PKN STANPKN STAN

KUAT : Keuangan Umum dan Akuntansi TerapanKUAT : Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan

Hidup di wilayah hinterland bagi sebagian anak dalam kondisi ideal bisa jadi tidak mudah karena terbatasnya akses, sumber daya dan kecepatan untuk mendapatkan informasi untuk berkembang. Kondisi ini menjadi lebih tidak mudah lagi bagi anak-anak panti asuhan yang tidak saja mengalami keterbatasan sumber daya, ditambah dengan kurangnya panutan, tempat berpulang dan bercerita tentang tantangan hidupnya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah agar anak-anak panti asuhan yang berada di Kawasan Hinterland memiliki nilai-nilai diri (value) yang kuat dalam memupuk harapan, meneguhkan tujuan, perasaan optimis, serta tetap mampu berdiri dan memperjuangkan harapan masa depan. Metode yang digunakan adalah metode sosialisasi dan psikoedukasi sebagai pendekatan utama. Tahapan yang dilakukan melibatkan edukasi mengenai cita‑cita dan 4 aspek psychological capital yaitu Hope, Self‑Efficacy, Resilience, dan Optimism (HERO). Jumlah anak dalam pengabdian ini berjumlah 18 anak. Hasil dari pengabdian ini yaitu pelatihan yang telah diberikan dapat menjadi landasan penting bagi perkembangan anak panti asuhan dalam menuju pengembangan karakter yang kuat, kesuksesan pribadi dan professional nantinya.

HERO (Hope, Self Efficacy, Resilience, Optimism) bagi anak-anak panti asuhan adalah investasi yang berharga.Dengan cara ini mereka dapat memperoleh keterampilan psikologis yang kuat dalam menghadapi rintangan, membangun rasa kepercayaan diri, pantang menyerah, dan optimis menatap masa depan.Pelatihan ini memberikan landasan penting bagi perkembangan mereka menuju kesuksesan pribadi dan profesional.Cita‑cita bukan sekedar mimpi, tapi merupakan pilar dan landasan untuk memberikan identitas dalam masa depan mereka.

Pertama, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi program HERO dengan teknologi digital, seperti aplikasi smartphone yang memonitor perkembangan harapan dan optimisme anak, dapat meningkatkan efektivitas intervensi. Kedua, penelitian lanjutan dapat menilai dampak jangka panjang program HERO pada hasil akademik dan psikososial anak panti asuhan dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak mengikuti program tersebut. Ketiga, studi longitudinal dapat meneliti hubungan antara faktor lingkungan hinterland—seperti akses pendidikan, ketahanan infrastruktur, dan dukungan sosial komunitas—dengan perubahan psikologis yang diukur melalui indeks psychological capital, serta bagaimana faktor tersebut memediasi keberhasilan intervensi HERO. Penelitian-penelitian ini akan memperkaya pemahaman tentang mekanisme perubahan psikologis pada anak panti asuhan dan memperluas aplikasi program HERO di konteks lain.

  1. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan. pelatihan hero psikologis remaja panti asuhan jurnal psikologi teori... journal.unesa.ac.id/index.php/jptt/article/view/5315Jurnal Psikologi Teori dan Terapan pelatihan hero psikologis remaja panti asuhan jurnal psikologi teori journal unesa ac index php jptt article view 5315
  2. Mencari Kebahagiaan Di Panti Asuhan | Damayanti | Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi. kebahagiaan... ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/Psikobuletin/article/view/12488Mencari Kebahagiaan Di Panti Asuhan Damayanti Psikobuletin Buletin Ilmiah Psikologi kebahagiaan ejournal uin suska ac index php Psikobuletin article view 12488
  3. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan. peran capital hubungan persepsi dukungan manajemen kesiapan jurnal... journal.unesa.ac.id/index.php/jptt/article/view/3830Jurnal Psikologi Teori dan Terapan peran capital hubungan persepsi dukungan manajemen kesiapan jurnal journal unesa ac index php jptt article view 3830
Read online
File size446.53 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test