POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG
Just a moment...Just a moment...Ketepatan kode diagnosis ialah kesesuaian kode diagnosis yang ditetapkan petugas koding. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui tinjauan kejelasan dan kelengkapan penulisan diagnosis dalam ketepatan pengodean diagnosis pada berkas pending klaim di RSUD M.Natsir Solok. Penelitian ini kuantitatif pendekatan deskriptif. Sampel kode diagnosis pending klaim pasien di RSUD M.Natsir Solok sebanyak 62 rekam medis, diambil dengan cara teknik sampling jenuh, analisa univariat. Hasil penelitian didapatkan kejelasan dan kelengkapan penulisan diagnosis, dan ketepatan pengodean diagnosis pada berkas pending klaim ditemukan sebanyak (32,3%) penulisan diagnosis yang tidak jelas dan (67,7%) memiliki kejelasan penulisan diagnosis, serta (32,3%) ketidaklengkapan penulisan diagnosis dan 42 (67,7%) kelengkapan penulisan diagnosis. Selain itu, terdapat (51,6%) dengan kode diagnosis yang tidak tepat dan sebanyak (48,4%) kode diagnosis yang tepat. Maka dari itu, peneliti menyarankan diperlukan adanya kebijakan terhadap petugas coding dan adanya evaluasi terhadap kejelasan dokter dan kelengkapan penulisan diagnosis pasien.
Kejelasan penulisan diagnosis pada berkas pending klaim menunjukkan 32,3% tidak jelas dan 67,7% jelas.Kelengkapan penulisan diagnosis menunjukkan 32,3% tidak lengkap dan 67,7% lengkap.Ketepatan kode diagnosis menunjukkan 51,6% kode tidak tepat dan 48,4% kode tepat.
Pertama, perlu penelitian lanjutan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan berbasis ICD-10 bagi dokter dan perawat dalam meningkatkan kejelasan dan kelengkapan penulisan diagnosis di rumah sakit daerah. Kedua, perlu dikaji bagaimana penerapan sistem rekam medis elektronik (SME) yang terintegrasi dengan panduan ICD-10 dapat mengurangi kesalahan pengodean pada klaim yang tertunda. Ketiga, penting untuk meneliti pengaruh ketersediaan petugas koding bersertifikat terhadap akurasi pengodean diagnosis, khususnya dalam konteks rumah sakit dengan beban pasien tinggi seperti RSUD M. Natsir Solok. Penelitian-penelitian ini dapat mengungkap strategi sistematis untuk meningkatkan kualitas dokumentasi medis dan akurasi klaim. Fokus pada pelatihan, teknologi, dan sumber daya manusia dapat memberikan gambaran komprehensif tentang faktor yang memengaruhi ketepatan koding. Temuan dari studi-studi tersebut dapat menjadi dasar kebijakan internal rumah sakit. Selain itu, hasilnya dapat digunakan untuk menyusun standar SOP yang baku dan sesuai aturan. Dengan pendekatan terpadu, rumah sakit dapat meminimalkan penolakan klaim oleh BPJS. Secara tidak langsung, hal ini akan meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan dan keuangan rumah sakit. Oleh karena itu, penelitian tindak lanjut yang berkelanjutan sangat diperlukan.
