UntikaUntika
Jurnal Media HukumJurnal Media HukumMelalui mandat Pasal 18 dan Pasal 28I Ayat (4) UUD 1945, pemerintah daerah memikul tanggung jawab sebagai pemangku kewajiban dalam pemenuhan hak atas informasi. Hak ini diwujudkan, antara lain, melalui pelayanan informasi publik. Namun, implementasinya saat ini masih terjebak dalam formalitas prosedural administratif dan menghadapi berbagai kendala sistemis. Artikel ini mengulas urgensi pergeseran paradigma pelayanan informasi publik menjadi berbasis hak (rights-based), di mana informasi tidak sekedar disediakan dan publik tidak sekedar dilayani, tetapi harus memenuhi aspek validitas dan integritas, aksesibilitas inklusif, dan relevansi sosial. Dengan menempatkan pelayanan informasi publik dalam kerangka hak asasi manusia, pemerintah daerah diharapkan dapat mentransformasi masyarakat menjadi subyek yang berdaya guna, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan memperkuat demokrasi substantif di aras lokal.
Pelayanan informasi publik merupakan mandat konstitusional yang imperatif bagi pemerintah daerah dan tidak boleh dieksekusi sebagai rutinitas prosedural semata.Pemerintah daerah harus bertransformasi dari pemilik informasi menjadi pelayan hak dasar yang menjamin informasi publik memiliki validitas dan integritas, aksesibilitas inklusif, serta relevansi sosial.Dengan pendekatan berbasis hak asasi manusia, pelayanan informasi publik dapat mewujudkan transparansi, akuntabilitas, partisipasi publik, serta menegakkan harkat dan martabat manusia di tingkat lokal.
Pertama, perlu diteliti bagaimana desain sistem pelayanan informasi publik yang inklusif bagi kelompok marginal, seperti masyarakat adat atau penyandang disabilitas, agar akses terhadap informasi tidak hanya tersedia secara digital tetapi juga dalam bentuk luring yang sesuai dengan konteks lokal mereka. Kedua, perlu dikaji efektivitas kepemimpinan kepala daerah dalam mendorong perubahan kultur birokrasi dari yang tertutup menjadi terbuka, termasuk bagaimana transparansi dapat menjadi alat perlindungan bagi aparatur dari tuduhan penyalahgunaan wewenang. Ketiga, penting untuk mempelajari integrasi prinsip hak asasi manusia dalam sistem evaluasi kinerja badan publik daerah, sehingga keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan tolok ukur utama dalam tata kelola pemerintahan yang bertanggung jawab dan berkeadilan.
| File size | 296.63 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNBINUNBIN Hasil uji ahli menunjukkan efektivitas 85%, sementara uji pengguna mendapatkan skor 73,3%, yang menunjukkan umpan balik positif. Berdasarkan hasil penelitianHasil uji ahli menunjukkan efektivitas 85%, sementara uji pengguna mendapatkan skor 73,3%, yang menunjukkan umpan balik positif. Berdasarkan hasil penelitian
INSANINSAN Guru bimbingan dan konseling berperan dalam memberikan bantuan kepada siswa agar mereka dapat mengenal dan menerima dirinya sendiri serta dapat mengenalGuru bimbingan dan konseling berperan dalam memberikan bantuan kepada siswa agar mereka dapat mengenal dan menerima dirinya sendiri serta dapat mengenal
ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA Program pengabdian masyarakat di Kampung Kuper telah berhasil meningkatkan kesadaran hukum warga, aparat kampung, serta anggota Bamuskam, khususnya terkaitProgram pengabdian masyarakat di Kampung Kuper telah berhasil meningkatkan kesadaran hukum warga, aparat kampung, serta anggota Bamuskam, khususnya terkait
UNBINUNBIN Cosine Similarity digunakan untuk mengukur sudut antara dua vektor tersebut, sehingga menentukan tingkat kesamaan antara diagnosis pasien dan referensi.Cosine Similarity digunakan untuk mengukur sudut antara dua vektor tersebut, sehingga menentukan tingkat kesamaan antara diagnosis pasien dan referensi.
UNBINUNBIN Serangan jantung tetap menjadi penyebab utama kematian secara global dan di Indonesia. Deteksi dini dan langkah preventif sangat penting untuk mengurangiSerangan jantung tetap menjadi penyebab utama kematian secara global dan di Indonesia. Deteksi dini dan langkah preventif sangat penting untuk mengurangi
UNBINUNBIN Selanjutnya, teks jawaban dipecah menjadi beberapa potongan substring atau dijadikan sebagai token menggunakan metode k-gram. Kemudian, dilakukan hashingSelanjutnya, teks jawaban dipecah menjadi beberapa potongan substring atau dijadikan sebagai token menggunakan metode k-gram. Kemudian, dilakukan hashing
INSANINSAN Dalam penelitian ini, strategi guru di RA Hj Zahara dalam mengembangkan bahasa anak adalah dengan menyanyikan lagu anak bersama-sama, dikte, bercakap-cakapDalam penelitian ini, strategi guru di RA Hj Zahara dalam mengembangkan bahasa anak adalah dengan menyanyikan lagu anak bersama-sama, dikte, bercakap-cakap
UnijoyoUnijoyo Kontribusi efektif regulasi diri terhadap kecenderungan nomofobia adalah 18,3%, sementara 81,7% lainnya disebabkan oleh variabel atau faktor lain. BerdasarkanKontribusi efektif regulasi diri terhadap kecenderungan nomofobia adalah 18,3%, sementara 81,7% lainnya disebabkan oleh variabel atau faktor lain. Berdasarkan
Useful /
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai RCA negara Thailand, India, dan China (>1) sehingga bisa dinyatakan bahwa negara tersebut memiliki keunggulanHasil penelitian menunjukkan bahwa nilai RCA negara Thailand, India, dan China (>1) sehingga bisa dinyatakan bahwa negara tersebut memiliki keunggulan
ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA Pengesahan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas bertujuan untuk memastikan pengakuan dan perlindungan hak-hak penyandang disabilitasPengesahan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas bertujuan untuk memastikan pengakuan dan perlindungan hak-hak penyandang disabilitas
INSANINSAN The study identified four types of errors made by students. The most frequent error was omission, accounting for 42. The primary factor contributing toThe study identified four types of errors made by students. The most frequent error was omission, accounting for 42. The primary factor contributing to
INSANINSAN Pengawasan yang diberikan pada anak berupa pembatasan waktu dalam menggunakan gawai oleh anak, menjaga anak untuk tidak mengakses konten-konten sepertiPengawasan yang diberikan pada anak berupa pembatasan waktu dalam menggunakan gawai oleh anak, menjaga anak untuk tidak mengakses konten-konten seperti