IBRAHIMYIBRAHIMY
Samakia : Jurnal Ilmu PerikananSamakia : Jurnal Ilmu PerikananIkan merupakan bahan pangan yang mudah rusak (perishable) sehingga perlu dilakukan suatu penanganan yang tepat yaitu dengan mengolah menjadi produk berupa amplang berbahan dasar ikan lele. Ikan lele merupakan ikan yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Mengingat produksi ikan lele yang melimpah, maka perlu adanya variasi yaitu dengan menambahkan karagenan dari rumput laut Euchema cottonii sebagai penentu dari sifat fisik dan organoleptik amplang ikan lele berupa daya kembang dan uji organoleptik warna, rasa, aroma, tekstur dan kerenyahan amplang. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana pengaruh penambahan karagenan terhadap sifat fisik dan organoleptik amplang ikan lele dan berapakah formulasi penambahan karagenan terbaik pada amplang ikan lele berdasarkan sifat fisik dan organoleptik. Sedangkan tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan karagenan terhadap sifat fisik dan organoleptik amplang ikan lele dan mengetahui formulasi penambahan karagenan terbaik pada amplang ikan lele.
Penambahan karagenan berpengaruh nyata terhadap sifat fisik daya kembang amplang ikan lele, atribut organoleptik warna, rasa, tekstur, dan kerenyahan.Namun, penambahan karagenan tidak berpengaruh terhadap atribut aroma amplang ikan lele.Formulasi terbaik pada pembuatan amplang ikan lele adalah perlakuan P1 dengan penambahan karagenan 1% berdasarkan metode De Garmo dengan nilai produktivitas (NP) sebesar 0,98.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh penambahan karagenan pada amplang ikan lele dengan menggunakan metode eksperimen yang berbeda, seperti menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) atau Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengaruh penambahan karagenan terhadap sifat fisik dan organoleptik amplang ikan lele dengan menggunakan berbagai konsentrasi karagenan yang berbeda. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut mengenai pengaruh penambahan karagenan terhadap daya simpan amplang ikan lele, baik dalam kondisi penyimpanan normal maupun dalam kondisi penyimpanan yang dipercepat.
| File size | 3.89 MB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IBRAHIMYIBRAHIMY Senyawa-senyawa tersebut memberikan dukungan terhadap potensi lamun ini sebagai sumber antimikroba alami. Pengembangan lebih lanjut perlu dilakukan denganSenyawa-senyawa tersebut memberikan dukungan terhadap potensi lamun ini sebagai sumber antimikroba alami. Pengembangan lebih lanjut perlu dilakukan dengan
IBRAHIMYIBRAHIMY Hasil tangkapan yang diperoleh sebagian besar adalah elasmobranchii pada perikanan artisanal dari Batoidea atau kelompok ikan pari yang tertangkap di perairanHasil tangkapan yang diperoleh sebagian besar adalah elasmobranchii pada perikanan artisanal dari Batoidea atau kelompok ikan pari yang tertangkap di perairan
IBRAHIMYIBRAHIMY Ketidakpastian pendapatan yang diperoleh kepala keluarga sebagai nelayan mendorong anggota rumah tangga, yaitu istri, untuk bekerja agar dapat memenuhiKetidakpastian pendapatan yang diperoleh kepala keluarga sebagai nelayan mendorong anggota rumah tangga, yaitu istri, untuk bekerja agar dapat memenuhi
IBRAHIMYIBRAHIMY Sedangkan kandungan lemak sambal ikan asap dan yang dikeringkan berturut-turut 13,47% dan 13,79%. Metode pengolahan pengeringan dan pengasapan tidak memberikanSedangkan kandungan lemak sambal ikan asap dan yang dikeringkan berturut-turut 13,47% dan 13,79%. Metode pengolahan pengeringan dan pengasapan tidak memberikan
IBRAHIMYIBRAHIMY Penelitian ini mengambil sampel ikan di Sungai Bumang, Desa Kemuja, Kabupaten Bangka. Sebanyak 30 ekor ikan diambil secara acak dari tangkapan menggunakanPenelitian ini mengambil sampel ikan di Sungai Bumang, Desa Kemuja, Kabupaten Bangka. Sebanyak 30 ekor ikan diambil secara acak dari tangkapan menggunakan
IBRAHIMYIBRAHIMY Metode eksperimental diterapkan dengan Rancangan Acak Lengkap, menggunakan tiga perlakuan dosis larutan daun Ketapang yang berbeda dan tiga ulangan. PerlakuanMetode eksperimental diterapkan dengan Rancangan Acak Lengkap, menggunakan tiga perlakuan dosis larutan daun Ketapang yang berbeda dan tiga ulangan. Perlakuan
IBRAHIMYIBRAHIMY mucronata sebagai bahan substitusi dengan tepung tapioka menghasilkan mutu organoleptik terbaik pada perlakuan rasio P2 (20. Perlakuan ini menghasilkanmucronata sebagai bahan substitusi dengan tepung tapioka menghasilkan mutu organoleptik terbaik pada perlakuan rasio P2 (20. Perlakuan ini menghasilkan
IBRAHIMYIBRAHIMY Jumlah sampel dilakukan dua spesies berbeda dengan dua kali pengulangan di setiap stasiun. Stasiun yang dipilih dalam penelitian ini adalah Leeward I,Jumlah sampel dilakukan dua spesies berbeda dengan dua kali pengulangan di setiap stasiun. Stasiun yang dipilih dalam penelitian ini adalah Leeward I,
Useful /
IBRAHIMYIBRAHIMY Hasil pengujian kadar monosodium glutamat dalam hidrolisat ikan rucah juga berbeda signifikan antar pelakuan dengan nilai tertinggi terdapat pada penambahanHasil pengujian kadar monosodium glutamat dalam hidrolisat ikan rucah juga berbeda signifikan antar pelakuan dengan nilai tertinggi terdapat pada penambahan
IBRAHIMYIBRAHIMY Adapun yang di uji adalah perlakuan A (kadar tepung biji trembesi terfermentasi tanpa menggunakan yoghurt (kontrol)), B (kadar tepung biji trembesi terfermentasiAdapun yang di uji adalah perlakuan A (kadar tepung biji trembesi terfermentasi tanpa menggunakan yoghurt (kontrol)), B (kadar tepung biji trembesi terfermentasi
IBRAHIMYIBRAHIMY Daerah penangkapan kepiting bakau di perairan Kelurahan Kandang berada di sekitar perairan hutan mangrove dengan dasar perairan berupa lumpur berpasir,Daerah penangkapan kepiting bakau di perairan Kelurahan Kandang berada di sekitar perairan hutan mangrove dengan dasar perairan berupa lumpur berpasir,
IBRAHIMYIBRAHIMY 7 mg/L (NO3). Kondisi tersebut, menandakan bahwa perairan pesisir Kecamatan Banyuputih cenderung subur dan layak untuk digunakan sebagai lahan budidaya7 mg/L (NO3). Kondisi tersebut, menandakan bahwa perairan pesisir Kecamatan Banyuputih cenderung subur dan layak untuk digunakan sebagai lahan budidaya