UBTUBT

Jurnal Pengabdian Masyarakat BorneoJurnal Pengabdian Masyarakat Borneo

Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) merupakan usaha untuk menumbuhkan minat mahasiswa berwirausaha. Peran perguruan tinggi dalam mempersiapkan wirausaha pada hakikatnya persiapan kader wirausaha dalam segi penempaan karakter wirausaha. Dengan maksud lain, persiapan mahasiswa untuk melaksanakan wirausaha terletak pada penempaan semua daya kekuatan pribadi mahasiswa itu untuk menjadikannya dinamis dan kreatif, di samping mampu berusaha untuk hidup maju dan berprestasi, mengasah jiwa wirausaha, meningkatkan soft skill dengan terlibat langsung di dunia kerja, dan berani membuka usaha serta cakap, terampil menumbuhkan sense of business sehingga tercipta wirausaha muda potensial berbasis ipteks. Evaluasi kegiatan ini berfungsi memberi gambaran terhadap obyek yang diteliti melalui pengumpulan data terhadap populasi. Data diperoleh dari hasil kuisioner, wawancara dan observasi langsung di lapangan terhadap obyek penelitian. Sumber data adalah pengelola kegiatan PPK, dosen pembimbing kelompok usaha (tenant), dan mahasiswa kelompok usaha (tenant). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dengan penyajian data menggunakan pictogram, rata-rata (mean), simpangan baku (standart deviasi), skor maksimum dan minimum. Hasil akhir pelaksanaan program PPK adalah 1) pengelolaan administrasi rerata 3,143 kategori baik. 2) pelaksanaan kegiatan rerata 3,452 kategori baik. 3) pencapaian tujuan rerata 3,193 kategori baik. 4) tindak lanjut pendampingan program rerata 3,578 kategori baik. Faktor pendukung program PPK adalah aspek pemahaman program, meningkatkan kemampuan dan pengalaman menyelenggarakan merupakan faktor pendukung sedangkan fakor penghambat adalah dana block grant yang diberikan pemerintah lambat, waktu yang kurang, minimnya dana stimulan untuk membuka usaha, sulitnya mencari sumber dana dari tempat lain.

Kesimpulan yang dapat diambil berdasarkan penelitian dan pembahasan adalah sebagai berikut.1) Pengelolaan administrasi program, pelaksanaan program, tindak lanjut pendampingan dan pencapaian tujuan (output) program PPK di IST AKPRIND pada kategori baik.2) Keberlanjutan program PPK AKPRIND ditindak lanjuti tim PPK dibawah koordinasi Lembaga Pengembangan Kompetensi dan Karir AKPRIND yang terdapat pusat pengembangan teknologi tepat guna dan kewirausahaan melalui beberapa kebijakan dan program teknis, sehingga tenant-tenat sudah mandiri terpantau dan berkembang.3) Faktor pendukung program PPK adalah aspek sumber daya manusia yang terdiri dari pemahaman program, kemampuan dan pengalaman menyelenggarakan merupakan faktor pendukung, sedangkan sebagai fakor penghambat adalah kurang memadai jaringan akses internet dan buku-buku pendukung.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas model PALS dalam menumbuhkan jiwa wirausaha pada mahasiswa, dengan fokus pada identifikasi faktor-faktor kunci yang memengaruhi keberhasilan implementasi model tersebut. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak program PPK terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi lokal, dengan melibatkan data sekunder dan survei terhadap alumni PPK. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana perguruan tinggi dapat menjalin kemitraan yang lebih erat dengan dunia usaha, sehingga program kewirausahaan dapat lebih relevan dengan kebutuhan pasar dan memberikan bekal yang lebih praktis bagi mahasiswa.

Read online
File size2.11 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test