IBRAHIMYIBRAHIMY
Samakia : Jurnal Ilmu PerikananSamakia : Jurnal Ilmu PerikananTujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi optimalisasi pembenihan ikan nila merah nilasa Oreochromis sp. di Unit Kerja Budidaya Air Tawar (UKBAT) Cangkringan, Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya (BPTPB) Yogyakarta. Ikan nila merah nilasa merupakan salah satu komoditas air tawar yang memiliki keunggulan seperti dapat merespon terhadap pakan buatan, pertumbuhan cepat, dapat hidup dalam kondisi kepadatan tinggi dan tahan terhadap penyakit. UKBAT Cangkringan menjadi satu-satunya instansi yang berhasil membudidayakan ikan nila merah strain nilasa. Kegiatan pembenihan meliputi pemeliharaan induk, pemijahan induk, pemeliharaan larva, pemanenan dan penanganan pasca panen. Ikan nila merah nilasa Oreochromis niloticus merupakan ikan uji yang digunakan dalam penelitian ikan nila merah “Cangkringan (yang dirilis dengan nama Nilasa pada tahun 2012) mulai dari generasi 1 (F-0) hingga generasi ke-5 (F-4) dalam program seleksi di UKBAT Cangkringan, BPTPB Yogyakarta. Persentase kelangsungan hidup rata-rata benih yang dipelihara dari kegiatan pembenihan yaitu benih berukuran 2-3 cm adalah 80% dan dijual seharga Rp50/ ekor. Keuntungan yang diperoleh sebesar Rp150 699 688/tahun, R/C ratio 1,34 dan payback period 9 bulan.
Studi ini menyimpulkan bahwa untuk mencapai produksi yang optimal, diperlukan ketersediaan 18 paket induk pada tahun pertama produksi.Hasil pemijahan menunjukkan fekunditas telur rata-rata 1.589 butir per ekor induk, dengan FR rata-rata 95% dan HR rata-rata 76,7%.Persentase tingkat kelangsungan hidup larva yang diperoleh rata-rata sebesar 80%.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh variasi komposisi pakan terhadap pertumbuhan dan kualitas benih nila nilasa pada berbagai fase perkembangan. Kedua, penelitian tentang optimasi teknik pemijahan alami, termasuk rasio kelamin induk dan kepadatan tebar, dapat meningkatkan efisiensi produksi benih. Ketiga, studi mengenai efektivitas penggunaan probiotik atau prebiotik dalam pakan larva untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko penyakit pada ikan nila nilasa perlu dilakukan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan berkontribusi pada peningkatan produktivitas serta keberlanjutan budidaya ikan nila merah nilasa di Indonesia, sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi para pembudidaya dan meningkatkan ketersediaan pangan yang berkualitas.
