IAIN SUIAIN SU

Studia Economica : Jurnal Ekonomi IslamStudia Economica : Jurnal Ekonomi Islam

Penelitian ini dilaksanakan dengan dasar untuk mendeskripsikan tentang Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam meningkatkan kesejahtraan masyarakat menurut perspektif ekonomi Islam (Studi kasus pada BUMDes Air mineral Sibanggor Jae). Alasan mengambil studi kasus di Desa Sibanggor Jae Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal yang adalah salahsatu desa yang mengoperasikan BUMDes. Penelitian ini dilakukan dari Oktober 2023- Juli 2024. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dimana penelitian ini menggambarkan dan menjelaskan serta menginterprestasi objek dengan apa adanya. Validasi data dilakukan dengan cara menggali informasi dari beberapa informan yang berkaitan langsung dengan BUMDes Air Mineral. Selain itu peneliti juga melakukan observasi langsung dilokasi penelitian untuk melakukan verifikasi data untuk membandingkan data yang didapat dari informan sejalan dengan data atau berbeda. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa peran BUMDes Air Mineral Sibanggor Jae masih belum dapat dikatakan maksimal. Di Desa Sibanggor Jae, kesejahteraan masyarakat belum sepenuhnya tercapai menurut perspektif ekonomi Islam. Saat ini, masyarakat hanya mampu memenuhi kebutuhan ad-dharuriyyah, yaitu kebutuhan dasar yang bersifat mendesak. BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) belum optimal dalam memenuhi kebutuhan al-hajiyyah dan al-tahsiniyah, yang mencakup kebutuhan yang lebih tinggi dan bersifat sekunder. Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan peran BUMDes agar dapat mendukung kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. BUMDes Air Mineral Sibanggor Jae harus memperbaiki pengelolaan manejemen kelembagaan BUMDes agar menjadi lebih efisiens serta memaksimalkan kinerja BUMDes Air dan harus meningkatkan pelayanan BUMDes kepada masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dibahas mengenai peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari perspektif ekonomi Islam.Dari permasalahan yang ada, dapat disimpulkan bahwa BUMDes Air Mineral Sibanggor Jae belum berhasil mengurangi kemiskinan dari tahun ke tahun.Hal ini disebabkan oleh terbatasnya modal dan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan BUMDes, serta kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaannya.Gaya pengelolaan BUMDes Air Mineral Sibanggor Jae belum menerapkan sistem pengelolaan dengan baik.BUMDes Air Mineral Sibanggor Jae sejalan dengan prinsip Islam dan adanya dukungan serta kerja sama dan keikut sertaan anggota untuk mencapai kemajuan BUMDes Sibanggor Jae, dan tidak merendahkan golongan setiap suku dan agama.Tetapi BUMDes Air Mineral Sibanggor Jae hanya mampu memenuhi kebutuhan aldharuriyyah saja karena BUMDes memberikan sebagian dari hasil pendapatannya untuk anak yatim/piatu dan jompo di Desa Sibangor Jae.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peran BUMDes dalam mendukung kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Pertama, perlu dilakukan perbaikan pengelolaan manejemen kelembagaan BUMDes agar menjadi lebih efisien dan memaksimalkan kinerja BUMDes. Kedua, BUMDes harus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan al-hajiyyah dan al-tahsiniyah yang mencakup kebutuhan yang lebih tinggi dan bersifat sekunder. Ketiga, penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan BUMDes, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Dengan demikian, BUMDes dapat menjadi motor penggerak pembangunan desa yang berkelanjutan dan mendukung pertumbuhan masyarakat desa.

Read online
File size458.92 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test