IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

At-Tafasir: Journal of Quranic Studies and Contextual TafsirAt-Tafasir: Journal of Quranic Studies and Contextual Tafsir

Kecemasan merupakan kondisi emosional yang ditandai oleh ketidaknyamanan, ketakutan, dan kekhawatiran terhadap peristiwa masa depan yang tidak pasti. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka kualitatif untuk memahami pandangan Sayyid Qutb tentang gejala, faktor penyebab, dan cara mengatasi kecemasan sebagaimana tersampaikan dalam Tafsir Fī Ẓilāl Al‑Qurān. Analisis deskriptif sistematis dikemukakan melalui penafsiran teks Quran yang menekankan pendekatan spiritual—mengingat Allah (dzikir), bertawakkal, dan berpegang pada kesabaran (sabar) serta shalat—sebagai sarana mencapai ketenangan batin. Keunggulan tafsir Qutb terletak pada bahasa yang mudah dipahami, sedangkan kelemahannya kurangnya penjelasan mendalam mengenai makna kata dan keterbatasan dalam penyusunan karya.

Kecemasan ditekankan sebagai akibat ketidakpastian dan ujian hidup yang muncul akibat kurangnya iman.Gejala kecemasan tercermin dalam ketakutan, kekhawatiran, dan kegelisahan, yang dapat memicu gangguan psikologis bila tidak diatasi.Al‑Quran menawarkan solusi spiritual, yakni melalui dzikir, tawakkal, kesabaran, dan shalat, yang dapat menenangkan hati dan menguatkan keimanan.

Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas intervensi spiritual—dzikir dan tawakkal—dalam menurunkan tingkat kecemasan pada mahasiswa dengan menggunakan desain eksperimental pre‑post. Selain itu, studi kualitatif dapat memfokuskan pada persepsi praktik shalat dan kebiasaan doa harian sebagai mekanisme coping bagi individu yang mengalami kecemasan akut. Terakhir, penelitian terapan dapat mengembangkan modul pelatihan berbasis teks Tafsir Fī Ẓilāl Al‑Qurān yang menekankan praktik kesabaran dan shalat, lalu mengevaluasi dampaknya pada kesejahteraan psikologis responden melalui metode survei longitudinal.

Read online
File size493.89 KB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test