UNTADUNTAD

KOVALEN: Jurnal Riset KimiaKOVALEN: Jurnal Riset Kimia

Fotokatalis semikonduktor memiliki potensi besar dalam memecahkan persoalan lingkungan. Proses fotokatalis memakai semikonduktor salah satu teknologi untuk mengoksidasi senyawa organik seperti zat pewarna. Kulit jeruk (KJ) merupakan salah satu adsorben yang memiliki potensial untuk pemurnian zat warna yang meningkatkan aktivitas fotokatalitik pada material ZnO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi KJ-CTAB yang optimum untuk ditambahkan ke material ZnO. Hasil dari sintesis ZnO/KJ-CTAB varian 1:25, 2:25 dan 3:25 (b/v) menggunakan metode impregnasi basah dikarakterisasi pada instrumen IR, XRD, SEM, DR-UV dan BET. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FTIR juga menunjukkan adanya ikatan ZnO pada semua sampel, C-H pada sampel bervariasi 1:25, 2:25 dan 3:25 (b/v). Hasil XRD menunjukkan bahwa persentase kristalinitas mengalami penurunan dan hasil SEM menunjukkan bahwa ZnO/KJ-CTAB 1:25 (b/v) memiliki morfologi yang lebih homogen. Berdasarkan hasil DR-UV ZnO/KJ-CTAB 1:25 (b/v) mempunyai nilai energi celah pita sebesar 3,20 eV yang baik digunakan pada proses fotokatalis. Hasil BET menunjukkan bahwa semua sampel mempunyai ukuran dalam range 2–50 nm yang membuktikan bahwa semua sampel termasuk dalam material mesopori.

Berdasarkan hasil karakterisasi material meliputi FTIR, XRD, BET dan DR-UV diketahui bahwa material yang memiliki karakteristik paling optimum sebagai material fotokatalis adalah ZnO yang diimpregnasi dengan KJ-CTAB pada perbandingan 1.Material ini menunjukkan morfologi permukaan yang lebih homogen, luas permukaan yang lebih besar (36,071 m²/g), serta energi celah pita terkecil sebesar 3,20 eV yang mendukung efisiensi dalam proses fotokatalisis.Penambahan KJ-CTAB berlebih justru menurunkan kualitas material akibat aglomerasi partikel dan peningkatan energi celah pita.

Pertama, perlu diteliti pengaruh variasi jenis surfaktan selain CTAB, seperti non-ionik atau anionik, terhadap karakteristik dan efisiensi fotokatalitik material ZnO/KJ untuk mengetahui apakah ada surfaktan yang lebih optimal dalam mendistribusikan partikel dan meningkatkan luas permukaan. Kedua, penting untuk menguji kinerja material ZnO/KJ-CTAB 1:25 dalam degradasi berbagai jenis limbah zat warna industri secara realistis, termasuk dalam kondisi campuran zat warna dan pH air limbah yang bervariasi, untuk menilai kelayakannya dalam aplikasi nyata. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang reusabilitas dan stabilitas jangka panjang material setelah beberapa siklus penggunaan, termasuk analisis perubahan struktur dan aktivitas fotokatalitik setelah regenerasi, agar dapat mengevaluasi potensi penerapannya secara berkelanjutan dan ekonomis di industri.

  1. Pengaruh Penambahan Variasi KJ-CTAB Terhadap Karakteristik ZnO/KJ-CTAB yang Disintesis Menggunakan Metode... bestjournal.untad.ac.id/index.php/kovalen/article/view/16036Pengaruh Penambahan Variasi KJ CTAB Terhadap Karakteristik ZnO KJ CTAB yang Disintesis Menggunakan Metode bestjournal untad ac index php kovalen article view 16036
Read online
File size872.21 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test