STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG
Jurnal Ilmiah PamenangJurnal Ilmiah PamenangStroke Hemoragik terjadi ketika adanya pecah pembuluh intraserebral yang mengakibatkan kelemahan otot‑otot pernapasan dan kesulitan bernapas. Studi kasus ini bertujuan mendeskripsikan asuhan keperawatan gawat darurat pada pasien stroke hemoragik dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif. Metode yang digunakan adalah pemecahan masalah dengan pendekatan proses keperawatan secara deskriptif pada dua pasien di Ruang HCU Mahakam RSUD Dr. Saiful Anwar selama periode November 2024. Hasil pengkajian menunjukkan kedua pasien mengalami penurunan kesadaran, takipnea, otot bantu pernapasan, dan napas cuping hidung, sehingga pola napas tidak efektif menjadi prioritas. Intervensi meliputi pemantauan pola napas, posisi semi‑Fowler 30°, pemberian minum hangat, kolaborasi pemberian bronkodilator, serta pemberian oksigen bila diperlukan. Evaluasi pada hari terakhir menunjukkan bahwa pasien pertama (Ny. S) mengalami penurunan takv, otot bantu napas, dan akhirnya meninggal dunia, sedangkan pasien kedua (Ny. J) menunjukkan perbaikan RR, otot bantu napas, dan pola napas yang sebagian teratasi. Analisis menyoroti pentingnya manajemen jalan napas dan penyesuaian posisi tubuh untuk meningkatkan aliran oksigen ke otak dan mengurangi hipoksia serebral. Diskusi menyarankan peneliti berikutnya menyajikan data tekanan ekspirasi dan inspirasi untuk memperkuat data pengkajian.
Akhirnya, kedua pasien stroke hemoragik mengalami pola napas tidak efektif yang memerlukan manajemen jalan napas.Penempatan posisi semi‑Fowler 30° dan pemberian bronkodilator dapat meningkatkan aliran oksigen, mengurangi sesak napas, dan memperbaiki fungsi pernapasan sebagian.Namun, manajemen harus disesuaikan dengan kondisi pasien secara individual untuk mencegah kematian akibat komplikasi pernapasan.
Sebuah penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang penggunaan posisi semi‑Fowler 30° dibandingkan posisi lain pada pasien stroke hemoragik, menilai parameter oksigenasi dan kepuasan pasien. Peneliti berikutnya dapat mengembangkan protokol intervensi multimekanisme yang menggabungkan terapi ventilasi non‑invasif, obat bronkodilator, dan fisioterapi pernapasan, serta menyelidiki pengaruhnya terhadap waktu pemulihan fungsi pernapasan. Selain itu, kajian tentang pengukuran tekanan inspirasi dan ekspirasi secara real‑time pada pasien stroke hemoragik dapat memanfaatkan teknologi sensor tekanan untuk memantau perubahan pola napas dan memberikan alarm dini bila terjadi disfungsi pernapasan.
| File size | 329.48 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan, perasaan, pendapat, keinginan dan harapan masyarakat terhadap ambulan mobil siaga desa sebagai transportasiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan, perasaan, pendapat, keinginan dan harapan masyarakat terhadap ambulan mobil siaga desa sebagai transportasi
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Hasil pengukuran menunjukkan bahwa dari 5 anak yang diteliti, sebanyak 100% anak memiliki IMT yang tergolong dalam kategori normal, yakni berada dalamHasil pengukuran menunjukkan bahwa dari 5 anak yang diteliti, sebanyak 100% anak memiliki IMT yang tergolong dalam kategori normal, yakni berada dalam
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Data dikumpulkan melalui kuesioner dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem, informasi, dan layanan aplikasi memiliki hubunganData dikumpulkan melalui kuesioner dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem, informasi, dan layanan aplikasi memiliki hubungan
PBNSURABAYAPBNSURABAYA Jika komunikasi berjalan efektif, pasien akan merasa nyaman dan hubungan kerja sama dapat terjalin dengan baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untukJika komunikasi berjalan efektif, pasien akan merasa nyaman dan hubungan kerja sama dapat terjalin dengan baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penerapan sistem sentralisasi obat berbasis nomor stiker, dengan mencegah terjadinya kekeliruan dalam persiapan dan pemberian obat, diharapkan dapat meningkatkanPenerapan sistem sentralisasi obat berbasis nomor stiker, dengan mencegah terjadinya kekeliruan dalam persiapan dan pemberian obat, diharapkan dapat meningkatkan
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Jenis penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional, penelitian ini untuk melihat hubungan variabel independen (umur,Jenis penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional, penelitian ini untuk melihat hubungan variabel independen (umur,
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahan makanan yang mengandung zat formalin & boraks dan mengetahui makanan yang aman dikonsumsi dan meningkatkanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahan makanan yang mengandung zat formalin & boraks dan mengetahui makanan yang aman dikonsumsi dan meningkatkan
UNSURUNSUR Pasien harus dipandang sebagai subyek yang memiliki pengaruh besar atas hasil akhir layanan bukan sekedar obyek. Hak-hak pasien harus dipenuhi mengingatPasien harus dipandang sebagai subyek yang memiliki pengaruh besar atas hasil akhir layanan bukan sekedar obyek. Hak-hak pasien harus dipenuhi mengingat
Useful /
JPRJPR Data ini diharapkan dapat menjadi referensi ukuran dalam melakukan rekonstruksi maksila sesuai dengan jenis kelamin, yang akan bermanfaat bagi pasien danData ini diharapkan dapat menjadi referensi ukuran dalam melakukan rekonstruksi maksila sesuai dengan jenis kelamin, yang akan bermanfaat bagi pasien dan
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Setelah 12 sesi latihan, mayoritas responden mengalami berkurangnya intensitas nyeri. Program KOET dapat diimplementasikan sebagai bagian dari promosiSetelah 12 sesi latihan, mayoritas responden mengalami berkurangnya intensitas nyeri. Program KOET dapat diimplementasikan sebagai bagian dari promosi
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Sampel berjumlah 20 responden diambil dengan purposive sampling. Variabel independen adalah intensitas nyeri dan SEFT sebagai variabel dependen. InstrumenSampel berjumlah 20 responden diambil dengan purposive sampling. Variabel independen adalah intensitas nyeri dan SEFT sebagai variabel dependen. Instrumen
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Metode penelitian menggunakan quasi-experimental design dengan pendekatan rancangan pretest-posttest control group design. Hasil penelitian menunjukkanMetode penelitian menggunakan quasi-experimental design dengan pendekatan rancangan pretest-posttest control group design. Hasil penelitian menunjukkan