UncenUncen

JURNAL BIOLOGI PAPUAJURNAL BIOLOGI PAPUA

Andaliman adalah tanaman endemik Indonesia dan rempah khas etnis Batak. Benihnya memiliki tingkat perkecambahan yang rendah, sekitar 14%, karena struktur kulit biji yang keras menghambat imbibisi air dan pertukaran gas. Untuk meningkatkan viabilitas benih, digunakan biofertilizer dari ekstrak rebung dan ekstrak telur keong mas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh biofertilizer ini terhadap pematahan dormansi benih Andaliman dan konsentrasinya yang efektif. Eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 9 perlakuan dan 5 ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA pada tingkat signifikansi 5%, diikuti dengan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biofertilizer tidak berpengaruh signifikan terhadap pematahan dormansi, tetapi memengaruhi persentase benih utuh, retak, berisi, dan kosong. Konsentrasi ekstrak telur keong mas 50% (PS2) meningkatkan benih utuh, retak, berisi, dan kosong menjadi 84%, 16%, 84%, dan 16%, masing-masing setelah 72 hari penyimpanan (HST).

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan biofertilizer dari ekstrak rebung dan telur keong mas tidak berhasil mematahkan dormansi benih Andaliman.Meskipun demikian, terdapat pengaruh terhadap persentase benih utuh dan retak.Sebagian besar benih yang digunakan dalam penelitian ini merupakan benih kosong, yang menunjukkan adanya masalah dalam pembentukan embrio.Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi viabilitas benih Andaliman dan mengembangkan metode yang lebih efektif untuk mematahkan dormansi benih.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh berbagai metode skarifikasi fisik, seperti penggosokan dengan tingkat kekasaran yang berbeda, terhadap pemecahan kulit biji Andaliman dan peningkatan imbibisi air. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi dan karakterisasi senyawa-senyawa aktif dalam ekstrak rebung dan telur keong mas yang berpotensi memicu perkecambahan benih, serta menguji efektivitas kombinasi senyawa-senyawa tersebut. Ketiga, penting untuk mengkaji pengaruh faktor lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya terhadap perkecambahan benih Andaliman, serta mengoptimalkan kondisi lingkungan untuk mencapai tingkat perkecambahan yang optimal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai mekanisme dormansi benih Andaliman dan membuka peluang untuk pengembangan metode perbanyakan tanaman yang lebih efisien dan berkelanjutan.

  1. Aplikasi Ekstrak Rebung (Gigantochloa apus) dan Telur Keong Mas (Pomacea canaliculata) Sebagai Biofertilizer... doi.org/10.31957/jbp.4053Aplikasi Ekstrak Rebung Gigantochloa apus dan Telur Keong Mas Pomacea canaliculata Sebagai Biofertilizer doi 10 31957 jbp 4053
Read online
File size254.46 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test