YALAMQAYALAMQA

Al-Aqlu: Jurnal Matematika, Teknik dan SainsAl-Aqlu: Jurnal Matematika, Teknik dan Sains

Ikan koi (Cyprinus rubrofuscus) adalah ikan hias dengan nilai ekonomis tinggi, namun budidayanya terkendala oleh pasokan benih berkualitas. Lingkungan perairan yang buruk dan kepadatan ikan tinggi dapat menyebabkan infeksi parasit yang melemahkan kekebalan dan menyebabkan stres serta infeksi pada ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis parasit, prevalensi, intensitas dan dominasi yang menyerang ikan koi. Penelitian ini menggunakkan metode survei. Data primer yang diambil yaitu panjang total dan berat ikan, jenis dan jumlah parasit, serta kualitas air (suhu, pH, DO dan ammonia). Ikan koi yang digunakan merupakan hasil budidaya sendiri di Andar Fish Farm Lingsar sebanyak 20 sampel. Hasil penelitian menunjukkan 3 jenis parasit yang ditemukan menyerang sampel ikan koi yaitu Dactyrogirus sp., Argulus sp., dan Oodinium sp. Tingkat prevalensi parasit yang ditemukan menyerang sampel ikan koi dari keempat kolam pengambilan sampel berkisar antara 20 – 100% masuk dalam kategori infeksi sering sampai dengan infeksi selalu, kemudian tingkat intensitas parasit yang ditemukan berkisar antara 1 – 16,4 individu/ekor dengan kategori rendah sampai dengan sedang, selanjutnya tingkat dominasi parasit yakni masing – masing 98,2% Dactyrogirus sp., 1,3% Argulus sp. dan 0,44%. Oodinium sp.

Jenis ektoparasit yang menginfeksi ikan koi (Cyprinus rubrofuscus) yang ditemukan yaitu, Dactyrogirus sp.Tingkat prevalensi parasit yang ditemukan menyerang sampel ikan koi dari keempat kolam pengambilan sampel berkisar antara 20 – 100% masuk dalam kategori infeksi sering sampai dengan infeksi selalu.Selanjutnya, tingkat intensitas parasit yang ditemukan berkisar antara 1 – 16,4 individu/ekor dengan kategori rendah sampai dengan sedang.Tingkat dominasi parasit yang ditemukan yakni masing – masing 98,2% Dactyrogirus sp.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai metode pengendalian parasit secara biologis, seperti penggunaan bakteri atau jamur antagonis yang dapat menghambat pertumbuhan parasit pada ikan koi. Kedua, penelitian mengenai pengaruh kualitas air terhadap kerentanan ikan koi terhadap infeksi parasit perlu dilakukan, dengan fokus pada identifikasi parameter kualitas air yang paling berpengaruh dan pengembangan strategi pengelolaan kualitas air yang optimal untuk meningkatkan ketahanan ikan terhadap parasit. Ketiga, penelitian tentang mekanisme kekebalan tubuh ikan koi terhadap berbagai jenis parasit dapat dilakukan, dengan tujuan untuk mengidentifikasi gen atau protein yang berperan penting dalam respons imun ikan terhadap parasit, sehingga dapat digunakan sebagai target pengembangan vaksin atau suplemen nutrisi untuk meningkatkan kekebalan ikan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai interaksi antara ikan koi, parasit, dan lingkungan, serta pengembangan strategi pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas dan kesehatan ikan koi.

Read online
File size600.01 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test