ALMAATAALMAATA

Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)

Peningkatan prevalensi obesitas disebabkan oleh adanya ketidakseimbangan antara masukan energi dengan keluaran energi. Aktivitas fisik pada anak-anak baik di sekolah maupun di rumah berperan penting dalam penentuan status gizi anak, termasuk risiko terjadinya obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada anak Sekolah Dasar Negeri Ngebel, Tamantirto Kasihan Bantul. Hasil analisis menunjukkan aktivitas fisik memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian obesitas pada anak dengan nilai p value 0,009 (<0,05) dengan nilai OR 5,69 (95% CI: 1,42-22,65), dengan kata lain anak yang melakukan aktivitas sedang-berat ≤1 jam/hari berpeluang 5 kali lebih besar untuk mengalami obesitas daripada anak dengan aktivitas sedang-berat >1 jam/hari. Aktivitas fisik memiliki hubungan secara bermakna dengan obesitas.

Aktivitas fisik memiliki hubungan secara bermakna dengan obesitas.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas.Anak yang melakukan aktivitas sedang-berat ≤1 jam/hari berpeluang 5 kali lebih besar untuk mengalami obesitas daripada anak dengan aktivitas sedang-berat >1 jam/hari.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap obesitas pada anak sekolah dasar, seperti pola makan, kualitas tidur, dan faktor genetik. Hal ini penting untuk memahami secara komprehensif penyebab obesitas dan mengembangkan intervensi yang lebih efektif. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk menguji hubungan kausal antara aktivitas fisik dan obesitas pada anak sekolah dasar. Dengan mengikuti perkembangan anak selama periode waktu tertentu, peneliti dapat lebih yakin bahwa aktivitas fisik memang berperan dalam mencegah atau mengurangi risiko obesitas. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman anak sekolah dasar, orang tua, dan guru terkait aktivitas fisik dan obesitas. Pemahaman yang lebih mendalam tentang perspektif mereka dapat membantu dalam merancang program intervensi yang lebih relevan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

  1. Aktivitas fisik berhubungan dengan kejadian obesitas pada anak Sekolah Dasar | Jurnal Gizi dan Dietetik... doi.org/10.21927/ijnd.2016.4(3).123-128Aktivitas fisik berhubungan dengan kejadian obesitas pada anak Sekolah Dasar Jurnal Gizi dan Dietetik doi 10 21927 ijnd 2016 4 3 123 128
Read online
File size165.86 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test