POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG
Just a moment...Just a moment...Perawat yang merawat pasien dengan gangguan jiwa menghadapi tantangan kompleks, terutama saat menangani individu dengan gangguan kognitif seperti skizofrenia, depresi, dan bipolar. Mereka berisiko tinggi mengalami stres kerja karena tanggung jawab langsung terhadap keselamatan dan kesehatan pasien di lingkungan kerja yang bertekanan tinggi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada perawat jiwa di RS Dadi, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan potong lintang, melibatkan populasi sebanyak 142 perawat. Sampel sebanyak 104 perawat diperoleh melalui proportionate stratified random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara usia (p=0,006), jenis kelamin (p=0,004), shift kerja (p=0,003), masa kerja (p=0,018), beban kerja (p=0,000), dan konflik interpersonal (p=0,005) dengan stres kerja, sedangkan status pernikahan (p=0,686) tidak memiliki hubungan yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor demografis dan lingkungan kerja berkontribusi terhadap stres kerja pada perawat jiwa. Disarankan perawat menerapkan strategi koping yang efektif untuk mengelola stres, serta pihak rumah sakit melakukan evaluasi berkala terhadap beban kerja dan jadwal kerja guna mencegah beban berlebih yang dapat meningkatkan risiko stres kerja.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, shift kerja, masa kerja, beban kerja, dan konflik interpersonal dengan tingkat stres kerja pada perawat pasien jiwa di RS Dadi.Status pernikahan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan stres kerja.Oleh karena itu, rumah sakit perlu melakukan evaluasi berkala terhadap beban kerja dan jadwal kerja untuk mencegah stres berlebih pada perawat, serta mendorong perawat untuk menerapkan strategi koping yang efektif dalam mengelola stres.
Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai strategi koping yang diterapkan oleh perawat dalam mengurangi stres kerja, dengan fokus pada strategi yang paling adaptif dan berkelanjutan dalam konteks lingkungan kerja rumah sakit jiwa. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi pola perubahan stres kerja pada perawat dari waktu ke waktu, serta faktor-faktor yang memprediksi perkembangan stres kerja jangka panjang. Ketiga, penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat digunakan untuk memahami pengalaman subjektif perawat dalam menghadapi stres kerja, termasuk tantangan, dukungan sosial, dan mekanisme adaptasi yang mereka gunakan. Dengan menggabungkan hasil penelitian kuantitatif dan kualitatif, pemahaman yang lebih komprehensif tentang stres kerja pada perawat pasien jiwa dapat diperoleh, sehingga dapat menginformasikan pengembangan intervensi yang lebih efektif dan relevan.
- Faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja pada Perawat Pasien Jiwa di Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi... doi.org/10.31983/jrmik.v8i2.13548Faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja pada Perawat Pasien Jiwa di Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi doi 10 31983 jrmik v8i2 13548
- Vol 12 No 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat | Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. vol jurnal... doi.org/10.33221/jikm.v12i01Vol 12 No 01 2023 Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat vol jurnal doi 10 33221 jikm v12i01
- Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja pada Perawat | Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. faktor... journals.stikim.ac.id/index.php/jikm/article/view/1840Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja pada Perawat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat faktor journals stikim ac index php jikm article view 1840
| File size | 199.5 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTARUNTAR Sebagian besar konflik dialami oleh subjek yang istrinya merupakan ibu rumah tangga, di mana istri tidak dapat sepenuhnya memahami situasi pekerjaan suami.Sebagian besar konflik dialami oleh subjek yang istrinya merupakan ibu rumah tangga, di mana istri tidak dapat sepenuhnya memahami situasi pekerjaan suami.
UNIMMANUNIMMAN Kegiatan dilakukan dalam tiga pertemuan dengan melibatkan 21 peserta lansia. Pada pertemuan pertama dilakukan pengukuran fungsi kognitif menggunakan MiniKegiatan dilakukan dalam tiga pertemuan dengan melibatkan 21 peserta lansia. Pada pertemuan pertama dilakukan pengukuran fungsi kognitif menggunakan Mini
UNSURUNSUR Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan kritik analitis. Data penelitian berupa kutipan-kutipanPenelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan kritik analitis. Data penelitian berupa kutipan-kutipan
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Tes ALP serum dan tes NINDS-CSN 5 menit dilakukan dalam waktu 2 minggu setelah onset penyakit. Tiga dan enam bulan setelah AIS, penilaian MMSE dan NINDS-CSNTes ALP serum dan tes NINDS-CSN 5 menit dilakukan dalam waktu 2 minggu setelah onset penyakit. Tiga dan enam bulan setelah AIS, penilaian MMSE dan NINDS-CSN
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Dukungan keluarga yang baik berperan penting dalam meningkatkan motivasi, harga diri, dan kemampuan fungsional lansia. Temuan ini menggarisbawahi pentingnyaDukungan keluarga yang baik berperan penting dalam meningkatkan motivasi, harga diri, dan kemampuan fungsional lansia. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Hipertensi merupakan penyebab utama kematian akibat penyakit tidak menular. Kasus yang tidak terkendali dapat menyebabkan komplikasi serius, sehingga memerlukanHipertensi merupakan penyebab utama kematian akibat penyakit tidak menular. Kasus yang tidak terkendali dapat menyebabkan komplikasi serius, sehingga memerlukan
JURNALBIKESJURNALBIKES Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan pencegahan hiperglikemiaHasil uji statistik Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan pencegahan hiperglikemia
HELVETIAHELVETIA Metode: Penelitian ini Quasi Eksperimen dengan desain one group pretest-posttest only design dengan melibatkan 40 responden berdasarkan perhitungan besarMetode: Penelitian ini Quasi Eksperimen dengan desain one group pretest-posttest only design dengan melibatkan 40 responden berdasarkan perhitungan besar
Useful /
UKIMUKIM Namun, dampak negatifnya, termasuk pengurangan komunikasi tatap muka dan peningkatan kesenjangan digital, menuntut kebijakan dan regulasi yang lebih baik.Namun, dampak negatifnya, termasuk pengurangan komunikasi tatap muka dan peningkatan kesenjangan digital, menuntut kebijakan dan regulasi yang lebih baik.
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM However, responsiveness remains predominantly procedural rather than outcome-oriented. Timeliness emerges as the weakest dimension, especially in technicallyHowever, responsiveness remains predominantly procedural rather than outcome-oriented. Timeliness emerges as the weakest dimension, especially in technically
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penyelesaian klaim BPJS rawat inap berbasis lean hospital. Penelitian merupakan mix-method sequential exploratory,Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penyelesaian klaim BPJS rawat inap berbasis lean hospital. Penelitian merupakan mix-method sequential exploratory,
HELVETIAHELVETIA Triangulasi sumber dilakukan pada suami dan tenaga kesehatan. Hasil; Sebagian besar orang tua tidak melakukan perencanaan dan persiapan menyusui. LatarTriangulasi sumber dilakukan pada suami dan tenaga kesehatan. Hasil; Sebagian besar orang tua tidak melakukan perencanaan dan persiapan menyusui. Latar