ISNJBENGKALISISNJBENGKALIS
KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatKHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatTujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pendidikan kepada orang tua yang memiliki anak uisia 3-12 tahun agar bijak dalam menentukan tontonan di YouTube. Dari hasil pengamatan anak usia 3-12 tahun suka melihat YouTube, sementara konten-konten di YouTube mungkin tidak layak untuk di tonton anak-anak. Metode pelaksanaan pengabdian masyakat ini adalah dengan sosialisasi kepada masyarakat sekitar Bence, Garum, Blitar. Sosialisasi di lakuakan dengan pembinaan kepada orang tua terhadap resiko dan manfaat penggunaan aplikasi YouTube oleh anak-anak dan memberikan strategi dan teknik kepada orang tua dan pengasuh dalam mengontrol dan mengawasi akses anak-anak mereka terhadap konten YouTube. Melalui kegiatan pengabdian masyrakaat ini diharapkan dapat membantu mengurangi dampak negatif aplikasi YouTube terhadap kesejahteraan dan perkembangan anak-anak (Maharani et al., 2019) dalam rentang usia 3-12 tahun. Diharapkan penggunaan yang positif dan bermanfaat dari platform tersebut (Rediansyah, 2020), edukasi digital, pembatasan waktu layar, pilihan konten yang lebih aman.
Kegiatan sosialisasi ini berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman para orang tua, pengasuh, dan pendidik tentang pengaruh aplikasi YouTube terhadap kondisi anak usia 3-12 tahun.Metode penyuluhan, workshop praktis, dan diskusi yang diterapkan efektif dalam memberikan informasi dan solusi yang dapat langsung diterapkan oleh peserta di rumah.Ke depannya, upaya yang lebih berkelanjutan dan sinergis dengan berbagai pihak diperlukan untuk memastikan anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara positif tanpa harus terpapar pada konten yang merugikan perkembangan mereka.
Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada beberapa aspek penting untuk memahami lebih dalam pengaruh YouTube pada anak dan upaya pengawasannya. Pertama, menarik untuk meneliti sejauh mana fitur pengawasan orang tua yang telah diajarkan dalam sosialisasi ini benar-benar efektif dalam jangka panjang. Apakah penerapan fitur ini secara konsisten mampu mengurangi dampak negatif seperti paparan konten tidak sesuai atau ketergantungan pada gawai, dan faktor-faktor apa saja yang mendukung atau menghambat keberhasilannya di lingkungan keluarga? Kedua, mengingat adanya perbedaan tingkat pemahaman teknologi di kalangan orang tua, penelitian dapat mengeksplorasi pendekatan edukasi digital yang lebih personal dan bertahap. Misalnya, apakah modul pelatihan yang dirancang khusus untuk orang tua dengan tingkat pemahaman teknologi yang berbeda akan menghasilkan peningkatan kemampuan pengawasan yang lebih signifikan dibandingkan metode pelatihan yang umum? Ini bisa membantu menemukan cara terbaik untuk memberdayakan semua orang tua, termasuk mereka yang kurang familiar dengan teknologi, dalam mengelola penggunaan YouTube anak-anak mereka. Terakhir, sangat penting untuk menyelidiki bagaimana kolaborasi yang lebih luas antara berbagai pihak, seperti sekolah, tokoh masyarakat, dan pemerintah, dapat membentuk lingkungan digital yang lebih aman dan mendukung. Studi bisa dilakukan untuk menguji efektivitas kampanye kesadaran yang melibatkan banyak pihak dalam mengubah perilaku anak dan orang tua terhadap penggunaan media digital, serta mengidentifikasi strategi kolaborasi paling efisien untuk mencapai tujuan tersebut.
