UEUUEU

Jurnal Ekonomi : Journal of EconomicJurnal Ekonomi : Journal of Economic

Isu lingkungan hidup menjadi salah satu topik yang dibahas dalam konferensi internasional sejak Stockholm 1972 hingga Stockholm 2022. Indonesia ikut serta dalam peningkatan kinerja keberlanjutan, sehingga pembuatan regulasi dan kebijakan terkait isu lingkungan hidup sangat diperlukan bagi perusahaan yang beroperasi di Indonesia. Penelitian ini mengkaji pengungkapan lingkungan berdasarkan jenis industri (model 1) dan mengkaji pengungkapan lingkungan sebelum dan sesudah terbitnya peraturan terkait pelaporan keberlanjutan (model 2). Data yang digunakan adalah perusahaan pertambangan dan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2021. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat perbedaan risiko lingkungan antara perusahaan pertambangan, perusahaan high profile dan low profile. Selain itu, terdapat perbedaan skor pengungkapan lingkungan hidup sebelum dan sesudah terbitnya peraturan tersebut. Temuan ini memperkuat teori Neo-Institusional yang menyatakan bahwa regulator dapat memberikan tekanan pada suatu institusi.

Penelitian ini secara definitif menguji dan membuktikan bahwa terdapat perbedaan dalam pengungkapan lingkungan berdasarkan jenis industri, yaitu perusahaan pertambangan, manufaktur berprofil tinggi, dan manufaktur berprofil rendah.Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa peraturan OJK telah memberikan dampak signifikan terhadap pengungkapan lingkungan, sejalan dengan teori Neo-Institusional.Hal ini mengindikasikan bahwa regulasi pemerintah dapat secara signifikan memengaruhi tindakan perusahaan dalam meningkatkan pengungkapan lingkungan.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat memperluas analisis dengan menggunakan model pengujian yang lebih komprehensif, seperti MANCOVA, untuk memperkuat validitas hasil. Kedua, cakupan penelitian dapat diperluas dengan melibatkan berbagai jenis industri lainnya, seperti transportasi, konstruksi, dan perhotelan, untuk mendapatkan gambaran yang lebih luas mengenai praktik pengungkapan lingkungan di Indonesia. Ketiga, studi dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi keputusan perusahaan dalam melakukan pengungkapan lingkungan, termasuk peran tekanan dari pemangku kepentingan, budaya organisasi, dan insentif ekonomi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai efektivitas regulasi pemerintah dalam mendorong praktik keberlanjutan di kalangan perusahaan Indonesia dan berkontribusi pada pengembangan kebijakan yang lebih efektif di masa depan.

  1. Corporate Governance and Performance in Socially Responsible Corporations: New Empirical Insights from... doi.org/10.1111/corg.12026Corporate Governance and Performance in Socially Responsible Corporations New Empirical Insights from doi 10 1111 corg 12026
  2. A social conflict diagnostic tool for application in the mining industry: A case study in Peru - Saenz... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/csr.1714A social conflict diagnostic tool for application in the mining industry A case study in Peru Saenz onlinelibrary wiley doi 10 1002 csr 1714
  3. Environmental Performance and Firm Value: Testing the Role of Firm Reputation in Emerging Countries |... econjournals.com/index.php/ijeep/article/view/8490Environmental Performance and Firm Value Testing the Role of Firm Reputation in Emerging Countries econjournals index php ijeep article view 8490
Read online
File size417.21 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test