ILOMATAILOMATA
Ilomata International Journal of Tax and AccountingIlomata International Journal of Tax and AccountingIndonesia terus menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan pendapatan pajak, seperti yang ditunjukkan oleh rasio pajak yang rendah sebesar 12,1%, jauh di bawah rata-rata OECD dan Asia Pasifik. Kondisi ini mungkin terkait dengan kepatuhan pajak yang rendah dan perencanaan pajak agresif oleh korporasi, terutama perusahaan multinasional. Namun, studi sebelumnya terutama menggunakan proxy agresivitas pajak konvensional seperti tarif pajak efektif yang mungkin menyamarkan perilaku pajak discretonary pada tingkat sektoral. Studi ini menyelidiki agresivitas pajak di perusahaan bahan dasar yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan memeriksa peran transfer pricing, kapitalisasi tipis, intensitas modal, dan pertumbuhan penjualan selama periode 2019-2024. Dengan menggunakan Perbedaan Permanen Discretionary (DTAX) sebagai proxy untuk agresivitas pajak, studi ini menangkap komponen discretonary dari perbedaan buku pajak permanen yang erat kaitannya dengan pilihan perencanaan pajak, sehingga konsisten secara teoritis dengan pengamatan perusahaan-tahun.
Penelitian ini memeriksa efek individual dan bersama dari transfer pricing, kapitalisasi tipis, intensitas modal, dan pertumbuhan penjualan terhadap agresivitas pajak perusahaan di perusahaan bahan dasar yang terdaftar di IDX.Temuan menunjukkan bahwa kapitalisasi tipis adalah satu-satunya variabel yang memiliki dampak negatif signifikan terhadap agresivitas pajak, sedangkan transfer pricing, intensitas modal, dan pertumbuhan penjualan tidak menunjukkan efek signifikan secara individual, meskipun variabel-variabel tersebut secara bersama-sama signifikan.Asosiasi negatif antara kapitalisasi tipis dan agresivitas pajak mungkin mencerminkan kehati-hatian manajerial dalam merancang utang di bawah batas regulasi, konsisten dengan hipotesis biaya politik.Secara keseluruhan, studi ini membantu menyelaraskan temuan yang bertentangan dengan menunjukkan bahwa dampak transfer pricing, intensitas modal, dan pertumbuhan penjualan terhadap agresivitas pajak tergantung pada batas regulasi dan pengawasan.Kapitalisasi tipis secara negatif terkait dengan agresivitas pajak, menantang bukti sebelumnya tentang efek positif, sedangkan hasil tidak signifikan untuk variabel lainnya menyempurnakan studi sebelumnya dengan menyarankan bahwa strategi oportunistik yang diprediksi oleh teori agen dan teori akuntansi positif adalah kondisional pada regulasi dan pengawasan.Dengan demikian, studi ini memperluas bukti empiris dalam konteks Indonesia dan menyempurnakan perdebatan teoritis tentang agresivitas pajak.Secara praktis, temuan ini memberikan masukan kepada regulator untuk menilai efektivitas plafon utang-ekuitas dan menawarkan sinyal kepada investor bahwa struktur utang konservatif mungkin menunjukkan risiko pajak yang lebih rendah.
Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek berikut: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak kebijakan regulasi yang lebih ketat terhadap agresivitas pajak. Studi ini menunjukkan bahwa kapitalisasi tipis memiliki dampak negatif signifikan pada agresivitas pajak, yang mungkin disebabkan oleh pengawasan regulasi yang lebih ketat. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana kebijakan regulasi yang lebih ketat, seperti PMK No. 172/2023, mempengaruhi perilaku perencanaan pajak perusahaan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak kombinasi faktor-faktor yang berbeda pada agresivitas pajak. Studi ini menemukan bahwa transfer pricing, intensitas modal, dan pertumbuhan penjualan tidak menunjukkan efek signifikan secara individual, tetapi secara bersama-sama signifikan. Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana interaksi antara faktor-faktor ini mempengaruhi agresivitas pajak dan apakah ada kombinasi tertentu yang lebih memengaruhi perilaku perencanaan pajak perusahaan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran variabel-variabel lain yang mungkin mempengaruhi agresivitas pajak. Studi ini berfokus pada transfer pricing, kapitalisasi tipis, intensitas modal, dan pertumbuhan penjualan, tetapi variabel-variabel lain seperti ukuran perusahaan, profitabilitas, atau kualitas tata kelola perusahaan juga dapat mempengaruhi agresivitas pajak. Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana variabel-variabel ini berinteraksi dengan faktor-faktor yang telah dieksplorasi dalam studi ini dan bagaimana mereka mempengaruhi agresivitas pajak secara keseluruhan.
