INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER

Neo Journal of economy and social humanitiesNeo Journal of economy and social humanities

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak keberadaan fenomena thrifting terhadap keberlanjutan merek lokal di Bandar Lampung, menggunakan perspektif bisnis Islam sebagai kerangka analisis. Metodologi yang digunakan adalah kombinasi penelitian lapangan dan kajian literatur dengan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara dengan pemilik merek lokal seperti Otsky, Kaway, Market Donkey, dan The Done House. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi COVID‑2019 memperkuat persaingan asimetri yang menyebabkan penurunan penjualan dan margin keuntungan merek lokal karena konsumen beralih ke produk thrifting yang menawarkan model unik dengan harga lebih rendah. Dari perspektif Islam, praktik perdagangan barang impor ilegal dianggap melanggar prinsip Shiddiq dan Ghirar karena kurangnya transparansi kondisi barang dan asal usulnya, serta melanggar prinsip Al‑Adl karena keuntungan tidak adil melalui penghindaran biaya pajak dan bea masnah. Sehubungan dengan itu, kebijakan melarang impor pakaian bekas dapat dibenarkan berdasarkan prinsip Mashlahah Mursalah untuk melindungi Hifzh al‑Mal dan Hifzh an‑Nafs. Disarankan agar merek lokal memanfaatkan integritas etis—meningkatkan Shiddiq dan Amanah serta mengadopsi narasi Slow Fashion yang berorientasi pada Mashlahah—sebagai keunggulan kompetitif utama.

Keberadaan thrifting secara signifikan merugikan merek lokal dengan memaksa mereka bersaing secara asimetris dan pada harga lebih rendah, yang menurunkan penjualan dan margin keuntungan.Dari perspektif etika bisnis Islam, thrifting ilegal melanggar prinsip Shiddiq, Ghirar, dan Al‑Adl, sehingga kebijakan larangan impor pakaian bekas dapat dibenarkan berdasar Mashlahah Mursalah.Untuk bertahan, merek lokal dianjurkan mengubah strategi menjadi diferensiasi nilai melalui integritas etis, inovasi desain, dan narasi Slow Fashion yang menegaskan kontribusi positif bagi ekonomi lokal.

Berhubung thrifting menimbulkan persaingan asimetris, peneliti berikutnya dapat meneliti bagaimana model bisnis berbasis langganan (subscription) pada merek lokal dapat memperkuat loyalitas pelanggan di tengah alternasi global; selanjutnya, studi eksperimental dapat mengevaluasi dampak kampanye pemasaran yang menonjolkan nilai etika Shiddiq dan amanah terhadap keputusan pembelian konsumen muslim; akhirnya, perlu kajian longitudinal mengenai persepsi konsumen tentang kualitas dan keamanan pakaian bekas setelah diterapkan standar sanitasi wajib, guna menilai potensi mitigasi risiko kesehatan dan meningkatkan kepercernan pasar.

  1. Etika Bisnis dalam Islam: Dampak dan Analisis Jual Beli Thrifting | OIKONOMIKA : Jurnal Kajian Ekonomi... doi.org/10.53491/oikonomika.v5i1.1176Etika Bisnis dalam Islam Dampak dan Analisis Jual Beli Thrifting OIKONOMIKA Jurnal Kajian Ekonomi doi 10 53491 oikonomika v5i1 1176
  2. BUDAYA KONSUMERISME PETANI PERKOTAAN: STUDI GAYA HIDUP PETANI DI KELURAHAN JERUK, LAKARSANTRI, SURABAYA... doi.org/10.20961/jas.v9i2.44359BUDAYA KONSUMERISME PETANI PERKOTAAN STUDI GAYA HIDUP PETANI DI KELURAHAN JERUK LAKARSANTRI SURABAYA doi 10 20961 jas v9i2 44359
  3. Impact of Thrifting Presence on Local Brands in Bandar Lampung According to Islamic Business Perspective... internationalpublisher.id/journal/index.php/Nejesh/article/view/392Impact of Thrifting Presence on Local Brands in Bandar Lampung According to Islamic Business Perspective internationalpublisher journal index php Nejesh article view 392
  4. El-Usrah;Jurnal El-Usrah;Jurnal El-Usrah: Jurnal Hukum Kelua. persepsi masyarakat praktik pernikahan... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/usrah/article/view/7676El Usrah Jurnal El Usrah Jurnal El Usrah Jurnal Hukum Kelua persepsi masyarakat praktik pernikahan jurnal ar raniry ac index php usrah article view 7676
Read online
File size412.81 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test