UGMUGM

Berkala Ilmiah BiologiBerkala Ilmiah Biologi

Kupu‑kupu (Lepidoptera) berperan penting sebagai penyerbuk dan bioindikator kualitas lingkungan. Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) UIN KHAS Jember mengalami perubahan area hutan menjadi lahan pertanian dan perkebunan sayuran, sehingga data keanekaragaman hayati diperlukan sebagai dasar pengelolaan kawasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis keanekaragaman kupu‑kupu dan tumbuhan pakannya melalui survei jelajah lapangan. Sebanyak 546 individu dari 31 spesies dan lima famili ditemukan, dengan Nymphalidae sebagai famili terbanyak serta Eurema hecabe dan Ypthima pandocus sebagai spesies dominan. Indeks keanekaragaman menunjukkan tingkat sedang (H=2,45), dengan kemerataan rendah (E=0,37) dan dominansi tinggi (D=0,87). Selain itu, sebanyak 20 spesies tumbuhan pakan dari 12 famili, terutama Asteraceae dan Verbenaceae dapat dijumpai di area ini. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun terfragmentasi, KHDTK UIN KHAS Jember masih menjadi habitat penting bagi kupu‑kupu. Diperlukan upaya konservasi seperti penanaman tumbuhan inang dan pengelolaan vegetasi berkelanjutan untuk menjaga stabilitas komunitas penyerbuk.

KHDTK UIN KHAS Jember memiliki tingkat keanekaragaman kupu‑kupu dengan kategori keanekaragaman sedang (H=2,45), kemerataan rendah dan dominasi tinggi.Famili kupu‑kupu yang ditemukan paling banyak adalah famili Nymphalidae dan spesies yang paling banyak ditemukan adalah Eurema hecabe, Ypthima pandocus, Mycalesis horsfieldi, dan Mycalesis moorei.Terdapat setidaknya 20 spesies tumbuhan pakan dari 12 famili yang dapat dijumpai di KHDTK UIN KHAS Jember.Temuan ini dapat dijadikan dasar strategi pengelolaan dan konservasi kawasan yang tepat berkelanjutan.Perlu penelitian lanjutan tentang keanekaragaman kupu‑kupu berdasarkan periode dan musim serta ketertarikan dengan tumbuhan inangnya.

Penelitian lanjutan perlu fokus pada analisis temporal keanekaragaman kupu‑kupu dan tumbuhan pakan di KHDTK, menilai perubahan komposisi komunitas antar musim dan tahun, serta mengkaji dampak jangka panjang fragmentasi habitat terhadap populasi spesifik. Selain itu, studi mendalam tentang preferensi host plant oleh spesies-spesies dominan dapat mengungkap hubungan mutualistik kritis yang mendukung konservasi spesifik, sehingga dapat dirancang program penanaman inang yang optimal. Penelitian terpadu yang menggabungkan pemetaan habitat vegetasi, monitoring populasi kupu‑kupu, dan analisis perubahan penggunaan lahan akan memberikan basis ilmiah kuat untuk rencana pengelolaan berkelanjutan dan kebijakan kebun hijau di sekitar KHDTK. .

  1. Diversity of Butterflies in Ledokombo Hillocks Jember, East Java, Indonesia | Mubarok | Journal of Tropical... journal.ugm.ac.id/jtbb/article/view/77655Diversity of Butterflies in Ledokombo Hillocks Jember East Java Indonesia Mubarok Journal of Tropical journal ugm ac jtbb article view 77655
  2. The Diversity of Butterflies (Lepidoptera) and Their Nectar Plants in the Forest Area for Special Purposes... doi.org/10.22146/bib.v16i3.25032The Diversity of Butterflies Lepidoptera and Their Nectar Plants in the Forest Area for Special Purposes doi 10 22146 bib v16i3 25032
  3. European Journal of Entomology: One variable species or multiple cryptic? Mitochondrial phylogeny of... doi.org/10.14411/eje.2011.068European Journal of Entomology One variable species or multiple cryptic Mitochondrial phylogeny of doi 10 14411 eje 2011 068
Read online
File size402.74 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test