ITNITN
JURNAL FLYWHEELJURNAL FLYWHEELLas Gesek atau Friction Welding adalah metode pengelasan yang mengandalkan gesekan antara dua bahan logam yang saling bertemu pada bagian ujungnya dan menghasilkan percikan api, karena gesekan itu sehingga struktur pada bagian logam tersebut berada di titik leleh dan menghasilkan penyambungan antara dua buah logam. Kelebihan Las Gesek ini adalah tidak perlu menggunakan logam pengisi seperti elektroda atau stik yang digunakan pada pengelasan lainnya. Pada penelitian kali ini, pengelasan gesek dilakukan untuk aplikasi spring pin pada mobil menggunakan mesin las gesek prototype dengan variasi penekan 5 Bar, 6 Bar, dan 7 Bar, putaran spindel 4953 rpm, pemanasan awal 30 detik, waktu pengelasan 60 detik, dan material baja ST 42. Pengujian tarik dan struktur mikro dilakukan untuk menilai perubahan sifat mekanik pada material ST 42. Hasil maksimal nilai tarik mencapai 29,87 kgf/mm², menunjukkan bahwa pengelasan gesek dengan baja ST 42 dapat menjadi alternatif pengganti proses tradisional dan dapat digunakan sebagai bahan spring pin mobil.
Penekanan hidrolis 7 Bar memberikan kekuatan tarik tertinggi pada sambungan las, sedangkan penekanan 6 Bar menghasilkan keuletan terbaik pada area las.Pada area HAZ, penekanan 7 Bar juga menghasilkan keuletan terbaik.Selain itu, perubahan mikrostruktur berupa peningkatan perlit dan penurunan ferit di zona las berkontribusi pada peningkatan ketangguhan material.
Pertama, penelitian dapat dilengkapi dengan analisis distribusi tempering di zona HAZ menggunakan teknik pengukuran kekerasan nano agar lebih detail. Kedua, uji fatigue pada spring pin yang telah disambung menggunakan las gesek dapat diujikan untuk menilai umur pakai di kondisi real‑time kendaraan. Ketiga, metode proses dengan kontrol suhu kedalaman pengelasan yang lebih presisi dapat dieksplorasi, misalnya melalui pemantauan suhu real‑time menggunakan sensor infra‑red, guna menentukan batas optimal tekanan dan waktu yang memaksimalkan sifat mekanik sambungan.
| File size | 263.1 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI dan Untuk proses pemanasan alat ini dilengkapi dengan heater elemen 220V 400W yang dikontrol melalui Solid State Relay (SSR), sehingga suhu dapat dikendalikandan Untuk proses pemanasan alat ini dilengkapi dengan heater elemen 220V 400W yang dikontrol melalui Solid State Relay (SSR), sehingga suhu dapat dikendalikan
USMUSM Penggunaan metode logika fuzzy dengan pendekatan Mamdani dan Tsukamoto menunjukkan hasil yang berbeda, di mana fuzzy Mamdani lebih responsif terhadap perubahanPenggunaan metode logika fuzzy dengan pendekatan Mamdani dan Tsukamoto menunjukkan hasil yang berbeda, di mana fuzzy Mamdani lebih responsif terhadap perubahan
UNIKOMUNIKOM Pengukuran QoS menunjukkan nilai rata-rata delay sekitar 22,75 ms, jitter rata-rata sekitar 3,57 ms, dan packet loss rata-rata sekitar 0. 04% untuk panggilanPengukuran QoS menunjukkan nilai rata-rata delay sekitar 22,75 ms, jitter rata-rata sekitar 3,57 ms, dan packet loss rata-rata sekitar 0. 04% untuk panggilan
UNIKOMUNIKOM Tinjauan ini memberikan gambaran komprehensif tentang aplikasi, sejarah, evolusi, tantangan, dan tren masa depan PLC dalam otomatisasi industri, menegaskanTinjauan ini memberikan gambaran komprehensif tentang aplikasi, sejarah, evolusi, tantangan, dan tren masa depan PLC dalam otomatisasi industri, menegaskan
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Oleh karena itu, untuk mengjaga kestabilan pemanas di butuhkan pengontrolan yang tepat dalam metode pemanasan bertahap. Alat pemanas dirancang untuk mengefisiensikanOleh karena itu, untuk mengjaga kestabilan pemanas di butuhkan pengontrolan yang tepat dalam metode pemanasan bertahap. Alat pemanas dirancang untuk mengefisiensikan
NURISNURIS Hasil membandingkan distilasi menggunakan metode dan tanpa metode (manual). Pengujian menunjukkan bahwa jumlah minyak yang dihasilkan dengan metode sebesarHasil membandingkan distilasi menggunakan metode dan tanpa metode (manual). Pengujian menunjukkan bahwa jumlah minyak yang dihasilkan dengan metode sebesar
SARI MUTIARASARI MUTIARA Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan alat Roller Mixer di rumah sakit dan laboratorium, serta kurangnyaProgram Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan alat Roller Mixer di rumah sakit dan laboratorium, serta kurangnya
ISASISAS Data sensor diproses oleh mikrokontroler ESP32 dan dikirim ke platform cloud Blynk melalui koneksi internet dan ditampilkan pada LCD. Pengujian sistemData sensor diproses oleh mikrokontroler ESP32 dan dikirim ke platform cloud Blynk melalui koneksi internet dan ditampilkan pada LCD. Pengujian sistem
Useful /
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Temuan ini menunjukkan potensi aplikasi komposit serat daun nanas sebagai material ramah lingkungan yang ringan dan kuat untuk industri otomotif dan konstruksiTemuan ini menunjukkan potensi aplikasi komposit serat daun nanas sebagai material ramah lingkungan yang ringan dan kuat untuk industri otomotif dan konstruksi
STT KADESISTT KADESI Latar belakang tersebut antara lain: latar belakang usia pendidikan, ekonomi, suku, dan lama ikut PPA. Untuk itu peneliti menulis disertasi yang berjudul:Latar belakang tersebut antara lain: latar belakang usia pendidikan, ekonomi, suku, dan lama ikut PPA. Untuk itu peneliti menulis disertasi yang berjudul:
UBTUBT Terdapat beberapa kendala utama yang dihadapi oleh kedua UKM, antara lain terbatas atau manualnya peralatan yang digunakan untuk menghasilkan produk, kurangnyaTerdapat beberapa kendala utama yang dihadapi oleh kedua UKM, antara lain terbatas atau manualnya peralatan yang digunakan untuk menghasilkan produk, kurangnya
UBTUBT Faktor pendukung program PPK adalah aspek pemahaman program, meningkatkan kemampuan dan pengalaman menyelenggarakan merupakan faktor pendukung sedangkanFaktor pendukung program PPK adalah aspek pemahaman program, meningkatkan kemampuan dan pengalaman menyelenggarakan merupakan faktor pendukung sedangkan