IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

MA'ALIM: Jurnal Pendidikan IslamMA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam

Stereotipe yang menganggap perempuan itu lemah, sangat bergantung pada laki-laki, dan tidak bisa mandiri masih banyak ditemukan hingga saat ini, tidak terkecuali di Desa Papungan, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan muslimat Nahdhatul Ulama Desa Papungan dalam pemberdayaan perempuan pada bidang sosial keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Analisis data yang dari konsep Milles dan Hubberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian pertama, peranan Muslimat Nahdhatul Ulama dalam pemberdayaan adalah dengan cara mendidik, membimbing, melatih, dan mengarahkan melalui kegiatan yasinan, tadarus al-Qur`an, banjari al-Barjanji, dan Pengajian. Kedua, faktor pendukung yang mempengaruhi pemberdayaan adalah dukungan dari kepala desa, semangat partisipasi dari anggota, dan sarana prasarana. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurang optimalnya motivasi, disiplin waktu, siuasi dan kondisi serta perbedaan latar belakang. Ketiga, dampak gerakan Muslimat dalam konteks ruhaniyah, perubahan yang dialami masyarakat yaitu dapat meningkatkan iman takwa dan memperlancar ibu-ibu dalam membaca al-Qur`an. Sedangkan dalam konteks intelektual, penambahan pengetahuan yang baru, dan optimalisasi bakat dalam kegiatan banjari dan al-Barjanji. Sedangkan dalam konteks ekonomi, kegiatan yang dapat membentuk perubahan pada ibu-ibu yaitu menambah pemasukan melalui bisyaroh ketika ada tawaran hadroh dan memimpin yasinan.

Peranan Muslimat Nahdhatul Ulama di Desa Papungan dalam pemberdayaan perempuan pada bidang sosial keagamaan meliputi membimbing, mendidik, dan mengarahkan melalui kegiatan tadarus al-Qur`an dan pengajian, melatih melalui kegiatan banjari al-Barjanji, serta membimbing melalui kegiatan yasinan.Faktor pendukung pemberdayaan meliputi dukungan kepala desa dan semangat anggota, sementara faktor penghambatnya adalah kurangnya dana, disiplin waktu, dan perbedaan latar belakang.Dampak pemberdayaan ini terlihat dalam peningkatan iman dan takwa, kelancaran membaca al-Qur`an, pengembangan bakat, serta peningkatan pendapatan melalui kegiatan keagamaan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada strategi peningkatan partisipasi aktif perempuan dalam kegiatan ekonomi produktif yang diselenggarakan oleh Muslimat Nahdhatul Ulama, dengan mempertimbangkan potensi lokal dan kebutuhan pasar. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai pengaruh pendidikan agama terhadap perubahan perilaku perempuan dalam keluarga dan masyarakat, khususnya terkait dengan kesetaraan gender dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga. Terakhir, penelitian dapat mengkaji efektivitas model pemberdayaan yang diterapkan oleh Muslimat Nahdhatul Ulama dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan, termasuk aspek kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial, serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mendukung keberhasilan program tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan peran dan kualitas hidup perempuan di masyarakat, serta memperkuat gerakan pemberdayaan perempuan yang berbasis nilai-nilai agama dan budaya.

Read online
File size315.46 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test