi bahanPemahaman dalam menulis dan membaca berita dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam menyebarkan informasi. Di dunia pendidikan, berita telah menjadi bahan
UNUSIAUNUSIA Antara lain, terkait pembayaran, garansi, pengumpulan dan penggunaan data pribadi, perlindungan hak cipta, serta kewajiban perpajakan. Selain itu, persoalanAntara lain, terkait pembayaran, garansi, pengumpulan dan penggunaan data pribadi, perlindungan hak cipta, serta kewajiban perpajakan. Selain itu, persoalan
UNIRAYAUNIRAYA Hal ini sesuai dengan Keputusan Bersama Nomor 229 Tahun 2021, 154 Tahun 2021, dan KB/2/VI/2021 dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Jaksa Agung,Hal ini sesuai dengan Keputusan Bersama Nomor 229 Tahun 2021, 154 Tahun 2021, dan KB/2/VI/2021 dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Jaksa Agung,
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Beberapa kasus di Indonesia menunjukkan modus yang beragam, seperti penggunaan tautan palsu yang menyerupai situs bank hingga penyebaran malware melaluiBeberapa kasus di Indonesia menunjukkan modus yang beragam, seperti penggunaan tautan palsu yang menyerupai situs bank hingga penyebaran malware melalui
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Kerangka teori: Dasar penelitian ini terletak pada teori hukum siber, yang berupaya menciptakan strategi hukum untuk mengatasi kejahatan siber dan menjagaKerangka teori: Dasar penelitian ini terletak pada teori hukum siber, yang berupaya menciptakan strategi hukum untuk mengatasi kejahatan siber dan menjaga
Useful /
UNESAUNESA Studi ini meninjau kerangka hukum dan mekanisme penegakan terkait pencemaran laut akibat tumpahan asfalt, khususnya kasus MT AASHI di Laut Nias. FokusnyaStudi ini meninjau kerangka hukum dan mekanisme penegakan terkait pencemaran laut akibat tumpahan asfalt, khususnya kasus MT AASHI di Laut Nias. Fokusnya
UNESAUNESA Penelitian ini bertujuan memetakan bukti ilmiah terkini (2018–2025) mengenai aktivitas kosmetik dan dermatologis tanaman tradisional, mengidentifikasiPenelitian ini bertujuan memetakan bukti ilmiah terkini (2018–2025) mengenai aktivitas kosmetik dan dermatologis tanaman tradisional, mengidentifikasi
SARI MUTIARASARI MUTIARA 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, sementara 2% lainnya menyatakan mengerti karena sering membaca berita terkait. Setelah sosialisasi,11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, sementara 2% lainnya menyatakan mengerti karena sering membaca berita terkait. Setelah sosialisasi,
UNDIPUNDIP Berdasarkan hasil pengujian terhadap citra uji diperoleh rasio pemampatan citra maksimal sebesar 173,26 dan minimal 3,05 kali lebih kecil dibandingkanBerdasarkan hasil pengujian terhadap citra uji diperoleh rasio pemampatan citra maksimal sebesar 173,26 dan minimal 3,05 kali lebih kecil dibandingkan