- Pengaruh Hedging, Financial Lease dan Sales Growth terhadap Agresivitas Pajak | Journal of Applied Accounting... jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JAAT/article/view/1890Pengaruh Hedging Financial Lease dan Sales Growth terhadap Agresivitas Pajak Journal of Applied Accounting jurnal polibatam ac index php JAAT article view 1890
- Exploring Tax Aggressiveness Using DTAX: Evidence From Basic Material Companies | Ilomata International... doi.org/10.61194/ijtc.v7i1.2126Exploring Tax Aggressiveness Using DTAX Evidence From Basic Material Companies Ilomata International doi 10 61194 ijtc v7i1 2126
| File size | 531.68 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
IkopinIkopin Studi ini menemukan bahwa pilar sosial ESG tidak memiliki dampak signifikan terhadap agresivitas pajak, namun pilar tata kelola secara signifikan menekanStudi ini menemukan bahwa pilar sosial ESG tidak memiliki dampak signifikan terhadap agresivitas pajak, namun pilar tata kelola secara signifikan menekan
YWNRYWNR Penelitian ini menemukan adanya selisih sebesar Rp40.485 antara hasil perhitungan pajak terutang menggunakan tarif Pasal 31E UU No. 7 Tahun 2021 dan angkaPenelitian ini menemukan adanya selisih sebesar Rp40.485 antara hasil perhitungan pajak terutang menggunakan tarif Pasal 31E UU No. 7 Tahun 2021 dan angka
YWNRYWNR Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, masalah teknis pada sistem e-Faktur, dan kurangnya sinkronisasi data, yang memerlukanKendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, masalah teknis pada sistem e-Faktur, dan kurangnya sinkronisasi data, yang memerlukan
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Kesimpulan pertama merangkum hasil penelitian kualitatif berupa kajian literatur dari berbagai studi terdahulu, yang dapat dimanfaatkan oleh PemerintahKesimpulan pertama merangkum hasil penelitian kualitatif berupa kajian literatur dari berbagai studi terdahulu, yang dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah
UIBAUIBA Dalam rangka memudahkan kegiatan penghindaran pajak, perusahaan memanfaatkan beberapa faktor, seperti beban pajak dan intensitas modal sehingga laba perusahaanDalam rangka memudahkan kegiatan penghindaran pajak, perusahaan memanfaatkan beberapa faktor, seperti beban pajak dan intensitas modal sehingga laba perusahaan
UNIVERSITASPUTRABANGSAUNIVERSITASPUTRABANGSA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh love of money, machiavellian, dan tarif pajak terhadap penggelapan pajak. Populasi dalam penelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh love of money, machiavellian, dan tarif pajak terhadap penggelapan pajak. Populasi dalam penelitian
PERBANASPERBANAS PT STI secara konsisten menggunakan tarif Pajak Penghasilan Pasal 22 sebesar 2,5% dan memanfaatkan insentif yang tersedia, meskipun terjadi kesalahan teknisPT STI secara konsisten menggunakan tarif Pajak Penghasilan Pasal 22 sebesar 2,5% dan memanfaatkan insentif yang tersedia, meskipun terjadi kesalahan teknis
UNSUNS Penelitian ini bersifat normatif yuridis dan mengumpulkan data melalui penelitian kepustakaan yang mencakup berbagai publikasi. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian ini bersifat normatif yuridis dan mengumpulkan data melalui penelitian kepustakaan yang mencakup berbagai publikasi. Hasil penelitian menunjukkan
Useful /
UKRIMUKRIM Salah satu pemanfaatannya adalah pada sektor yang berkembang dalam perkembangan teknologi yang dapat diterapkan di bidang pariwisata. Bidang ini turutSalah satu pemanfaatannya adalah pada sektor yang berkembang dalam perkembangan teknologi yang dapat diterapkan di bidang pariwisata. Bidang ini turut
UKRIMUKRIM Penyakit jantung merupakan penyakit dengan angka kematian yang tinggi di seluruh dunia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengelola dataPenyakit jantung merupakan penyakit dengan angka kematian yang tinggi di seluruh dunia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengelola data
UNSUNS Hak-hak anak dijamin oleh Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa. Namun, kenyataannya menunjukkan sebaliknya, karena anak-anakHak-hak anak dijamin oleh Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa. Namun, kenyataannya menunjukkan sebaliknya, karena anak-anak
UPGRISUPGRIS Ikan Marsela (Parachromis managuensis) bersifat omnivora, umumnya memakan Chlorophyta dan Charophyta. Pada fase dewasa, ikan ini juga mengkonsumsi makhlukIkan Marsela (Parachromis managuensis) bersifat omnivora, umumnya memakan Chlorophyta dan Charophyta. Pada fase dewasa, ikan ini juga mengkonsumsi makhluk