UQUQ
Bad request!Bad request!Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar biaya, produksi, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan pada usahatani padi dengan pola tanam jajar legowo di Desa Wangunrejo, serta mengetahui besar biaya, produksi, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan pada usahatani padi dengan sistem tanam larikan di Desa Wangunrejo, dan juga mengetahui perbedaan antara biaya, produksi, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan pada usahatani padi dengan menggunakan sistem tanam jajar legowo dan sistem tanam larikan. Petani yang menggunakan pola tanam jajar legowo adalah sebanyak 30 orang dan petani yang menggunakan pola tanam larikan adalah 30 orang. Besarnya biaya produksi pada usahatani padi menggunakan pola tanam jajar legowo per ha sebesar Rp 33.739.642, penerimaan sebesar Rp 77.625.420, pendapatan sebesar Rp 62.082.097 dan keuntungan sebesar Rp 59.429.101. Besarnya biaya produksi pada usahatani padi menggunakan pola tanam larikan per ha adalah sebesar Rp 29.911.099, penerimaan sebesar Rp 70.056.420, pendapatan sebesar Rp 55.861.318 dan keuntungan sebesar Rp 52.480.422. Terdapat perbedaan pada biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan keuntungan pada pola tanam jajar legowo dan pola tanam larikan. Pola tanam jajar legowo lebih menguntungkan.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa besarnya biaya produksi pada usahatani padi menggunakan pola tanam jajar legowo sebesar Rp 33.Besarnya biaya produksi pada usahatani padi menggunakan pola tanam larikan per ha adalah sebesar Rp 29.Pola tanam jajar legowo dan pola tanam larikan terdapat perbedaan antara biaya, penerimaan, pendapatan dan keuntungan.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak kelompok tani dan wilayah yang berbeda. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan biaya, produksi, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan antara pola tanam jajar legowo dan larikan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi optimalisasi usahatani padi, seperti pengoptimalan jarak tanam dan penggunaan varietas padi yang lebih produktif, untuk meningkatkan keuntungan petani. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan sumbangsih yang signifikan dalam upaya meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani padi di Indonesia.
| File size | 585.76 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UBUB Tingkat efisiensi teknis usahatani padi rata‑rata sebesar 0,738, menunjukkan masih ada peluang sebesar 26,2 % untuk meningkatkan efisiensi. FaktorTingkat efisiensi teknis usahatani padi rata‑rata sebesar 0,738, menunjukkan masih ada peluang sebesar 26,2 % untuk meningkatkan efisiensi. Faktor
IDID Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas mitra dan menunjukkan bahwa diversifikasi olahan jamur tiram berpotensi menjadi usahaDengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas mitra dan menunjukkan bahwa diversifikasi olahan jamur tiram berpotensi menjadi usaha
IDID 000 per siklus ( 40,6%), dan laba bersih meningkat 128,7% dari Rp 1. 000 per siklus, dengan R/C ratio naik dari 1,30 menjadi 1,61, menunjukkan kelayakan000 per siklus ( 40,6%), dan laba bersih meningkat 128,7% dari Rp 1. 000 per siklus, dengan R/C ratio naik dari 1,30 menjadi 1,61, menunjukkan kelayakan
IDID Kegiatan ini diharapkan dapat terus digunakan sehingga menurunkan risiko gagal produksi, meningkatkan produktivitas baglog, dan membuka peluang ekonomiKegiatan ini diharapkan dapat terus digunakan sehingga menurunkan risiko gagal produksi, meningkatkan produktivitas baglog, dan membuka peluang ekonomi
InstiperInstiper Rekomendasi strategi meliputi penguatan kemitraan jangka panjang, adopsi teknologi tepat guna, pengembangan produk/kemasan, optimalisasi pemasaran digital,Rekomendasi strategi meliputi penguatan kemitraan jangka panjang, adopsi teknologi tepat guna, pengembangan produk/kemasan, optimalisasi pemasaran digital,
PPS UNISTIPPS UNISTI Metode penentuan responden dalam penelitian ini akan menggunakan metode snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani memilikiMetode penentuan responden dalam penelitian ini akan menggunakan metode snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani memiliki
ILININSTITUTEILININSTITUTE Pemberdayaan kelompok tani “Setia Tani melalui adopsi teknologi Aerated Compost Tea (ACT) terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan petani mengenaiPemberdayaan kelompok tani “Setia Tani melalui adopsi teknologi Aerated Compost Tea (ACT) terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan petani mengenai
UNDANAUNDANA Untuk mendukung usaha pertanian berkelanjutan diperlukan teknologi dan praktek yang sudah terbukti relevan untuk meningkatkan produksi, dan keberlanjutanUntuk mendukung usaha pertanian berkelanjutan diperlukan teknologi dan praktek yang sudah terbukti relevan untuk meningkatkan produksi, dan keberlanjutan
Useful /
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Hasil menunjukkan konfigurasi 20 cm memberikan kinerja terbaik dengan daya maksimum 5,98 watt pada kecepatan 6,4 m/s dan Koefisien Kinerja (CP) sebesarHasil menunjukkan konfigurasi 20 cm memberikan kinerja terbaik dengan daya maksimum 5,98 watt pada kecepatan 6,4 m/s dan Koefisien Kinerja (CP) sebesar
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Penelitian ini memberikan solusi praktis untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi waktu siklus, serta dapat menjadi referensi bagi perusahaan dalamPenelitian ini memberikan solusi praktis untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi waktu siklus, serta dapat menjadi referensi bagi perusahaan dalam
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Part yang masuk rak tersusun berdasarkan urutan proses, meningkatkan kualitas First in First Out (FIFO), dan mengurangi risiko LIFO. Pekerja tidak perluPart yang masuk rak tersusun berdasarkan urutan proses, meningkatkan kualitas First in First Out (FIFO), dan mengurangi risiko LIFO. Pekerja tidak perlu
UNDANAUNDANA Peranan BUMDes Honihama dalam memberdayakan usahatani jagung meliputi bina manusia, bina usaha, dan bina modal, dengan skor rata-rata 32,27 yang tergolongPeranan BUMDes Honihama dalam memberdayakan usahatani jagung meliputi bina manusia, bina usaha, dan bina modal, dengan skor rata-rata 32,27 yang tergolong