UNRAMUNRAM

Jurnal Rimba LestariJurnal Rimba Lestari

Karbon dioksida (CO2) memiliki kontribusi signifikan terhadap pemanasan global yang menyebabkan perubahan iklim, berdampak pada kehidupan manusia. Untuk mengurangi emisi, Indonesia berkomitmen menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 29% secara mandiri dan 41% dengan dukungan internasional pada tahun 2030 melalui dokumen NDC (Nationally Determined Contribution). Salah satu strategi yang dilakukan adalah program Indonesias Forestry and Other Land Uses (FoLU) Net Sink 2030, yang memprioritaskan sektor kehutanan dan penggunaan lahan. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas kegiatan Rehabilitasi DAS berbasis agroforestri di area Kelompok Tani Hutan (KTH) Hijau Makmur, Desa Gelangsar, Kabupaten Lombok Barat. Hasil menunjukkan tingkat kerapatan tanaman kategori tinggi (>400–600 tanaman/ha), dengan jenis tanaman MPTS seperti durian, manggis, alpukat, dan petai yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Tanaman yang diteliti termasuk kategori semai dan pancang (umur 1–3 tahun, tinggi >1,5 meter, diameter batang <10 cm). Dengan peningkatan umur, volume batang dan luas tajuk tanaman berpotensi meningkatkan serapan karbon melalui batang, akar, seresah, dan necromass. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik agroforestri tidak hanya memberikan manfaat ekonomi tetapi juga mendukung mitigasi perubahan iklim melalui peningkatan potensi penyimpanan karbon.

Efektivitas pemanfaatan lahan berdasarkan kerapatan tanaman pada area kelola KTH Hijau Makmur memiliki nilai rata-rata 571 tanaman per hektar dengan skor 80, sehingga tergolong kategori Tinggi (kerapatan >400–600 tanaman/ha).Kerapatan tanaman tertinggi ditemukan pada petak ukur (PU)-7 sebesar 980 tanaman per hektar dengan skor 100, sehingga tergolong kategori Sangat Tinggi (kerapatan >600 tanaman/ha).Tingginya kerapatan tanaman didukung oleh minat petani dalam menanam dan memelihara tanaman MPTS, yang secara ekonomi berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus mempertahankan nilai konservasi lingkungan.Praktik agroforestri yang mengkombinasikan tanaman kayu dan tanaman MPTS dapat meningkatkan potensi penyerapan karbon.Sistem agroforestri memiliki keunggulan dalam menyerap karbon karena beragamnya vegetasi penyusun, tingginya kerapatan, dan lapisan tajuk yang kompleks.

Penelitian lanjutan perlu mengkaji dampak jangka panjang dari penggunaan tanaman MPTS terhadap kesehatan tanah dan keanekaragaman hayati di area rehabilitasi DAS. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara model agroforestri berbasis MPTS dengan model lainnya di wilayah dengan kondisi geografis serupa untuk mengevaluasi efektivitas penyerapan karbon. Terakhir, penelitian tentang strategi penglibatan komunitas lokal dalam pengelolaan agroforestri dapat dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program mitigasi perubahan iklim, terutama dalam konteks peningkatan kesadaran dan keuntungan ekonomi yang berkelanjutan.

  1. The patterns of agroforestry: the implementation and its impact on local community income and carbon... doi.org/10.1088/1755-1315/917/1/012043The patterns of agroforestry the implementation and its impact on local community income and carbon doi 10 1088 1755 1315 917 1 012043
Read online
File size1.01 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test