IJRETINAIJRETINA
International Journal of RetinaInternational Journal of RetinaNeovascular age-related macular degeneration (nAMD) merupakan penyebab utama kehilangan penglihatan ireversibel pada populasi lansia. Terapi intravitreal anti-vascular endothelial growth factor (anti-VEGF) telah merevolusi pengobatan nAMD. Faricimab, antibodi bi-spesifik anti-VEGF dan anti-angiopoietin-2 yang baru, menunjukkan potensi dalam uji klinis. Tinjauan sistematis komprehensif ini bertujuan untuk mengevaluasi efikasi dan keamanan intravitreal faricimab dalam pengelolaan nAMD di dunia nyata. Studi komprehensif dilakukan pada basis data elektronik utama untuk mengidentifikasi studi yang melaporkan hasil terkait pengobatan faricimab untuk nAMD di lingkungan dunia nyata. Sebanyak 6 studi termasuk, terdiri dari 800 pasien termasuk 874 mata. Hasilnya menunjukkan bahwa faricimab dikaitkan dengan peningkatan visual acuity yang signifikan pada pasien dengan nAMD, dengan hasil yang sebanding atau lebih baik dari agen anti-VEGF yang ada. Selain itu, pasien yang menerima faricimab biasanya memerlukan lebih sedikit injeksi, yang berpotensi mengurangi beban pengobatan. Temuan juga menunjukkan bahwa faricimab dapat menawarkan interval pengobatan yang lebih lama, yang dapat berdampak positif pada kualitas hidup pasien. Terkait keamanan, faricimab menunjukkan profil keamanan yang menguntungkan di lingkungan dunia nyata, dengan insiden rendah kejadian buruk okular dan sistemik.
Tinjauan sistematis ini menunjukkan bahwa faricimab memiliki profil keamanan yang menguntungkan dalam pengaturan dunia nyata, dengan insiden rendah kejadian buruk okular dan sistemik.Hal ini menunjukkan bahwa faricimab dapat ditoleransi dengan baik oleh pasien, mendukung penggunaannya dalam jangka panjang dalam pengelolaan nAMD.Faricimab dikaitkan dengan peningkatan visual acuity yang signifikan pada pasien dengan nAMD, dengan hasil yang sebanding atau lebih baik dari agen anti-VEGF yang ada.Selain itu, pasien yang menerima faricimab biasanya memerlukan lebih sedikit injeksi, yang berpotensi mengurangi beban pengobatan.Temuan ini mendukung penggunaan faricimab sebagai pilihan pengobatan yang efektif dan aman untuk nAMD.
Berdasarkan temuan dari penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk lebih memahami potensi faricimab dalam pengelolaan nAMD. Pertama, penelitian prospektif jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi efikasi dan keamanan faricimab dalam jangka waktu yang lebih lama, terutama pada populasi pasien yang beragam. Kedua, studi komparatif langsung yang membandingkan faricimab dengan agen anti-VEGF lain, seperti aflibercept atau brolucizumab, akan membantu menentukan peran optimal faricimab dalam algoritma pengobatan nAMD. Ketiga, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi prediktor respons terhadap faricimab, seperti karakteristik pasien atau fitur penyakit, untuk memandu keputusan pengobatan yang dipersonalisasi. Dengan mengatasi pertanyaan-pertanyaan ini, kita dapat lebih mengoptimalkan penggunaan faricimab dan meningkatkan hasil bagi pasien dengan nAMD.
| File size | 630.38 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Hasil observasi menunujukan kekuatan otot yaitu >3 dalam kategori baik, menunjukan adanya peningkatan signifikan antara skala kekuatan otot sebelum danHasil observasi menunujukan kekuatan otot yaitu >3 dalam kategori baik, menunjukan adanya peningkatan signifikan antara skala kekuatan otot sebelum dan
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Hasil observasi menunjukkan kekuatan otot yaitu >3 dalam kategori baik, menunjukkan adanya peningkatan signifikan antara skala kekuatan otot sebelum danHasil observasi menunjukkan kekuatan otot yaitu >3 dalam kategori baik, menunjukkan adanya peningkatan signifikan antara skala kekuatan otot sebelum dan
JURNALBIKESJURNALBIKES Peran caregiver dalam merawat pasien skizofrenia bermanfaat pada tingkat kesembuhan, kemandirian serta kualitas hidup yang baik. Tujuan penelitian: memberikanPeran caregiver dalam merawat pasien skizofrenia bermanfaat pada tingkat kesembuhan, kemandirian serta kualitas hidup yang baik. Tujuan penelitian: memberikan
MALAHAYATIMALAHAYATI Prevalensi penyakit dermatofitosis di dunia adalah sebesar 20-25%, sedangkan di Asia mencapai 35,6%, di Indonesia yang menunjukkan angka persentase 27,6%Prevalensi penyakit dermatofitosis di dunia adalah sebesar 20-25%, sedangkan di Asia mencapai 35,6%, di Indonesia yang menunjukkan angka persentase 27,6%
JURNALBIKESJURNALBIKES Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode Accidental Sampling yang melibatkan 42 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakanDesain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode Accidental Sampling yang melibatkan 42 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Perawat sebagai bagian dari tim kesehatan bertanggung jawab memberikan asuhan keperawatan pada pasien halusinasi di rumah sakit melalui penerapan strategiPerawat sebagai bagian dari tim kesehatan bertanggung jawab memberikan asuhan keperawatan pada pasien halusinasi di rumah sakit melalui penerapan strategi
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE 05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan signifikan antara kepatuhan diet dengan penyembuhan luka diabetik. Oleh karena itu, peneliti berkesimpulan05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan signifikan antara kepatuhan diet dengan penyembuhan luka diabetik. Oleh karena itu, peneliti berkesimpulan
URECOLURECOL Berdasarkan hasil analisis terhadap 15 jurnal tersebut dapat diketahui bahwa efek samping kemoterapi pada pasien kanker serviks terbanyak adalah mual danBerdasarkan hasil analisis terhadap 15 jurnal tersebut dapat diketahui bahwa efek samping kemoterapi pada pasien kanker serviks terbanyak adalah mual dan
Useful /
IJRETINAIJRETINA Pengantar: Ablasi Retina Reumatogenik (ARR) yang disebabkan oleh robekan pada retina menyebabkan akumulasi cairan dan pemisahan retina neurosensori dariPengantar: Ablasi Retina Reumatogenik (ARR) yang disebabkan oleh robekan pada retina menyebabkan akumulasi cairan dan pemisahan retina neurosensori dari
IJRETINAIJRETINA Penelitian ini mengindikasikan bahwa paparan sinar-X kronis tanpa pelindung mata berpotensi menyebabkan penipisan retina dan kehilangan lapisan serat sarafPenelitian ini mengindikasikan bahwa paparan sinar-X kronis tanpa pelindung mata berpotensi menyebabkan penipisan retina dan kehilangan lapisan serat saraf
IJRETINAIJRETINA Suplemen selenium melindungi sebagian terhadap kerusakan retina yang disebabkan oleh HFCS pada tikus, terutama dengan mengurangi secara signifikan peningkatanSuplemen selenium melindungi sebagian terhadap kerusakan retina yang disebabkan oleh HFCS pada tikus, terutama dengan mengurangi secara signifikan peningkatan
ISNJBENGKALISISNJBENGKALIS Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini menggunakan metode diskusi dan simulasi. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah para generasi mudaMetode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini menggunakan metode diskusi dan simulasi. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah para generasi muda