LAKASPIALAKASPIA
Jurnal Ilmiah Guru MadrasahJurnal Ilmiah Guru MadrasahPerkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membawa perubahan mendasar dalam industri perbankan, termasuk pada sektor perbankan syariah yang menghadapi dinamika tersendiri. Penerapan AI di perbankan syariah bukan hanya menuntut efisiensi dan inovasi, melainkan juga harus sejalan dengan prinsip-prinsip syariah yang bersumber dari Al-Quran dan Hadits, seperti larangan riba, gharar, dan maysir. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam tantangan regulasi dan etika yang muncul dalam implementasi AI di industri perbankan syariah. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan analisis konten tematik terhadap literatur akademik terkini, berfokus pada aspek kerangka hukum, transparansi algoritma, penggunaan data nasabah, dan validasi kepatuhan syariah. Hasil analisis menunjukkan masih adanya kesenjangan regulasi yang signifikan di berbagai yurisdiksi, khususnya terkait prinsip explainability, perlindungan privasi, serta akuntabilitas keputusan berbasis AI. Selain itu, aspek etika Islam seperti keadilan, kemaslahatan, dan amanah menuntut integrasi nilai-nilai syariah secara menyeluruh dalam tata kelola AI. Artikel ini menawarkan kerangka konseptual untuk tata kelola AI yang berbasis pada kolaborasi regulator, institusi keuangan syariah, dan perusahaan teknologi, serta menekankan pentingnya pendekatan “Shariah Compliance by Design guna menjamin integritas prinsip syariah dalam transformasi digital perbankan syariah.
Implementasi teknologi AI dalam perbankan syariah menghadapi kompleksitas unik yang berada pada persimpangan inovasi teknologi dan kepatuhan prinsip syariah.Studi ini mengungkapkan adanya variasi signifikan dalam kerangka regulasi AI di berbagai yurisdiksi dengan sistem keuangan syariah terkemuka, dimana Malaysia dan Uni Emirat Arab telah memimpin dengan pendekatan regulasi yang lebih matang, sementara Indonesia masih berada dalam tahap formulasi awal.Kesenjangan regulasi teridentifikasi pada empat area kritis.aspek explainability algoritma AI, penggunaan data nasabah, validasi algoritma untuk kepatuhan syariah, dan tanggung jawab fiduciary dalam keputusan yang didelegasikan ke sistem otomatis.Dari perspektif etika Islam, implementasi AI harus tidak hanya memenuhi standar teknis dan ekonomis, tetapi juga merefleksikan nilai-nilai tauhid, khalifah, dan maslahah.Model konseptual integrasi AI dengan prinsip syariah perlu mencakup tiga dimensi.teknis, syariah, dan sosial-etis, dengan pendekatan evaluasi berbasis risiko sebagai fondasi.Verifikasi kepatuhan syariah untuk sistem AI melibatkan proses multi-tahap yang mengintegrasikan expertise teknologi dan keilmuan syariah.Pengembangan tata kelola AI syariah-compliant memerlukan pendekatan bertahap dengan kolaborasi tripihak antara regulator, institusi keuangan syariah, dan perusahaan teknologi.Tantangan pengembangan kapasitas SDM dengan kompetensi ganda dalam AI dan syariah dapat diatasi melalui framework pengembangan kapasitas komprehensif.Implementasi yang sukses memerlukan pendekatan bertahap dengan strategi start small, scale fast yang memungkinkan lembaga keuangan syariah membangun kapabilitas AI secara organik sambil memastikan kepatuhan syariah, didukung oleh tim interdisipliner, katalog use cases prioritas, mekanisme monitoring berkelanjutan, dan transparansi kepada stakeholders.
Untuk mengatasi tantangan implementasi AI di perbankan syariah, diperlukan kerangka regulasi yang komprehensif dan kolaborasi antara regulator, institusi keuangan syariah, dan perusahaan teknologi. Pendekatan Shariah Compliance by Design harus diterapkan untuk menjamin integritas prinsip syariah dalam transformasi digital perbankan syariah. Selain itu, pengembangan kapasitas SDM dengan kompetensi ganda dalam AI dan syariah sangat penting untuk memastikan kepatuhan syariah dalam implementasi AI. Strategi start small, scale fast dapat diterapkan untuk membangun kapabilitas AI secara organik sambil memastikan kepatuhan syariah, dengan dukungan tim interdisipliner, katalog use cases prioritas, mekanisme monitoring berkelanjutan, dan transparansi kepada stakeholders.
| File size | 657.43 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
4141 Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki adalah kesepakatan yang mengakhiri konflik antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Republik Indonesia.Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki adalah kesepakatan yang mengakhiri konflik antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Republik Indonesia.
