UNRAMUNRAM

Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment (Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia)Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment (Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia)

Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki potensi tinggi dalam industri perikanan khususnya di Indonesia karena kandungan nutrisi dan ketersediannya. Di Sekotong, Bangko-Bangko, ikan tongkol biasa diolah menjadi pindang ikan tongkol untuk memperpanjang masa simpan ikan serta meningkatkan nilai ikan. Pada penelitian ini akan dibahas terkait proses produksi, pemilihan bahan baku dan sanitasi pada pengolahan pindang ikan tongkol di wilayah Bangko-Bangko, Sekotong dilakukan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah studi literatur, observasi dan wawancara. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa proses produksi pindang ikan tongkol memiliki tahapan di antaranya pengemasan, penggaraman, perebusan, dan penyimpanan. Lokasi produksi masih kurang memenuhi standar karena berada dekat dengan payau. Sanitasi proses pengolahan, pekerja dan alat masih harus diperhatikan seperti penggunaan sabun pembersih untuk alat yang akan dibersihkan. Perlu dilakukannya sosialisasi atau pelatihan teknik penanganan bahan pangan yang benar. Selain itu, perlu dilakukannya inovasi pengemasan untuk dapat meningkatkan masa simpan pindang tongkol seperti penggunaan plastik PE atau kemasan kedap udara. Namun, kendala biaya juga menjadi bahan pertimbangan.

Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian dapat disimpulkan bahwa produk pindang ikan tongkol yang dihasilkan oleh produsen di wilayah Bangko-bangko, Sekotong memiliki kualitas mutu yang standar.Kualitas mutu akan lebih baik apabila ikan tongkol yang akan dipindang ketika proses pembersihan, bagian insang dan isi dalam perut ikan juga dihilangkan serta dalam hal pengemasan, akan lebih baik apabila kemasan yang digunakan bukan hanya dari keranjang yang digunakan untuk pemindangan namun diganti menjadi kemasan kedap udara atau platik PE ketika akan dipasarkan.Sanitasi tempat, pekerja dan alat di produsen pindang ikan tongkol Bangko-bangko perlu lebih dipertahatikan lagi terutama pada kebersihan alat perebusan / alat pindang yang digunakan serta lantai lokasi tahap pembersihan serta tak lupa, sanitasi pekerja seperti kebersihan tangan juga perlu diperhatikan.Dengan menerapkan prinsip sanitasi, penggunaan bahan baku bermutu serta penanganan bahan bak yang benar, produk pindang ikan tongkol yang dihasilkan akan memiliki kualitas mutu yang tinggi.

Untuk meningkatkan kualitas dan keamanan produk pindang ikan tongkol, disarankan untuk melakukan inovasi dalam pengemasan. Penggunaan kemasan kedap udara atau plastik PE dapat memperpanjang masa simpan pindang tongkol. Selain itu, perlu dilakukan sosialisasi atau pelatihan teknik penanganan bahan pangan yang benar kepada para produsen, termasuk sanitasi alat dan tempat produksi. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pengemasan yang lebih efektif dan terjangkau, serta mengeksplorasi alternatif bahan pengemas yang ramah lingkungan dan aman untuk kesehatan konsumen. Dengan demikian, produk pindang ikan tongkol dapat memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar dan memenuhi standar kualitas serta keamanan pangan.

Read online
File size905.11 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test