- Pengaruh Penggunaan Aplikasi YouTube Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun | Fitri... doi.org/10.30829/raudhah.v11i2.2026Pengaruh Penggunaan Aplikasi YouTube Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5 6 Tahun Fitri doi 10 30829 raudhah v11i2 2026
- Comm-Edu. manfaat anak sekolah asrama spn cisarua bandung comm edu community education journal authors... journal.ikipsiliwangi.ac.id/index.php/comm-edu/article/view/4355Comm Edu manfaat anak sekolah asrama spn cisarua bandung comm edu community education journal authors journal ikipsiliwangi ac index php comm edu article view 4355
- Sosialisasi Pengaruh Aplikasi Youtobe Terhadap Kondisi Anak Usia 3-12 Tahun | KHIDMAH: Jurnal Pengabdian... doi.org/10.46367/khidmah.v1i2.2183Sosialisasi Pengaruh Aplikasi Youtobe Terhadap Kondisi Anak Usia 3 12 Tahun KHIDMAH Jurnal Pengabdian doi 10 46367 khidmah v1i2 2183
| File size | 509.7 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
ISNJBENGKALISISNJBENGKALIS Hasil evaluasi menunjukkan bahwa motivasi generasi Z mengalami peningkatan setelah dilaksanakan seminar pembinaan jiwa wirausaha, sebanyak 83 persen pesertaHasil evaluasi menunjukkan bahwa motivasi generasi Z mengalami peningkatan setelah dilaksanakan seminar pembinaan jiwa wirausaha, sebanyak 83 persen peserta
Yogya UMBYogya UMB Psikoedukasi dan konseling meningkatkan pemahaman orang tua tentang kesiapan anak memasuki sekolah dasar.orang tua mendapatkan pengetahuan tentang aspekPsikoedukasi dan konseling meningkatkan pemahaman orang tua tentang kesiapan anak memasuki sekolah dasar.orang tua mendapatkan pengetahuan tentang aspek
POLBENGPOLBENG Nilai indeks layanan berada pada kategori sedang, dengan aspek sosial relatif baik, namun aspek fisik dan manajemen masih perlu ditingkatkan. OptimalisasiNilai indeks layanan berada pada kategori sedang, dengan aspek sosial relatif baik, namun aspek fisik dan manajemen masih perlu ditingkatkan. Optimalisasi
POLBENGPOLBENG Pengecekan dilakukan secara cermat, mengevaluasi setiap elemen yang rusak untuk mendapatkan nilai kondisi. Dalam penelitian ini, evaluasi dilakukan padaPengecekan dilakukan secara cermat, mengevaluasi setiap elemen yang rusak untuk mendapatkan nilai kondisi. Dalam penelitian ini, evaluasi dilakukan pada
UNTAG SMDUNTAG SMD Hanya satu remaja yang menunjukkan komunikasi dan kedekatan yang harmonis dengan orang tuanya. Remaja akhir sangat membutuhkan kehadiran orang tua untukHanya satu remaja yang menunjukkan komunikasi dan kedekatan yang harmonis dengan orang tuanya. Remaja akhir sangat membutuhkan kehadiran orang tua untuk
ISNJBENGKALISISNJBENGKALIS Program ini menggunakan metode ABCD (Asset-Based Community Development) yang melibatkan empat tahapan utama: pemetaan aset lokal, pembangunan koneksi denganProgram ini menggunakan metode ABCD (Asset-Based Community Development) yang melibatkan empat tahapan utama: pemetaan aset lokal, pembangunan koneksi dengan
ISNJBENGKALISISNJBENGKALIS Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat motivasi di kalangan pemuda telah meningkat secara signifikan setelah pelatihan bisnis syariah, dengan sekitarHasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat motivasi di kalangan pemuda telah meningkat secara signifikan setelah pelatihan bisnis syariah, dengan sekitar
STKIP JBSTKIP JB Hasil pertumbuhan berdasarkan tinggi badan sesuai umur anak di dapatkan 85,71% anak dalam kategori normal. Hasil perkembangan anak usia dini di dapatkanHasil pertumbuhan berdasarkan tinggi badan sesuai umur anak di dapatkan 85,71% anak dalam kategori normal. Hasil perkembangan anak usia dini di dapatkan
Useful /
Yogya UMBYogya UMB 882), pembelajaran optimal (Alpha-Chronbach 0. 769), dan komunikasi positif antara guru dan siswa (Alpha-Chronbach 0. 820). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan882), pembelajaran optimal (Alpha-Chronbach 0. 769), dan komunikasi positif antara guru dan siswa (Alpha-Chronbach 0. 820). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan
TRISAKTITRISAKTI Untuk memastikan kondisi lingkungan perkotaan tetap terjaga, diterapkan regulasi yang salah satunya mengatur ketersediaan ruang terbuka hijau. RegulasiUntuk memastikan kondisi lingkungan perkotaan tetap terjaga, diterapkan regulasi yang salah satunya mengatur ketersediaan ruang terbuka hijau. Regulasi
TRISAKTITRISAKTI Studi ini merekomendasikan penguatan sistem dokumentasi berdasarkan pengalaman, pengakuan formal terhadap kontribusi lapangan, dan integrasi teknologiStudi ini merekomendasikan penguatan sistem dokumentasi berdasarkan pengalaman, pengakuan formal terhadap kontribusi lapangan, dan integrasi teknologi
UBBGUBBG Strategi evaluasi moral secara dominan mengaitkan UU Cipker dengan nilai-nilai seperti optimisme, kepedulian, dan keamanan untuk membangun penerimaan publikStrategi evaluasi moral secara dominan mengaitkan UU Cipker dengan nilai-nilai seperti optimisme, kepedulian, dan keamanan untuk membangun penerimaan publik