POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG

Just a moment...Just a moment...

Rekam medis berguna sebagai bukti hukum, penting untuk memastikan keamanan dan privasinya. Rekam medis elektronik belum memiliki peraturan perundangan spesifik, secara umum diatur pada PERMENKES No. 269 Tahun 2008 tentang Rekam Medis. Informed consent sering dijadikan bukti hukum dan selalu dibuat dalam bentuk kertas (Hatta, 2017). Informed consent yang dibuat elektronik perlu dipelajari terkait pelaksanaan dan penggunaannya, lebih khusus pada aspek keamanan dan privasinya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif fenomenologi. Metode pengambilan data menggunakan wawancara mendalam kepada informan kunci dan informan utama sejumlah 9 orang. Aspek keamanan informed consent elektronik, datanya tersimpan dalam database di komputer server. Setiap petugas pada tiap pelayanan diberikan username dan password untuk mengakses menu dalam sistem elektronik sesuai unit pelayanannya. Aspek keamanan perangkat elektronik terbagi menjadi perangkat lunak dan perangkat keras. Keamanan perangkat lunak dilakukan dengan backup data secara berkala, instalasi software antivirus, dan penggunaan firewall dan enkripsi. Kemanan perangkat keras dilakukan dengan cukup baik namun masih banyak yang belum sesuai standar. Pada aspek privasi informed consent elektronik terdapat SPO yang mengatur dalam penggunaannya. Setiap pengguna diberikan username dan password untuk mengakses sistem elektronik sesuai kewenangannya. Setiap petugas di RSU Anna Medika Madura diberlakukan sumpah menjaga kerahasiaan informasi kesehatan yang berkonsekuensi hukum apabila dilanggar, termasuk vendor IT yang membantu dalam penerapan sistem elektronik disertai tanda tangan bermaterai.

Pelaksanaan informed consent elektronik di RSU Anna Medika Madura dari aspek keamanan masih belum memiliki SPO, namun sudah dilakukan kebijakan terkait antisipasi ancaman keamanan dengan baik.Kebijakan keamanan yang dimaksud terbagi menjadi keamanan perangkat lunak dan keamanan perangkat keras.Pelaksanaan informed consent elektronik di RSU Anna Medika Madura dari aspek privasi secara umum telah diatur dalam SPO yang berlaku di rumah sakit dan telah dilaksanakan dengan baik.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah pertama, mengeksplorasi lebih dalam mengenai persepsi pasien terhadap penggunaan informed consent elektronik, termasuk tingkat kepercayaan mereka terhadap keamanan dan privasi data kesehatan mereka. Kedua, meneliti efektivitas berbagai metode autentikasi elektronik, seperti penggunaan sidik jari atau pemindaian retina, dalam meningkatkan keamanan informed consent elektronik dan mencegah pemalsuan. Ketiga, menginvestigasi dampak implementasi informed consent elektronik terhadap alur kerja klinis dan kepuasan petugas kesehatan, serta mengidentifikasi potensi hambatan dan solusi untuk meningkatkan adopsi teknologi ini. Penelitian-penelitian ini penting untuk dilakukan guna memastikan bahwa penerapan informed consent elektronik tidak hanya aman dan sesuai dengan regulasi, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memberdayakan pasien dalam pengambilan keputusan terkait perawatan mereka.

  1. Aspek Keamanan dan Privasi Penerapan Informed Consent Elektronik di Unit Kamar Bedah RSU Anna Medika... doi.org/10.31983/jrmik.v5i2.8376Aspek Keamanan dan Privasi Penerapan Informed Consent Elektronik di Unit Kamar Bedah RSU Anna Medika doi 10 31983 jrmik v5i2 8376
Read online
File size336.91 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test