IBRAHIMYIBRAHIMY

Samakia : Jurnal Ilmu PerikananSamakia : Jurnal Ilmu Perikanan

Trigonopoma gracile merupakan salah satu spesies ikan air tawar yang ditemukan hidup di perairan Pulau Bangka yang terdampak penambangan timah. Perlu dilakukan kajian terkait hubungan genetik ikan ini dengan wilayah lainnya di paparan Sunda. Sampel ikan dari Sungai Gedong, Bangka diidentifikasi karakteristik molekulernya dengan menggunakan gen COI (sitokrom oksidase I) dan dibandingkan dengan temuan di wilayah Sundaland lainnya. Trigonopoma gracile dari Sungai Gedong, Bangka memiliki hubungan yang dekat dengan ikan T. gracile dari Kalimantan Barat, Serawak, Belitung, dan Sempan, Bangka dengan jarak antara 0,93 – 1,89 %, namun berbeda kluster dengan Selangor, Bangka Selatan, Kemuja-Bangka, Trengganu,dan Serawak dengan jarak genetik 3,69 – 5,44 %. Hubungan antar pulau pada T. gracile diprediksi terjadi akibat hubungan sungai purba Sunda Utara dimasa lampau. Variasi genetik yang muncul di Pulau Bangka dimungkinkan sebagai adaptasi terhadap kondisi lingkungannya.

Trigonopoma gracile dari Sungai Gedong, Bangka memiliki hubungan kekerabatan yang dekat dengan ikan dari Sungai Kapuas - Kalimantan Barat, Serawak, Belitung, dan Sempan, Bangka dengan jarak antara 0,93 – 1,89 %, namun berbeda kluster dengan Selangor, Bangka Selatan, Kemuja-Bangka, Trengganu,dan Serawak dengan jarak genetik 3,69 – 5,44 %.gracile diprediksi terjadi akibat hubungan sungai purba Sunda Utara dimasa lampau.Variasi genetik yang muncul di Pulau Bangka dimungkinkan sebagai adaptasi terhadap kondisi lingkungannya.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai filogeografi dan adaptasi Trigonopoma gracile di wilayah Sundaland. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif genetik yang lebih luas dengan melibatkan sampel dari berbagai lokasi di seluruh wilayah Sundaland, termasuk daerah-daerah yang belum pernah diteliti sebelumnya, untuk mengidentifikasi pola distribusi genetik dan potensi adanya variasi genetik lokal yang belum terdeteksi. Kedua, penelitian mengenai mekanisme adaptasi fisiologis dan morfologis T. gracile terhadap kondisi lingkungan yang ekstrem, seperti pH rendah dan kandungan logam berat yang tinggi di perairan kolong pasca tambang timah, dapat memberikan wawasan penting mengenai kemampuan spesies ini untuk bertahan hidup di lingkungan yang terdegradasi. Ketiga, penelitian tentang interaksi T. gracile dengan spesies ikan lain di habitatnya, serta pengaruhnya terhadap struktur komunitas ikan secara keseluruhan, dapat membantu dalam memahami peran ekologis spesies ini dan implikasinya terhadap keberlanjutan ekosistem perairan.

Read online
File size1.34 MB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test