IBRAHIMYIBRAHIMY

Samakia : Jurnal Ilmu PerikananSamakia : Jurnal Ilmu Perikanan

Penggunaan pupuk anorganik pada kegiatan budidaya ikan bandeng menimbulkan dampak degradasi lingkungan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan mengoptimalkan penggunaan pupuk organik. Peningkatan kualitas pupuk organik dilakukan dengan menggunakan proses fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk organik terfermentasi terhadap pertumbuhan bobot dan tingkat kelulushidupan ikan bandeng. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Tambak Praktek Desa Pulo Kerto Pasuruan pada Juli s/d Oktober 2021. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental skala lapang dengan menggunakan uji T dengan membandingkan penggunaan pupuk organik terfermentasi dan pupuk kandang. Monitoring kualitas air meliputi suhu, pH, salinitas, kecerahan dan oksigen terlarut. Nilai rata-rata bobot ikan bandeng pada perlakuan pupuk organik fermentasi mencapai 349,8 gram/ekor sementara perlakuan pupuk kandang sebesar 283,2 gram/ekor. Hasil uji t terhadap berat akhir menunjukkan bahwa perlakuan dengan pupuk organik terfermentasi memberikan pengaruh yang berbeda nyata (p < 0,05). Tingkat kelulushidupan ikan bandeng pada kedua perlakuan menunjukkan hasil yang baik mencapai 96% pada perlakuan pupuk organik fermentasi dan 95% pada perlakuan pupuk kandang.

Hasil monitoring kualitas air menunjukkan hasil yang optimal bagi pemeliharaan ikan bandeng.Aplikasi pupuk organik terfermentasi memberikan hasil yang lebih baik daripada pupuk kandang.Pertumbuhan bandeng mencapai bobot rata-rata 349,8 gram/ekor dan sintasan 96% sementara perlakuan pupuk kandang sebesar 283,2 gram/ekor dengan sintasan 95%.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada identifikasi dan karakterisasi mikroorganisme yang berperan penting dalam proses fermentasi pupuk organik, untuk mengoptimalkan efisiensi fermentasi dan kualitas pupuk yang dihasilkan. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh pupuk organik terfermentasi terhadap kualitas daging ikan bandeng, termasuk kandungan nutrisi dan keamanan pangan, untuk memastikan manfaatnya bagi konsumen. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan menguji efektivitas pupuk organik terfermentasi pada berbagai sistem budidaya ikan bandeng, seperti sistem bioflok atau sistem resirkulasi akuakultur, untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan budidaya secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang komprehensif dan aplikatif bagi pengembangan budidaya ikan bandeng yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Read online
File size198.64 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test