SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA

Jurnal Kesehatan Medika SaintikaJurnal Kesehatan Medika Saintika

Penyakit diabetes mellitus merupakan penyakit yang berbahaya dan bisa membawa masalah serius bagi kesehatan. Self efficacy adalah keyakinan dalam diri seseorang terhadap kemampuan untuk melakukan perilaku untuk mendapatkan suatu tujuan tertentu, sedangkan self care adalah tindakan membantu mengendalikan gula darah yang dapat menghasilkan kondisi kesehatan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self efficacy dan self care pada pasien Diabetes Mellitus Rawat Jalan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 22 Juli – 22 Agustus 2024 menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, sampel penelitian ini adalah pasien Diabetes Mellitus Yang Rawat Jalan Diwilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu sebanyak 45 responden. Hasil uji Chi-Square didapatkan nilai p= 0,006 karena nilai p<0,05 yang menunjukan maka ada hubungan yang signifikan antara Self-Efficacy Dengan Self Care Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu Tahun 2024.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan self care pada pasien diabetes mellitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu tahun 2024.Pasien dengan tingkat self-efficacy yang baik cenderung menunjukkan perilaku self care yang lebih baik.Hasil ini mengindikasikan pentingnya meningkatkan keyakinan diri pasien dalam mengelola penyakit diabetes mereka.

Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang memengaruhi self care pada pasien diabetes mellitus, seperti dukungan sosial dari keluarga dan lingkungan sekitar. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi keperawatan yang efektif untuk meningkatkan self-efficacy pasien diabetes, misalnya melalui pelatihan keterampilan manajemen diri dan pemberian dukungan psikologis. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan tingkat self-efficacy dan self care antara pasien diabetes di wilayah perkotaan dan pedesaan, serta mengidentifikasi perbedaan kebutuhan perawatan yang mungkin ada. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes mellitus di Indonesia.

Read online
File size320.31 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test