MEDISTRAMEDISTRA
JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK)JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK)Nyeri dialami oleh semua ibu post section caesarea yang dapat dikurangi dengan tehnik pemijatan. Pijat diduga dapat mengeluarkan hormon oksitoksin yang berguna dalam mengkontraksi uterus. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimental dengan rancangan one group pre test and post test dengan taraf signifikan 95% (p ≤ 0,05). Analisa data menggunakan uji Paired sample t-test. Populasi berasal dari seluruh pasien post sectio caesarea di ruang rawat inap dengan jumlah sampel sebanyak 14 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh pemberian pijat oksitoksin terhadap nilai nyeri dibuktikan dengan nilai p = 0,000. Hasil nilai rerata nyeri sebelum diberikan perlakuan 5,50 dan nilai rerata nyeri setelah diberikan perlakuan 2,71. Pijat oksitoksin dapat merangsang hormon oksitoksin yang dapat meningkatkan produksi ASI, mengurangi resiko pendarahan, memberikan rasa nyaman dan mengurangi rasa nyeri. Pijat oksitosin dapat dijadikan prosedur dalam perawatan ibu pasca section caesarea.
Pijat oksitosin terbukti secara signifikan mengurangi nyeri pada ibu pasca sectio caesarea (p = 0,0001), dengan nilai rata‑rata nyeri menurun dari 4,93 menjadi 2,21.Oleh karena itu, pijat oksitosin dapat dijadikan prosedur perawatan rutin bagi ibu pasca sectio caesarea.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah variasi durasi dan intensitas pijat oksitosin memberikan pengaruh yang berbeda terhadap penurunan nyeri pasca sectio caesarea, sehingga dapat ditentukan protokol optimal untuk praktik klinis. Selanjutnya, sebuah studi komparatif antara pijat oksitosin dan analgesik farmakologis standar dapat mengevaluasi efektivitas, keamanan, serta biaya masing‑masing metode dalam mengelola nyeri ibu pasca operasi, memberikan dasar keputusan terapi yang lebih komprehensif. Terakhir, penelitian longitudinal yang mengikuti ibu pasca sectio caesarea selama tiga hingga enam bulan dapat menilai dampak pijat oksitosin terhadap keberhasilan menyusui, tingkat stres, dan kejadian depresi postpartum, sehingga dapat diketahui manfaat jangka panjang dari intervensi ini bagi kesehatan ibu dan bayi. Dengan menjawab ketiga pertanyaan tersebut, ilmu kebidanan dapat memperkuat bukti mengenai manfaat pijat oksitosin serta memperluas penerapannya dalam perawatan postpartum.
| File size | 316.42 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Di samping sumber informasi tradisional, media sosial telah menjadi platform yang semakin populer untuk pendidikan parenting. Namun, perannya dalam memengaruhiDi samping sumber informasi tradisional, media sosial telah menjadi platform yang semakin populer untuk pendidikan parenting. Namun, perannya dalam memengaruhi
ITSKESICMEITSKESICME Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan editing, coding, scoring, tabulating dengan analisa data Spearman Rank. Hasil:Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan editing, coding, scoring, tabulating dengan analisa data Spearman Rank. Hasil:
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Simulasi gempa bumi jika dijadikan program kegiatan di sekolah dapat menjadikan murid tangguh bencana. Penelitian menunjukkan bahwa simulasi gempa bumiSimulasi gempa bumi jika dijadikan program kegiatan di sekolah dapat menjadikan murid tangguh bencana. Penelitian menunjukkan bahwa simulasi gempa bumi
HTPHTP Hasil: Inovasi adalah aplikasi dari ide dan gagasan yang dihasilkan oleh kreativitas yang merupakan suatu proses mental dan proses berpikir. Suatu inovasiHasil: Inovasi adalah aplikasi dari ide dan gagasan yang dihasilkan oleh kreativitas yang merupakan suatu proses mental dan proses berpikir. Suatu inovasi
UNAIUNAI Pengukuran gejala depresi menggunakan CESD‑R, sedangkan persepsi dukungan orang tua diukur dengan Perception of Parental Reciprocity Scale. AnalisisPengukuran gejala depresi menggunakan CESD‑R, sedangkan persepsi dukungan orang tua diukur dengan Perception of Parental Reciprocity Scale. Analisis
E JOURNALLPPMUNSAE JOURNALLPPMUNSA Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel mengunakan teknik simple random sampling,Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel mengunakan teknik simple random sampling,
UNIVMEDUNIVMED This study evaluates hypnotherapys effect on prolactin levels after a cesarean section. Hypnotherapy increases post-cesarean prolactin levels comparedThis study evaluates hypnotherapys effect on prolactin levels after a cesarean section. Hypnotherapy increases post-cesarean prolactin levels compared
INSCHOOLINSCHOOL Pengalaman belajar praktis di laboratorium menekankan penguasaan aspek keterampilan yang merupakan tahap krusial proses pembelajaran dalam menyediakanPengalaman belajar praktis di laboratorium menekankan penguasaan aspek keterampilan yang merupakan tahap krusial proses pembelajaran dalam menyediakan
Useful /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Data diperoleh dari pengukuran IMT, lingkar perut, dan glukosa darah puasa, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson untuk data yang berdistribusiData diperoleh dari pengukuran IMT, lingkar perut, dan glukosa darah puasa, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson untuk data yang berdistribusi
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 A sample of 57 students in the Applied Undergraduate Study Program, Department of Nursing, Poltekkes Jakarta III, was selected through purposive sampling.A sample of 57 students in the Applied Undergraduate Study Program, Department of Nursing, Poltekkes Jakarta III, was selected through purposive sampling.
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 7%). The results of statistical tests showed a significant relationship between sleep quality and blood pressure in elderly women with hypertension, as7%). The results of statistical tests showed a significant relationship between sleep quality and blood pressure in elderly women with hypertension, as
UNIVMEDUNIVMED Tidak terdapat perbedaan statistik yang signifikan antara usia, jenis kelamin, status pendidikan, unit kerja, dan status pelatihan perawat dengan skorTidak terdapat perbedaan statistik yang signifikan antara usia, jenis kelamin, status pendidikan, unit kerja, dan status pelatihan perawat dengan skor