UGMUGM
Berkala Ilmiah BiologiBerkala Ilmiah BiologiWilayah pesisir Papua seperti di Kabupaten Waropen memiliki keanekaragaman hayati dan kearifan lokal yang unik, terutama dalam pengelolaan sumber daya alam wilayah pesisir dan laut. Namun, tradisi lokal yang berkaitan dengan pemanfaatan dan pelestarian ekosistem mangrove belum banyak dieksplorasi secara ilmiah. Tujuan penelitian: pertama, mendeskripsikan secara detail mengenai tradisi Pembuidau dan Kandeko yang diterapkan oleh Masyarakat Mambui dalam pengelolaan ekosistem mangrove; kedua, mengidentifiksi aspek etnokonservasi jenis tumbuhan mangrove yang dimanfaatkan masyarakat. Penelitian dilaksanakan di Kampung Mambui, Distrik Urifaisey Kabupaten Waropen pada bulan Desember 2022. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Sampel dipilih secara purposive, yaitu 30 orang responden yang memiliki pengetahuan mendalam tentang tradisi Pembuidau dan Kandeko. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan pedoman wawancara, observasi lapangan dan dokumentasi berupa foto dan catatan lapangan. Prosedur analisis data dilakukan untuk mengidentifikasi pemanfaatan tumbuhan mangrove dan praktik tradisional yang mendukung pelestatrian ekosisitem tersebut. Hasil penelitian menunjukkan Tradisi Pembuidau dan Kandeko merupakan kearifan lokal masyarakat Mambui meliputi pengelolaan ekosistem mangrove berupa pembersihan tempat dan penanaman tumbuhan mangrove. Terdapat tujuh jenis tumbuhan mangrove yang dimanfaatkan masyarakat, mencakup bagian daun, batang, akar dan buah. Kesimpulan penelitian ini, tradisi Pembuidau dan Kandeko merupakan bentuk kearifan lokal Masyarakat dalam upaya etnokonservasi tumbuhan mangrove. Rekomendasinya perlu pelestarian tradisi ini untuk menjaga ekosistem tumbuhan mangrove.
Tradisi Pembuidau dan Kandeko merupakan kearifan lokal masyarakat Mambui meliputi pengelolaan ekosistem mangrove berupa pembersihan tempat dan penanaman tumbuhan mangrove.Terdapat tujuh jenis tumbuhan mangrove yang dimanfaatkan masyarakat, mencakup bagian daun, batang, akar dan buah.Kesimpulan penelitian ini, tradisi Pembuidau dan Kandeko merupakan bentuk kearifan lokal Masyarakat dalam upaya etnokonservasi tumbuhan mangrove.Rekomendasinya perlu pelestarian tradisi ini untuk menjaga ekosistem tumbuhan mangrove.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang tradisi Pembuidau dan Kandeko, termasuk menganalisis aspek-aspek sosial, budaya, dan lingkungan yang terkait dengan tradisi ini. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang pemanfaatan tumbuhan mangrove oleh masyarakat Mambui, termasuk identifikasi spesies mangrove yang digunakan dan manfaatnya bagi masyarakat. Penelitian juga dapat dilakukan untuk memahami bagaimana tradisi Pembuidau dan Kandeko dapat diintegrasikan dengan praktik konservasi modern, sehingga dapat meningkatkan pelestarian ekosistem mangrove di wilayah tersebut.
