IJRETINAIJRETINA
International Journal of RetinaInternational Journal of RetinaLuka makula traumatik (TMH) merupakan akibat yang jarang terjadi dari trauma okular tumpul, seringkali menyebabkan gangguan penglihatan. Meskipun penutupan spontan mungkin terjadi, keputusan antara observasi dan intervensi bedah masih diperdebatkan. Laporan kasus ini menyajikan pasien pria muda yang mengalami TMH setelah trauma okular tumpul. Kami membahas presentasi klinis, pertimbangan diagnostik, dan manajemen, menyoroti pentingnya menimbang hasil anatomis dan fungsional ketika menentukan strategi pengobatan terbaik. Observasi merupakan pendekatan yang masuk akal dalam kasus terpilih, terutama pada pasien yang lebih muda dengan peluang penutupan spontan. Keputusan pengobatan yang individual sangat penting, dengan mempertimbangkan potensi risiko bedah dan prognosis visual.
Luka makula traumatik (TMH) memerlukan keseimbangan antara hasil anatomis dan fungsional dalam penanganannya.Observasi merupakan pendekatan yang masuk akal dalam kasus terpilih, terutama pada pasien yang lebih muda dengan peluang penutupan spontan.Keputusan pengobatan yang individual sangat penting, dengan mempertimbangkan potensi risiko bedah dan prognosis visual.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian longitudinal yang lebih besar diperlukan untuk mengevaluasi secara lebih akurat tingkat penutupan spontan TMH pada berbagai kelompok usia dan dengan tingkat keparahan cedera yang berbeda. Hal ini akan membantu dalam mengembangkan pedoman yang lebih tepat untuk menentukan kapan intervensi bedah diperlukan. Kedua, penelitian lebih lanjut harus fokus pada identifikasi faktor-faktor prediktif yang lebih akurat untuk keberhasilan visual setelah vitrektomi pada pasien TMH. Ini dapat mencakup analisis lebih rinci dari karakteristik OCT, seperti integritas zona ellipsoid dan keberadaan membran epiretinal. Ketiga, eksplorasi terapi adjuvan baru, seperti faktor pertumbuhan atau agen anti-inflamasi, dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan hasil visual setelah vitrektomi pada pasien TMH. Penelitian ini dapat membantu mengoptimalkan strategi pengobatan dan meningkatkan kualitas hidup pasien yang menderita TMH.
| File size | 1.8 MB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Praktik klinis harian menunjukkan bahwa banyak anggota keluarga masih memiliki pengetahuan terbatas tentang perawatan yang tepat untuk kerabat dengan halusinasi.Praktik klinis harian menunjukkan bahwa banyak anggota keluarga masih memiliki pengetahuan terbatas tentang perawatan yang tepat untuk kerabat dengan halusinasi.
STIKESMAYAPADASTIKESMAYAPADA Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara motivasi dan efikasi diri pada pasien diabetes melitus di Rumah Sakit Marinir Cilandak, mengingat pentingnyaPenelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara motivasi dan efikasi diri pada pasien diabetes melitus di Rumah Sakit Marinir Cilandak, mengingat pentingnya
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Peningkatan kekuatan otot terjadi akibat kontraksi otot dan pergerakan rutin yang meningkatkan massa dan kekuatan otot serta menjaga mobilitas sendi. LatihanPeningkatan kekuatan otot terjadi akibat kontraksi otot dan pergerakan rutin yang meningkatkan massa dan kekuatan otot serta menjaga mobilitas sendi. Latihan
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Diharapkan hasil penelitian ini, ROM Exercise bisa dijadikan petugas kesehatan sebagai salah satu tindakan perawatan yang efektif untuk pasien stroke yangDiharapkan hasil penelitian ini, ROM Exercise bisa dijadikan petugas kesehatan sebagai salah satu tindakan perawatan yang efektif untuk pasien stroke yang
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Osteoarthritis lutut adalah penyakit degeneratif yang menyebabkan keterbatasan gerak dan fungsi. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek Knee OsteoarthritisOsteoarthritis lutut adalah penyakit degeneratif yang menyebabkan keterbatasan gerak dan fungsi. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek Knee Osteoarthritis
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Metode kuantitatif deskriptif cross-sectional dengan 96 responden menggunakan Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24). Hasil menunjukkan bahwa mayoritasMetode kuantitatif deskriptif cross-sectional dengan 96 responden menggunakan Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24). Hasil menunjukkan bahwa mayoritas
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Selain itu perawat juga dapat memberikan terapi tambahan berupa terapi musik klasik. Studi kasus ini bertujuan melakukan asuhan keperawatan secara menyeluruhSelain itu perawat juga dapat memberikan terapi tambahan berupa terapi musik klasik. Studi kasus ini bertujuan melakukan asuhan keperawatan secara menyeluruh
URECOLURECOL Referensi yang digunakan merupakan literature yang didapat dari Google Scholar dan Pub Med dari tahun 2014 hingga tahun 2020. Setelah mereview 15 jurnalReferensi yang digunakan merupakan literature yang didapat dari Google Scholar dan Pub Med dari tahun 2014 hingga tahun 2020. Setelah mereview 15 jurnal
Useful /
UGUG (3) pengembangan zona sosial berupa plaza komunitas dan taman edukatif. (4) integrasi konektivitas dengan jalur sepeda dan halte transportasi publik. serta(3) pengembangan zona sosial berupa plaza komunitas dan taman edukatif. (4) integrasi konektivitas dengan jalur sepeda dan halte transportasi publik. serta
SUBSETSUBSET Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan aplikasi Quizizz dalam proses pelatihan dapat meningkatkan motivasi belajar peserta. Aplikasi ini memberikanTemuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan aplikasi Quizizz dalam proses pelatihan dapat meningkatkan motivasi belajar peserta. Aplikasi ini memberikan
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Penting bagi rumah sakit untuk terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan perawat. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasiPenting bagi rumah sakit untuk terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan perawat. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Dimana usaha-usaha pengawetan makanan telah dilakukan seperti penggaraman, pengasinan, dan lain-lain. Dalam industri roti, sanitasi meliputi kegiatan-kegiatanDimana usaha-usaha pengawetan makanan telah dilakukan seperti penggaraman, pengasinan, dan lain-lain. Dalam industri roti, sanitasi meliputi kegiatan-kegiatan