IAI TABAHIAI TABAH Strategi ini memungkinkan proses pengawasan berjalan sistematis, adaptif terhadap perkembangan media digital, serta berorientasi pada moralitas publik.Strategi ini memungkinkan proses pengawasan berjalan sistematis, adaptif terhadap perkembangan media digital, serta berorientasi pada moralitas publik.
YAYASANBHZYAYASANBHZ Padahal didalam syariat islam hukum berjoget-joget itu ada duayaitu makruh dan haram, disebut makruhdisebabkan karena suatu perkara yang tidak menimbulkanPadahal didalam syariat islam hukum berjoget-joget itu ada duayaitu makruh dan haram, disebut makruhdisebabkan karena suatu perkara yang tidak menimbulkan
LAKASPIALAKASPIA Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi dosen dalam membentuk karakter disiplin mahasiswa di Program Studi Kesejahteraan Sosial Fakultas DakwahPenelitian ini bertujuan menganalisis strategi dosen dalam membentuk karakter disiplin mahasiswa di Program Studi Kesejahteraan Sosial Fakultas Dakwah
LAKASPIALAKASPIA Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi klinis dilaksanakan melalui tiga tahap utama, yakni perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan dilakukanHasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi klinis dilaksanakan melalui tiga tahap utama, yakni perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan dilakukan
UIMUIM Pemikiran politik Islam Hasan al-Banna merupakan formulasi yang holistik, menyatukan prinsip tauhid sebagai sumber kedaulatan tertinggi, syura sebagaiPemikiran politik Islam Hasan al-Banna merupakan formulasi yang holistik, menyatukan prinsip tauhid sebagai sumber kedaulatan tertinggi, syura sebagai
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan sebelumnya, dapat disimpulkan sebagai berikut. Sistem kendali keamanan ruangan yang terintegrasi dengan teknologiBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan sebelumnya, dapat disimpulkan sebagai berikut. Sistem kendali keamanan ruangan yang terintegrasi dengan teknologi
STIBASTIBA Penelitian ini menyimpulkan bahwa pedagang temporer di Desa Tompobulu, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, masih menerapkan konsep kejujuran (Ash-Shiddiq)Penelitian ini menyimpulkan bahwa pedagang temporer di Desa Tompobulu, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, masih menerapkan konsep kejujuran (Ash-Shiddiq)
Useful /
LAKASPIALAKASPIA Pembahasan difokuskan pada manfaat pedagogis dari pengajaran terpadu serta mengeksplorasi strategi praktis di kelas, seperti kegiatan mendengarkan danPembahasan difokuskan pada manfaat pedagogis dari pengajaran terpadu serta mengeksplorasi strategi praktis di kelas, seperti kegiatan mendengarkan dan
4141 Pengaturan teknisnya diatur dalam peraturan pelaksana, yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007. Berdasarkan fakta dari beberapa pemilu sebelumnya,Pengaturan teknisnya diatur dalam peraturan pelaksana, yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007. Berdasarkan fakta dari beberapa pemilu sebelumnya,
UNKRISWINAUNKRISWINA Masalah utama adalah apakah metode permainan baca-lakukan dapat meningkatkan minat belajar ilmu pengetahuan alam siswa kelas IV Sekolah Dasar. Hasil penelitianMasalah utama adalah apakah metode permainan baca-lakukan dapat meningkatkan minat belajar ilmu pengetahuan alam siswa kelas IV Sekolah Dasar. Hasil penelitian
LAKASPIALAKASPIA Di sisi lain, tenaga kependidikan belum optimal dalam menjalankan peran pendukung pembelajaran karena keterbatasan pemahaman terhadap teknologi administrasiDi sisi lain, tenaga kependidikan belum optimal dalam menjalankan peran pendukung pembelajaran karena keterbatasan pemahaman terhadap teknologi administrasi