STAIKUSTAIKU
Glosains: Jurnal Sains Global IndonesiaGlosains: Jurnal Sains Global IndonesiaThis article discusses the role struggles and identity crises faced by contemporary women amid the tug-of-war between the demands of modernism and traditional roles. Historically, patriarchal narratives have dominated history, placing women in roles devalued by capitalist production systems, thus giving rise to a sharp dichotomy of roles: economically productive career women versus housewives burdened by domestic syndrome. This study aims to deconstruct this dichotomy through the framework of critical gender theory and reconstruct the meaning of womens mission as a normative resolution. The method used is a critical content analysis of discourses regarding womens identities and activities. Key findings show that the ideal image of women today is diverse, overlapping, and even improvisatory, without a clear conceptual standardization. In response to this confusion, the concept of Mission is redefined holistically and non-locationally. It is not measured by its field of work (in the office or at home), but by the orientation of its goals: the improvement of the quality of life, wholeness, and harmony towards a happy and prosperous family.
This study concludes that the identity crisis experienced by contemporary women stems from the absence of a conceptually grounded standard for womens mission.Critical analysis reveals that capitalist-patriarchal systems devalue domestic roles, creating a false dichotomy between career women and housewives.The research proposes a holistic redefinition of womens mission as any activity, whether in the public or domestic sphere, oriented towards improving quality of life, wholeness, and family harmony.The successful implementation of this mission requires openness, dialogical attitude, communicativeness, honesty and loyalty, and responsibility.
Further research should investigate the specific mechanisms through which capitalist structures devalue domestic labor and how this devaluation impacts womens psychological well-being and sense of self-worth. Additionally, studies could explore the effectiveness of different interventions, such as family counseling or community support programs, in helping women navigate the tension between career aspirations and traditional family expectations. Finally, a comparative analysis across different cultural contexts is needed to understand how varying societal norms and values shape womens experiences of role conflict and their perceptions of a fulfilling mission in life, building upon the existing framework of ethical pillars to create culturally sensitive guidelines for achieving family harmony and individual fulfillment.
| File size | 233.01 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Total 200 peserta direkrut, dan data dikumpulkan melalui rekam medis elektronik (EHR), survei, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan peningkatanTotal 200 peserta direkrut, dan data dikumpulkan melalui rekam medis elektronik (EHR), survei, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan
IJRETINAIJRETINA CMT menurun secara signifikan rata-rata sebesar 108,33 µm (p < 0,01). Pengobatan IVB untuk nAMD menghasilkan perbaikan anatomi yang signifikan dan terbuktiCMT menurun secara signifikan rata-rata sebesar 108,33 µm (p < 0,01). Pengobatan IVB untuk nAMD menghasilkan perbaikan anatomi yang signifikan dan terbukti
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Total biaya penggunaan RME di IGD rumah sakit UNAND adalah Rp 160. Penerapan RME memiliki dampak positif dalam jangka menengah dan panjang. PenelitianTotal biaya penggunaan RME di IGD rumah sakit UNAND adalah Rp 160. Penerapan RME memiliki dampak positif dalam jangka menengah dan panjang. Penelitian
UMGUMG Hasil pengujian menunjukkan bahwa dari 19 test case yang diuji, 18 test case berhasil sesuai dengan ekspektasi, sementara 1 test case gagal pada fungsiHasil pengujian menunjukkan bahwa dari 19 test case yang diuji, 18 test case berhasil sesuai dengan ekspektasi, sementara 1 test case gagal pada fungsi
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Pertama, pelaksanaan sistem informasi manajemen klinik yang berjalan saat ini memiliki hambatan dan masalah pada belum terwujudnya rekam medis elektronikPertama, pelaksanaan sistem informasi manajemen klinik yang berjalan saat ini memiliki hambatan dan masalah pada belum terwujudnya rekam medis elektronik
LLDIKTI10LLDIKTI10 Lembaga Pemasyarakatan (lapas) narkotika bertugas melakukan pembinaan, pemulihan mental para warga binaannya. Lapas juga wajib menjaga kesehatan wargaLembaga Pemasyarakatan (lapas) narkotika bertugas melakukan pembinaan, pemulihan mental para warga binaannya. Lapas juga wajib menjaga kesehatan warga
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan Prototype Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Prolanis (SIMPELPRO) untuk Mendukung PencapaianTujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan Prototype Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Prolanis (SIMPELPRO) untuk Mendukung Pencapaian
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Struktur organisasi berpengaruh terhadap penggunaan sistem dan implementasi SIMRS. Penggunaan sistem tidak memberikan pengaruh terhadap implementasi SIMRS.Struktur organisasi berpengaruh terhadap penggunaan sistem dan implementasi SIMRS. Penggunaan sistem tidak memberikan pengaruh terhadap implementasi SIMRS.
Useful /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Implementasi sistem ini diharapkan dapat memfasilitasi peningkatan kualitas layanan kesehatan di klinik pratama, serta mendukung upaya integrasi data kesehatanImplementasi sistem ini diharapkan dapat memfasilitasi peningkatan kualitas layanan kesehatan di klinik pratama, serta mendukung upaya integrasi data kesehatan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Stunting adalah masalah kesehatan yang ditandai dengan kondisi pertumbuhan balita yang terganggu akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu lama,Stunting adalah masalah kesehatan yang ditandai dengan kondisi pertumbuhan balita yang terganggu akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu lama,
DOKICTIDOKICTI Penelitian ini dapat menjadi titik awal untuk penelitian lebih lanjut. Bagi pembaca dan peneliti selanjutnya, disarankan untuk dapat lebih dalam memahamiPenelitian ini dapat menjadi titik awal untuk penelitian lebih lanjut. Bagi pembaca dan peneliti selanjutnya, disarankan untuk dapat lebih dalam memahami
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Konsistensi kelengkapan rekam medis sangat penting, sehingga rumah sakit perlu segera menerapkan rekam medis elektronik untuk mendukung kelengkapan danKonsistensi kelengkapan rekam medis sangat penting, sehingga rumah sakit perlu segera menerapkan rekam medis elektronik untuk mendukung kelengkapan dan