- Pengetahuan Tradisional Masyarakat Papua dalam Mengenali, Mengklasifikasi dan Memanfaatkan Pandan Buah... doi.org/10.31957/jbp.42Pengetahuan Tradisional Masyarakat Papua dalam Mengenali Mengklasifikasi dan Memanfaatkan Pandan Buah doi 10 31957 jbp 42
- Rhizophoraceae Flower and Fruit Morphology as Evidence of Resilience of Mangrove Revegetation in Lembar... jurnalfkip.unram.ac.id/index.php/JBT/article/view/4345Rhizophoraceae Flower and Fruit Morphology as Evidence of Resilience of Mangrove Revegetation in Lembar jurnalfkip unram ac index php JBT article view 4345
- Abanfan matilon, a local wisdom in marine ethnoconservation system on the coast of Liki Island, Sarmi... doi.org/10.13057/biodiv/d240909Abanfan matilon a local wisdom in marine ethnoconservation system on the coast of Liki Island Sarmi doi 10 13057 biodiv d240909
- Tradisi Pembuidau Dan Kandeko Di Kampung Mambui Distrik Urifaisey, Kabupaten Waropen, Papua Dalam Pelaksanaan... journal.ugm.ac.id/v3/bib/article/view/17020Tradisi Pembuidau Dan Kandeko Di Kampung Mambui Distrik Urifaisey Kabupaten Waropen Papua Dalam Pelaksanaan journal ugm ac v3 bib article view 17020
| File size | 175.02 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
DDIPOLMANDDIPOLMAN Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan, dapat diketahui bahwa usaha pembuatan tali kapal dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat maupun dalamBerdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan, dapat diketahui bahwa usaha pembuatan tali kapal dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat maupun dalam
IPBIPB Hutan mangrove merupakan ekosistem pesisir yang vital, mendukung biodiversitas dan memberikan layanan ekologis kunci, terutama di daerah tropis. Di Pekalongan,Hutan mangrove merupakan ekosistem pesisir yang vital, mendukung biodiversitas dan memberikan layanan ekologis kunci, terutama di daerah tropis. Di Pekalongan,
UIBUUIBU The water temperature and pH of the Amprong River fall within the normal range, providing suitable conditions for macroinvertebrates. A total of 13 macroinvertebrateThe water temperature and pH of the Amprong River fall within the normal range, providing suitable conditions for macroinvertebrates. A total of 13 macroinvertebrate
PUBMEDIAPUBMEDIA Energi gelombang bulanan melebihi 1. 200 J m⁻², sedangkan kepadatan energi gelombang harian mencapai hingga 3. 000 J m⁻² dan daya gelombang harianEnergi gelombang bulanan melebihi 1. 200 J m⁻², sedangkan kepadatan energi gelombang harian mencapai hingga 3. 000 J m⁻² dan daya gelombang harian
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Kepiting berperan dalam siklus nutrisi dan jaring makanan, memperkuat kesehatan ekologi habitat pesisir. Penelitian ini meninjau komunitas kepiting diKepiting berperan dalam siklus nutrisi dan jaring makanan, memperkuat kesehatan ekologi habitat pesisir. Penelitian ini meninjau komunitas kepiting di
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Studi kasus di Muara Gembong menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat lokal, seperti melalui program penanaman kembali mangrove, pengelolaan ekowisata,Studi kasus di Muara Gembong menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat lokal, seperti melalui program penanaman kembali mangrove, pengelolaan ekowisata,
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Data kepadatan lamun, kepadatan dan tutupan, serta kandungan nitrat dan fosfat di substrat dikumpulkan di dua stasiun (barat dan utara) menggunakan metodeData kepadatan lamun, kepadatan dan tutupan, serta kandungan nitrat dan fosfat di substrat dikumpulkan di dua stasiun (barat dan utara) menggunakan metode
UGMUGM ) yang ada di KRP. Metode yang digunakan adalah metode jelajah dengan pengambilan data observasi. Hasil penelitian menunjukkan 44 spesies koleksi pohon) yang ada di KRP. Metode yang digunakan adalah metode jelajah dengan pengambilan data observasi. Hasil penelitian menunjukkan 44 spesies koleksi pohon
Useful /
DDIPOLMANDDIPOLMAN Penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi melalui pengkajian berbagai teori dengan teknik pengumpulan data berbentuk observasi dilapangan dalamPenelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi melalui pengkajian berbagai teori dengan teknik pengumpulan data berbentuk observasi dilapangan dalam
ILOMATAILOMATA Secara praktis, temuan ini memberikan masukan kepada regulator untuk menilai efektivitas plafon utang-ekuitas dan menawarkan sinyal kepada investor bahwaSecara praktis, temuan ini memberikan masukan kepada regulator untuk menilai efektivitas plafon utang-ekuitas dan menawarkan sinyal kepada investor bahwa
UMSUMS Selanjutnya, integrasi semacam itu mendorong kreativitas, pemikiran kritis, dan keterampilan kewirausahaan, berkontribusi pada pengalaman belajar yangSelanjutnya, integrasi semacam itu mendorong kreativitas, pemikiran kritis, dan keterampilan kewirausahaan, berkontribusi pada pengalaman belajar yang
UNISKA BJMUNISKA BJM Tiga indikator, yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi, belum terpenuhi. Masyarakat lebih memilih untuk melakukan urusan secara langsung di kelurahanTiga indikator, yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi, belum terpenuhi. Masyarakat lebih memilih untuk melakukan urusan secara langsung di kelurahan