UNUKALTIMUNUKALTIM

Journal of Sustainable TransformationJournal of Sustainable Transformation

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Nature of Science (NOS) dalam pembelajaran sains dan kontribusinya terhadap hasil belajar siswa melalui tinjauan pustaka. Penelitian ini mengkaji delapan artikel yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025 yang membahas implementasi Nature of Science (NOS) dalam pendidikan sains. Analisis tematik menunjukkan bahwa mengintegrasikan NOS yang mencakup proses, produk, aplikasi, dan sikap ilmiah secara konsisten memberikan dampak positif terhadap pemahaman konseptual, literasi sains, keterampilan berpikir kritis, dan motivasi belajar. Selain itu, pembelajaran berbasis inkuiri dan paradigma konstruktivis dapat meningkatkan peran Nature of Science (NOS), menjadikan pendidikan sains lebih kontekstual, interaktif, dan bermakna. Meskipun demikian, tantangan utama masih bersumber dari terbatasnya pemahaman guru dan rendahnya tingkat literasi sains siswa. Mengintegrasikan hakikat sains ke dalam pendidikan sains dapat memberikan landasan strategis untuk mempersiapkan siswa menjadi orang yang melek sains, pemikir kritis, dan mampu beradaptasi terhadap tantangan abad ke-21.

Penerapan hakikat sains (NOS) dalam pembelajaran IPA berperan penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa melalui aspek proses, produk, sikap, dan aplikasi.Meski implementasinya masih menghadapi kendala pada pemahaman guru dan rendahnya literasi sains siswa, penguatan kompetensi guru dan pengembangan strategi pembelajaran kontekstual menjadi kunci untuk mengoptimalkan peran hakikat sains.Dengan demikian, hakikat sains dapat menjadi landasan strategis dalam menyiapkan peserta didik yang literat, kritis, dan adaptif terhadap tantangan abad ke-21.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai model pembelajaran yang mengintegrasikan NOS secara eksplisit, dengan mempertimbangkan karakteristik siswa dan konteks pembelajaran. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen asesmen yang komprehensif untuk mengukur pemahaman siswa terhadap NOS, tidak hanya pada aspek kognitif tetapi juga afektif dan psikomotorik. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran pelatihan guru dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan NOS dalam pembelajaran IPA, serta dampaknya terhadap kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan sains di Indonesia, khususnya dalam membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 dan literasi sains yang memadai.

Read online
File size357.7 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test