| File size | 387.68 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
IBRAHIMYIBRAHIMY Kualitas air berdasarkan SNI dikategorikan layak dengan suhu pada kisaran 27-30oC, pH 6,9-7,28, dan DO 6,2-7,6 mg/L. Pembenihan Ikan Koi (Cyprinus carpio)Kualitas air berdasarkan SNI dikategorikan layak dengan suhu pada kisaran 27-30oC, pH 6,9-7,28, dan DO 6,2-7,6 mg/L. Pembenihan Ikan Koi (Cyprinus carpio)
IBRAHIMYIBRAHIMY vannamei). Penelitian ini dilaksanakan selama 95 hari masa budidaya udang intensif di PT. Menjangan Mas Nusantara, Banten, dengan parameter fisika, kimia,vannamei). Penelitian ini dilaksanakan selama 95 hari masa budidaya udang intensif di PT. Menjangan Mas Nusantara, Banten, dengan parameter fisika, kimia,
IBRAHIMYIBRAHIMY Tingkat kelulushidupan ikan bandeng pada kedua perlakuan menunjukkan hasil yang baik mencapai 96% pada perlakuan pupuk organik fermentasi dan 95% padaTingkat kelulushidupan ikan bandeng pada kedua perlakuan menunjukkan hasil yang baik mencapai 96% pada perlakuan pupuk organik fermentasi dan 95% pada
IBRAHIMYIBRAHIMY Kelangsungan hidup pada perlakuan P0 sebesar 66,67% dan P1 sebesar 91,67%, efisiensi pemanfaatan pakan perlakuan P0 sebesar 27% dan P1 sebesar 22,83% danKelangsungan hidup pada perlakuan P0 sebesar 66,67% dan P1 sebesar 91,67%, efisiensi pemanfaatan pakan perlakuan P0 sebesar 27% dan P1 sebesar 22,83% dan
IBRAHIMYIBRAHIMY Adapun yang di uji adalah perlakuan A (kadar tepung biji trembesi terfermentasi tanpa menggunakan yoghurt (kontrol)), B (kadar tepung biji trembesi terfermentasiAdapun yang di uji adalah perlakuan A (kadar tepung biji trembesi terfermentasi tanpa menggunakan yoghurt (kontrol)), B (kadar tepung biji trembesi terfermentasi
IBRAHIMYIBRAHIMY Ikan nila yang berasal dari danau ranau juga memiliki nilai organoleptik lebih tinggi dibandingkan dengan ikan nila yang berasal dari kolam pembesaranIkan nila yang berasal dari danau ranau juga memiliki nilai organoleptik lebih tinggi dibandingkan dengan ikan nila yang berasal dari kolam pembesaran
IBRAHIMYIBRAHIMY Jenis kegiatan wisata dengan kategori sangat sesuai atau layak dilakukan di kawasan pantai Kutang berupa kegiatan tracking dengan nilai kesesuaian 84 %Jenis kegiatan wisata dengan kategori sangat sesuai atau layak dilakukan di kawasan pantai Kutang berupa kegiatan tracking dengan nilai kesesuaian 84 %
IBRAHIMYIBRAHIMY , (2014) mengatakan bahwa tingkat kecerahan optimum air tambak yang dipengaruhi oleh kepadatan plankton sekitar 20 – 40 cm. Sehingga tingkat kecerahan, (2014) mengatakan bahwa tingkat kecerahan optimum air tambak yang dipengaruhi oleh kepadatan plankton sekitar 20 – 40 cm. Sehingga tingkat kecerahan
Useful /
IBRAHIMYIBRAHIMY Lokasi penelitian di Pulau Biawak, Kabupaten Indramayu. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer dan data sekunder. Data primer diperolehLokasi penelitian di Pulau Biawak, Kabupaten Indramayu. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh
IBRAHIMYIBRAHIMY Variabel yang disimulasi pada analisa pemodelan ini adalah variabel kapasitas oksigen perairan, kuantitas limbah budidaya, biomassa udang, bobot rata-rataVariabel yang disimulasi pada analisa pemodelan ini adalah variabel kapasitas oksigen perairan, kuantitas limbah budidaya, biomassa udang, bobot rata-rata
IBRAHIMYIBRAHIMY Kegiatan pembenihan menghasilkan FR 60%, HR 85%, dan SR 0,1-1%. Pengemasan benih dilakukan melalui tiga tahap, yaitu kantong jaring dengan kerapatan 75-100Kegiatan pembenihan menghasilkan FR 60%, HR 85%, dan SR 0,1-1%. Pengemasan benih dilakukan melalui tiga tahap, yaitu kantong jaring dengan kerapatan 75-100
IBRAHIMYIBRAHIMY Pengumpul menggunakan maggot sebagai pakan yang mendukung pertumbuhan dan kehidupan ikan maru. Namun kandungan kitin dan biaya produksi maggot menjadiPengumpul menggunakan maggot sebagai pakan yang mendukung pertumbuhan dan kehidupan ikan maru. Namun kandungan kitin dan biaya produksi maggot menjadi