- TINJAUAN KEJELASAN KELENGKAPAN PENULISAN DIAGNOSIS DALAM KETEPATAN PENGODEAN BERKAS PENDING KLAIM DI... doi.org/10.31983/jrmik.v6i2.10505TINJAUAN KEJELASAN KELENGKAPAN PENULISAN DIAGNOSIS DALAM KETEPATAN PENGODEAN BERKAS PENDING KLAIM DI doi 10 31983 jrmik v6i2 10505
- "Sistem Pembayaran Mixed Method INA-CBGs dan Global Budget di Rumah Sak" by Fachmi Idris, Atik... scholarhub.ui.ac.id/eki/vol5/iss2/6Sistem Pembayaran Mixed Method INA CBGs dan Global Budget di Rumah Sak by Fachmi Idris Atik scholarhub ui ac eki vol5 iss2 6
| File size | 531.72 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Rumah Sakit Universitas Andalas (UNAND) telah menerapkan RME pada tahun 2023, dengan unit-unit yang baru menerapkan RME adalah instalasi gawat darurat,Rumah Sakit Universitas Andalas (UNAND) telah menerapkan RME pada tahun 2023, dengan unit-unit yang baru menerapkan RME adalah instalasi gawat darurat,
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Faktor yang secara signifikan memengaruhi waktu tunggu adalah tempat tinggal pasien. Untuk mengatasi permasalahan ini, disarankan pengembangan aplikasiFaktor yang secara signifikan memengaruhi waktu tunggu adalah tempat tinggal pasien. Untuk mengatasi permasalahan ini, disarankan pengembangan aplikasi
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem tracer elektronik. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain fenomenologi dan menggunakan metodePenelitian ini bertujuan untuk merancang sistem tracer elektronik. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain fenomenologi dan menggunakan metode
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Keterbatasan terletak pada sampel terbatas dan data yang bersifat retrospektif. Pengembalian berkas klaim akibat ketidakakuratan kode diagnosis mencapaiKeterbatasan terletak pada sampel terbatas dan data yang bersifat retrospektif. Pengembalian berkas klaim akibat ketidakakuratan kode diagnosis mencapai
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Sampel penelitian sebanyak 48 berkas rekam medis cedera. Hasil penelitian menunjukkan informasi external cause didokumentasikan pada formulir triage, assessmentSampel penelitian sebanyak 48 berkas rekam medis cedera. Hasil penelitian menunjukkan informasi external cause didokumentasikan pada formulir triage, assessment
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Evaluasi kinerja API melalui pengukuran waktu respons dan pemanfaatan sumber daya menunjukkan kinerja yang memadai untuk digunakan dalam lingkungan produksi.Evaluasi kinerja API melalui pengukuran waktu respons dan pemanfaatan sumber daya menunjukkan kinerja yang memadai untuk digunakan dalam lingkungan produksi.
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Dukungan manajerial dianggap sangat penting untuk menyelesaikan masalah pending klaim BPJS Kesehatan. Pending klaim BPJS Kesehatan rawat inap di rumahDukungan manajerial dianggap sangat penting untuk menyelesaikan masalah pending klaim BPJS Kesehatan. Pending klaim BPJS Kesehatan rawat inap di rumah
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Tenaga kesehatan berperan penting, salah satunya yaitu perekam medis dan informasi kesehatan. 0 tiap individu PMIK harus memiliki knowledge dan skillsTenaga kesehatan berperan penting, salah satunya yaitu perekam medis dan informasi kesehatan. 0 tiap individu PMIK harus memiliki knowledge dan skills
Useful /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Sistem informasi ini, Simklinik, dirancang untuk mengelola pendaftaran pasien, rekam medis, dan pengiriman data pasien secara terkomputerisasi guna mencegahSistem informasi ini, Simklinik, dirancang untuk mengelola pendaftaran pasien, rekam medis, dan pengiriman data pasien secara terkomputerisasi guna mencegah
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Obyek penelitian adalah RME Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Semarang. Hasil prototipe disusun dengan sederhana, namun dapat mencakup standar interoperabilitasObyek penelitian adalah RME Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Semarang. Hasil prototipe disusun dengan sederhana, namun dapat mencakup standar interoperabilitas
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG telah Kementerian Kesehatan menyediakan fasilitas pengajuan bridging pada SISRUTE namun dalam belum kenyataannya dilaksanakan dengan baik. Pelaksanaantelah Kementerian Kesehatan menyediakan fasilitas pengajuan bridging pada SISRUTE namun dalam belum kenyataannya dilaksanakan dengan baik. Pelaksanaan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG M. Djamil Padang masih terdapat kode yang tidak tepat sebanyak 29 (76,3%). Hal tersebut dikarenakan penetapan kode cedera multiple ditulis secara terpisahM. Djamil Padang masih terdapat kode yang tidak tepat sebanyak 29 (76,3%). Hal tersebut dikarenakan penetapan kode cedera multiple ditulis secara terpisah